*Ambo yakin Wanita Minang saat ini punya kualitas yang sangat baik. Cuma mungkin perlu diperhatikan parameter pengukurnya. Begitu juga Pria Minang sampai saat ini masih banyak kualitas seperti Buya Hamka, Tan Malaka dan tokoh tokoh lainnya, tapi yah kembali parameter pengukur nya dilihat dari sisi apa ? * Dinda Ronal Chandra dan Sanak sa palanta nan ambo hormati. Sato saketek ambo mangomentari topik iko !
Berbicara tentang *parameter pengukur* keberhasilan urang Minang (para wanita dan pria atau perempuan dan laki-laki) tentunya kita kita perlu menggunakan parameter budaya Minang Kabau pula (karena inilah yang terbaik menurut kita). Parameter ini oleh urang tuo-tuo awak disabuik dengan ukuran *Raso* dan * Pareso*. Sebagai contoh misalnya: Cubo kito *pareso* secara *objektif* berapa persen anak-kamanakan kito (sebut urang Minang !) nan berpendidikan S3 atau nan jadi menteri atau nan manjadi prt di LN (ini bisa dihitung, tapi tak perlu dilakukan!) Selanjutnya, dari hasil pareso persentase itu, apa *raso* nyo terhadap harga diri dan kebanggan kita masing-masing yang sifatnya sangat *subjektif*. Sakitu sajo, billahittaufil wal hidayah Wassalam Abraham Ilyas 63 th. www.nagari.org 2009/4/22 Ronal Chandra <[email protected]> > > > Dear Pak Saaf,. > > Ambo yakin Wanita Minang saat ini punya kualitas yang sangat baik. Cuma > mungkin perlu diperhatikan parameter pengukurnya. Begitu juga Pria Minang > sampai saat ini masih banyak kualitas seperti Buya Hamka, Tan Malaka dan > tokoh tokoh lainnya, tapi yah kembali parameter pengukur nya dilihat dari > sisi apa ? > > Jikok parameter pengukurnya "Wanita Minang" harus menjabat profesi > pemerintahan atau anggota DPR dan lainnya, iko iyo masalah pilihan bagi > mereka mereka wanita minang yang punya potensi. > > Tapi kalau parameter pengukurnya potensi akademik diberbagai profesi yang > dijalani, level top university yang dimasuki nya dan prestasi yang dicapai > dibidang akademik no, ambo yakin kalau dilakukan penelitian paling buruk > posisi wanita minang 50:50 dibandingkan suku lain, walaupun saya yakin > prosentasinya bisa lebih besar. > > Kalau ukuran no Top University di dunia, IPK 5.0 dari 5.0, Dean List di > jurusannyo, international skill, language skill dan etc. Ambo yakin banyak > pak saaf. > > Cuma kalau parameternya terkenal di bidang politik itu iyo ambo masih > paralu melihat lebih jauh. > > Salam Hormat > Ronal Chandra > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
