Sanak Suryadi, laporan itu memang ditulis ringkas saja, aslinya untuk Arsip Nasional RI, yang membiayai perjalanan saya dari Jakarta ke Lubuk Sikaping, p.p. Jangan khawatir, seluruh makalah akan diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kalau ada bahan-bahan baru, tolong info pada pak Sjafnir Aboe Nain, Ketua Lembaga Kajian Gerakan Paderi, atau pada Sdr Nurmatias, Sekjennya.
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [email protected]; [email protected] --- On Tue, 12/23/08, Lies Suryadi <[email protected]> wrote: From: Lies Suryadi <[email protected]> Subject: Bls: [...@ntau-net] Re: Laporan Seminar Nasional Tuanku Imam Bonjol dan Tuanku Rao di Lubuk Sikaping, 17-18 Desember 2008. To: [email protected] Date: Tuesday, December 23, 2008, 4:01 PM Saya lihat panjang laporan mengenai seminar ini di Padang Ekspres, namun tampaknya ditulis tergesa2. Saya sekarang sedang membaca sepucuk surat Tuanku Tambusai yang tersimpan di Universiteitsbibliotheek Leiden. Kolofon surat itu berbunyi: " Diperbuat surat ini kepada 1284[1] Sanat, enam hari bulan Jumadilakhir pada hari Isnin /23/ waktu jam puku[l] sepuluh adanya. Tammat al-kalam". Tapi saya belum yakin benar mengenai pembacaan saya tentang tahun surat itu, karena dawatnya agak pecah, mengakibatkan stulisan Arab-Melayunya agak sulit dibaca. Dengan mengalihaksarakan surat ini, mudah2an makin banyak info yang didapat mengenai Paderi. [1] 15 Oktober 1867 Salam, Suryadi Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> Kepada: [email protected] Cc: Warni DARWIS <[email protected]> Terkirim: Selasa, 23 Desember, 2008 04:30:52 Topik: [...@ntau-net] Re: Laporan Seminar Nasional Tuanku Imam Bonjol dan Tuanku Rao di Lubuk Sikaping, 17-18 Desember 2008. Waalaikumsalam w.w. Datuak Endang, Selamat menunaikan iadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur. Seminar Nasional ini antara lain memang mendorong penulisan kembali Sejarah Gerakan Paderi, 1803-1838 dari perspektif Minangkabau, dengan memanfaatkan seluruh bahan-bahan mutakhir yang sudah dapat ditemukan. Saya senang sekali kalau Datuak bersedia menulis buku yang dimaksud, apalagi dengan memperhatikan bangkitnya minat sukubangsa Minangkabau dan Batak terhadap Gerakan Paderi ini. Makalah-makalah seminar tersebut ada pada bu Warni Darwis, Wakil Sekjen Gebu Minang, dan dapat dicopy. Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [email protected]; [email protected] --- Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
