Dinda Nofrins jo sanak sa palanta, Insya Allah, dengan kerjasama semua pihak, usaha meningkatkan kedatangan wistawan ke Sumbar akan berjaya.
Bersama-samalah kita, baik di Ranah mahu pun di Rantau mempromosikan Sumbar. Idris 2010/1/10 Y. Napilus <[email protected]> > Dunsanak Andri, > > Mohon izin, tulisan Andrianto Soekarnen ini akan saya posting di > West-Sumatra.com di Forum MAPPAS dan mungkin ke Facebook, dll. Saya liat jg > diforward ke berbagai milis. Bagus sekali... Semoga judulnya mendorong utk > berkompetisi positif... > > Terkait KEKUATAN kita tsb, Sumbar sebetulnya juga luar biasa. Populasi di > Ranah kalau gak salah hanya sktr 3,5jt, sedangkan "perantau" yang berada > diluar Sumbar katanya mencapai jumlah sktr 10juta...! Bayangkan hasilnya > jika Pemda dan kita semua jika mau dengan kebesaran hati meminta bantuan ke > semua perantau ikut "bersuara" untuk Pariwisata Sumbar ke kolega-kolega di > lingkungan kerja dan tetangganya dimana saja. Sarana pendukung utk itu kan > sudah ada, tinggal kasih tau aja ribuan foto2 di West-Sumatra.com dan > puluhan situs/blog yang sudah ada... Dengan pemikiran seperti itu, saya > pernah melemparkan ide yang rada mengada-ada, yaitu GAMAWAN SUMBAR alias > Gerakan Lima Juta Wisatawan ke Sumbar... > > Jika kita tetap pakai asumsi kunjungan 3 hari 2 malam dan setiap wisatwan > akan "meninggalkan" uang di Sumbar Rp.2jt (angka pesimis), jika tercapai 1 > juta saja, artinya sudah masuk uang sktr Rp.2 triliun. Asumsi angka2 ini > pernah saya sampaikan juga didepan Para Saudagar Minang dan bbrp Direktur > BUMN di rumah Bang Fahmi Idris. Sampai2 stlh saya bicara, langsung dipanggil > sama Uda Emir Satar yang ternyata menyampaikan uneg-unegnya ttg respon > promosi yang sudah didukung Garuda utk Sumbar tapi gak bisa berjalan baik... > > Catatan di BIM, angka penumpang setahun sdh mencapai 2 juta orang setahun > (tolong koreksi angka yg lebih tepat). Kalau ini betul, berapa tuh uang yang > telah masuk ke Sumbar sekarang...? Ditambah dg dukungan "grand" DIPA yg > sekian triliun tsb, KENAPA kurang terlihat pengembangan fasilitas dan > infrastruktur untuk Pariwisata di Sumbar...? KENAPA Pemda kita masih kurang > serius menggarap sektor ini...? Kenapa BUDGET PROMOSI dan dukungan fasilitas > utk Pariwisata MASIH KECIL terus di Sumbar...? Kenapa TOILET UMUM kita MASIH > KOTOR...? Silahkan kawan2 media cek angka pastinya ke semua Kabupaten/Kota > dan bandingkan dengan asumsi kasar saya tsb. Dengan angka asumsi sebesar > itu, bisa puluhan milyar mestinya bisa diinvestasikan utk infrastruktur > pariwisata di Sumbar... > > Skl lg, jika kita serius, HARUS BERANI buat kampanye kesadaran masyarakat > thd arti dari Pariwisata ini utk ekonomi Sumbar. Kecuali ada prospek ekonomi > yang LEBIH BESAR dari Pariwisata utk Sumbar...! Krn setelah 2 tahun saya > gulirkan dan sampai hari ini tidak ada yang mengeluarkan program kampanye > pariwisata yang serius, saya terpaksa mensosialisasikan terus USULAN Program > yang saya ajukan "4 Rancak 5 Lamak Bana". Program yang "masih dangkal" ini > bisa dibaca di http://4r5lb.west-sumatra.com, akan tetap saya teruskan > hingga ada yang gak setuju dan mengeluarkan usulan program BUDI PEKERTI atau > TATA KRAMA yang lebih baik dan diakui publik... Agar masyarakat kita > terutama pelaku terkait pariwisata tidak "mati urek" alias kaku sikapnya > dalam melayani tamu. Pitih, pitih, pitih tu... > > Tahun 2010 ini akan sangat heboh dg Pilkada. Sekarang mari kita ikuti, > siapa Cagub, Cabup dan Cawako yang betul-betul paham ttg aspek Pariwisata > ini. Krn saya cuman ngerti2 dikit di Pariwisata saja, saya akan dukung siapa > saja yang akan mengusung isu Pariwisata utk Sumbar. > > Mohon maaf sebelumnya. Terima kasih. > > Wass, > Nofrins > www.west-sumatra.com > www.fesbuker.com > > > > --- On *Fri, 1/8/10, andri rusta <[email protected]>* wrote: > > > From: andri rusta <[email protected]> > Subject: [...