Asslm.Wr.Wb.

Aturan pemilihan langsung baru berjalan 5 tahun, tetapi kerusakannya
luar biasa, Pemimpin yang berubah seperti Firaun, Bendahara Qarun,
Tentara Hamman yang kuat.

Tetapi mereka tetap saja lemah, tidak dapat menerbitkan matahari,
mendatangkan bulan hilal untuk perhitungan waktu dan planet venus,
bintang kejora  yang menjadi petunjuk navigasi nelayan dan Pelaut.
Tidak dapat mengelola transportasi udara tanpa bantuan Illahi

Bila pesawat akan lepas landas dan menuju landasan, diperhatikan
kondisi kelaikan pesawat, kesiapan pilot, jumlah penumpang, berat
penumpang dan bagasi. Lalu diperhatikan cuaca, hujan, angin ketika
akan terbang, bila cuaca tidak bersahabat, bisa saja di tunda hingga
cuaca menjadi ramah atas ridho illahi. Sepanjang perjalanan penuh
variabel, lebih dari 7 variabel  cuaca, gelombang elektomagnetik,
awan, petir, media udara kosong yang bisa menyebabkan bumpy. Lalu saat
landing perlu kecukupan bahan bakar bila landasan cuaca buruk untuk
mencari landasan terdekat. Tidak ada selter di udara, semuanya
berjalan atas usaha manusia dan genggaman nyawa pada IIlahi.

Jatuhnya helikopter Puma di Wonosobo, Bencana Tsunami Aceh, Bencana
Gempa Jogja, bencana Banjir Makasar, Bencana jatuhnya Pesawat Mandala
yang mengorbankan Petinggi Provinsi Sumatra Utara, jatuhnya Pesawat
Garuda di Panasan Adisumarmo memilukan, manusia terbatas kemampuannya.

Jangan berikan jabatan pada yang meminta, permintaan untuk mendapatkan
jabatan menjadi salah satu kriteria untuk membatalkan pemberian amanah
tersebut.

Musyawarah dan mufakat lebih banyak manfaatnya dibandingkan
mudharatnya, Bila yang bersangkutan alpa dan melanggar UUD dapat
dicabut mandatnya.

Masih ada waktu untuk mempelajari dan mengubah UU Pemilu Langsung,
melalui mekanisme Mahkamah Konstitusi dan penambahan mekanisme
pencabutan mandat melalui mekanisme MPR yang konstitusi, melalui
mekanisme kourum.

Saat Adam akan meninggalkan keluarganya ...
Dia menitipkan amanah itu pada langit, langit enggan menerima amanah tersebut
lalu Adam menitipkan amanah itu pada bumi, bumi enggan menerima amanah tersebut
lalu Adam menitipkan amanah itu pada gunung, gunung enggan menerima
amanah tersebut

Lalu manusia menyanggupi memikul amanah untuk membina.
sesungguhnya manusia itu dzalim.


Wallahu 'Alam B.
Wass.Wr.Wb.
A U G I
augispot.blogspot.com


2008/12/31 Sari Banilai <[email protected]>:
> Assalamualaikum,
>
> Rasulullah pernah makan KFC atau Kokka hoka Bento gak sih ? kayaknya gak deh
> lha wong jamannya aja udah beda...demokrasi kan belum dikenal jaman
> Rasulullah ya ternag gak ada yang namanya demokrasi..tapi
> keputusan-keputusan demokratis layaknya demokrasi saat ini sudah
> ada...contohnya saja penunjukkan khalifah sesudah mangkatnya Rasulullah
> ...kan hasil musyawarah dan bukan mufakat, buktinya muncul kaum Syiah..kalau
> mufakat ndak terpecah toh..keputusan diambil karena suara terbanyak saja...
>
> eh..sesudah Kalifah Ali apakah masih ada gak sih khalifah yang terpilih
> secara demokratis ? sepertinya gak ada deh yang ada raja otokratis hingga
> usmaniyah yang membuat umat Islam seperi katak dalam tempurung, menganggap
> dunia luar bodoh semua..yang ada umat Islam ketinggalan jauh...
>
> jadi yang mana contoh ideal pemerintahan yang "Islami" tersebut ? jaman
> pemerintahan Rasulullah di Madinah ? ya gak relevan dg saat ini ..wong
> penduduknya cuman ratusan ribu orang....
>
> so...kasih solusi dong ah...jangan maki-maki demokrasi doang..
>
>
> banyak maaf
>
> s...@ri
>
>
>
> --- Pada Sel, 30/12/08, Ahmad Ridha <[email protected]> menulis:
>
> Dari: Ahmad Ridha <[email protected]>
> Topik: [...@ntau-net] Re: Demokrasi sejalan dengan Islam ???
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Selasa, 30 Desember, 2008, 6:36 PM
>
> 2008/12/31 Roland Yulianto <[email protected]>:
>> Assalamu'alaikum..
>>
> Wa'alaykumus salaam warahmatullah,
>> Untuk hal lain spt strategi perang, strategi da'wah sudah jelas dalam
> banyak
>> riwayat bahwa Rasulullah kerap mendengarkan Para Sahabat..Mungkin ini
>> satu bentuk demokrasi..
>>
> Apakah Rasulullah pernah melakukan voting? Dalam Islam ada konsep
> syura namun syura berbeda dengan demokrasi.
>> tapi kenyataan di buku yg kamanakan baco itu, sepertinya mengambil
>> defenisi DEMOKRASI yang salah...
>>
> Dapat dijelaskan salahnya di mana?
> --
> Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
> (l. 1400 H/1980 M)
>
> ________________________________
> Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas. Coba Y!
> Messenger 9 Indonesia sekarang.
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke