Menyimak postingan Da Riri ini maka berdasarkan pengamatan saya yang suka berkeliling ke desa-desa serta warung2 kopi tempat masyarakat banyak berkumpul lbagi sanak-sanak yang menjadi Caleg, lebih efektif dipasang stiker, kalender atau apa saja untuk mensosialisasikan dirinya kepada pemilih jika ditempel diwarung2 kopi, lontong, sarapan dan lain sebagainya. disinilah masyarakat badarai berkumpul dengan segala cilotehnya..nah disini juga masyarakat tersebut lebih fokus membaca iklan diri anda, karena mereka mengopi..berkumpul diwarung2 tersebut bisa berjam-jam apalagi sudah ada permainan "mamacahkan meja" alias mahampeh batu domino, apapun ceritanya mereka akan membaca sedikit banyak iklan anda yang mau jadi caleg..mereka akan berciloteh dan mendiskusikan anda.
Jadi lebih efektif berpromosi di warung2 kopi masyarakat kebanyakan ini, dari pada yang diposting Da Riri ini dijalan Tol dll..lha kapan sempat lagi orang mau membacanya... Mudah2an apa yang saya sampaikan ini...menjadi sedikit masukan buat sanak-sanak yang menajdi caleg (nggak sinis lagi kan..he,,he..tenang sanak biasa itu dikritisi...santai aja..jika emang punya kemampuan...paten..yang jodoh mau jadi caleg..nggak bakalan lari kemana...ya ngak..ngak..selamat berjuang buat caleg dari atau berasal dari Ranah Minang..semoga jika duduk nanti bisa memberikan arti buat kehidupan masyarakat banyak, khususnya tentu nagari kito Minangkabau tacinto...ya saya yakin..Negara ini kudu wajib punya wakil (Dewan)...mewakili suara Rakyat..logikanya sederhana..nggak mungkin semua rakyat jadi Dewan..he..,he..) Wass-Jepe ________________________________ Dari: Riri Chaidir <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sabtu, 24 Januari, 2009 11:14:56 Topik: [...@ntau-net] Re: 1 MINUM..2 YANG MENIKMATI......By : Jepe Jepe, Ini ada sisi lain dari iklan Kato urang rumah ambo nan dulu waktu kuliah maambiak marketing sebagai minor subjects. ada kecenderungan bahwa Iklan bukan untuk diterjemahkan, karena iklan adalah bisnis dari pembuat iklan. Nah bingung, kan? Tapi inyo maagiah contoh bantuak iko. Di sepanjang jalan tol, banyak iklan partai atau caleg atau calon2 lainnya. Logika sederhana saja, siapa yang sempat memperhatikan iklan tersebut, kan di tol orang2 ngebut, atau kalau tidak - yang lebih sering lagi - berpikir keras mencari celah atau berusaha bersabar karena jalan tol nya justru macet ... (kita memang agak beda dengan - katanya di LN - dimana di highway, apalagi jalan tol yang katanya malah tidak boleh ada iklan). Yang labiah parah, di sepanjang jalan dari pintu tol sampai pintu komplek ambo. Indak ado lai tiang listrik atau telpon, atau pohon yang bebas dari tempelan iklan: iklan partai, iklan pilkada, iklan ganti jok, iklan badut-sulap, iklan sedot wc. Semuanya bertumpuk2 Nah, kapan orang bisa membaca, apalagi memikirkan, dan "memutuskan sesuatu dari" iklan2 tersebut? Jadi siapa yang paling mendapatkan manfaat dari iklan? Pemasang iklan, pembaca iklan, atau? Yang pasti pembuat iklannya ... Secara umum, pembuat iklan haruslah orang yang luar biasa hebat (iya donk, kalau ga, orang ga terpengaruh). Saking hebatnya, kita sering tidak sadar itu sebuah iklan. Atau - seperti pertanyaan saya 2x kemaren di RN ini tentang nan sadang berlangsung di kampuang awak: "Sebetulnya siapa yang beriklan, dan siapa yang jadi bintang iklan?" He he, Riri BEkasi, l 46 Apakah wajar artis ikut Pemilu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. http://id.answers.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