@ntau-net] OOT : MARI MENGALAHKAN MALAYSIA > To: "IndonesianCommunityAtMacquarie" < > [email protected]>, "RantauNet" < > [email protected]>, [email protected], > [email protected], "BeasiswaLN_DIKTI" < > [email protected]>, [email protected], > [email protected] > Date: Friday, January 8, 2010, 9:08 PM > > > Rekan2, > Berikut saya forward email seorang kawan yang saya pikir sangat bagus, > mudah dilakukan dan semoga bermanfaat bagi bangsa ini. > > Salam, > Sidik > > Rekan-rekan sekalian, > > Kita tahu, pariwisata Indonesia tak mungkin bersaing dengan negara > tetangga karena anggaran promosi yang minim. > > Sebagai gambaran, pada 2007, Malaysia (Truly Asia) memiliki dana > promosi US$100 juta, Thailand (Amazing Thailand) US$85 juta, Singapura > (Uniquely Singapore) US$90 juta, sementara Indonesia (Ultimate in > Diversity) hanya US$15 juta. Anggaran promosi pariwisata kita hanya > 15% dari Malaysia. > > Dampak anggaran promosi yang besar, kunjungan wisatawan asing ke > Malaysia pada 2007 mencapai 20,97 juta. Sementara itu, ke Thailand > 14,46 juta, Singapura 7,96 juta, dan Indonesia 5,51 juta. Darti sisi > pemasukan devisa: Malaysia mendapat US$14,05 miliar, Thailand US$15,57 > miliar, Singapura US$8,66 miliar, dan Indonesia US$5,35 miliar. > > Meski iklan-iklan televisi (video) pariwisata Indonesia sudah bagus, > mengingat anggaran yang kecil, sulit bersaing dengan Malaysia, > Singapura maupun Thailand. Gambaran kasarnya, satu kali tayang iklan > Indonesia akan dilawan 5 kali penayangan oleh Malaysia. > > Ironinya, Nusantara yang memiliki kekayaan alam dan budaya paling > beragam dan indah di kawasan ini. Kita tentunya yakin bahwa destinasi > pariwisata Indonesia lebih baik dari yang bisa ditawarkan negara > tetangga. Hanya saja, ya itu tadi, kurang promosi. > > KEKUATAN KITA > Namun demikian, Indonesia memiliki kekuatan yang tak mungkin > ditandingi para tetangga, yakni masyarakatnya. Kita memiliki 220 juta > penduduk. Dari jumlah itu, 30 juta (di atas total penduduk Malaysia) > memiliki akses internet. Sekitar 160 juta orang memiliki ponsel. > > Sementara itu, 10 juta warga Indonesia menjadi anggota situs jejaring > maya Facebook dan sekitar 1 juta menjadi anggota Twitter. Indonesia > adalah negara kedua dengan pengguna Facebook terbanyak. Kekuatan > masyarakat di dunia maya itu bisa bermanfaat bagi kampanye pariwisata > Indonesia. > > Idenya sederhana: Masing-masing dari kita mengirim e-mail (atau > mesaage) kepada kenalan-kenalannya di luar negeri (warga negara asing) > atau bahkan sesama orang Indoensia dengan isi mempromosikan video > pariwisata Indonesia yang disimpan di YouTube.com atau situs lainnya. > > Misalnya, silakan lihat: > http://www.youtube <http://www.youtube.com/watch?v=SwJKjonBNzA> > .com/watch?v=SwJKjonBNzA <http://www.youtube.com/watch?v=SwJKjonBNzA> > atau > http://www.youtube <http://www.youtube.com/watch?v=ED7V0SfeIFk> > .com/watch?v=ED7V0SfeIFk <http://www.youtube.com/watch?v=ED7V0SfeIFk> > > Dengan cara itu, video-video promosi pariwisata kita bisa lebih banyak > ditonton dibanding iklan yang ditayangkan Malaysia di CNN dan > sebagainya. > > MENGAPA? > Pariwisata membawa banyak manfaat bagi masyarakat kita. Dari sisi > ekonomi, ia mendatangkan devisa dan membuat ekonomi berputar. Menurut > data Kementerian Budaya dan Pariwisata, pariwisata memberi sumbangan > sekitar Rp200 triliun kepada ekonomi Indonesia (dari belanja turis > asing maupun turis dalam negeri). Ia membuka lapangan kerja, bahkan > untuk lulusan sekolah dasar. > > Dari sisi sosial, berwisata dan menerima kedatangan wisatawan > menjadikan kita mengenal bangsa, suku bangsa dan budaya lain. Ia > menjadikan kita lebih menyadari pluralitas manusia dan toleran. > > Jadi, mari bersama-sama memanfaatkan kekuatan kita dalam membantu > mempromosikan pariwisata Indonesia. SIlakan berkirim e-mail dan > menforward e-mail ini. > Salam hangat penuh semangat > > Andrianto Soekarnen > Editor in Chief > Majalah VENUE > http://www.venuemag <http://www.venuemagz.com>z.com<http://www.venuemagz.com> > > > > > -- > . > Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat > lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E> > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe > > -- Idris Talu http://idristalu.blogspot.com/ http://www.flickr.com/photos/ganbatte/ http://www.west-sumatra.com/
-- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
