Caliak di Tempo baru GF mangecek honor bukan korupsi. Padahal itu pendapatan 
diluar gaji. Mana dari apbd lagi. Nampaknyo dana DAMI hrs diselamatkan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, 
nanang" <[email protected]>
Date: Tue, 2 Feb 2010 11:53:14 
To: <[email protected]>
Subject: Bls: [...@ntau-net] Fw: ICW Pertanyakan Honor Ekstra Gamawan Sebagai   
        Gubernur Sumbar

nan jadi maslah dinagari ko lah payah manantukan praduga tidak bersalah, nan 
ado praduka tidak bersalah, batua ndak kanda he...he...



________________________________
Dari: mulyadi <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sel, 2 Februari, 2010 10:41:49
Judul: Re: [...@ntau-net] Fw: ICW Pertanyakan Honor Ekstra Gamawan Sebagai   
Gubernur Sumbar


Nang... bialah kito manjalani azas "Praduga indak 
basalah" sajo dulu dalam masalah GF ko.....hehehehe.
 
Bak itu juo untuak Angku Datuak kito nan mantan 
Menteri Sosial tu .....
 
Wait and See sajo kecek rang Piaman 
....
 
Wassalam,
HM Dt.MB (53-)
----- Original Message ----- 
>From: asfarinal, asfarinal, asfarinal, 
>  asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang 
>To: [email protected] 
>Sent: Tuesday, February 02, 2010 10:05 
>  AM
>Subject: Bls: [...@ntau-net] Fw: ICW 
>  Pertanyakan Honor Ekstra Gamawan Sebagai Gubernur Sumbar
>
>
>lah gimana ceritanya neh. Orang yg dinilai bersih aja terindikasi 
>  menerima dana/honor yg merugikan negara, gimana yg dinilai tdk 
>  bersih...............
>60 jt perbulan diluar yg lain, ternyato banyak jugo pitih mantan gubernur 
>  Sumbar ko. Yo agak takicuah juo kito dek panampilan sederhananyo, bapitih 
> juo 
>  kironyo kalo iyo dapek tambahan 60 jt tiok bulan.
>
>
>he....he..... antahlah...............
>
>
>
>
>Nanang, jkt
>
>
>
________________________________
 Dari: Indra J Piliang 
>  <[email protected]>
>Kepada: RantauNet 
>  <[email protected]>
>Terkirim: Sel, 2 Februari, 2010 
>  01:20:59
>Judul: [...@ntau-net] 
>  Fw: ICW Pertanyakan Honor Ekstra Gamawan Sebagai Gubernur 
>  Sumbar
>
>Febri Diansyah ini putra minang 
>  juga.
>
>-----Original Message-----
>From: Koran Digital <[email protected]>
>Date: 
>  Sun, 31 Jan 2010 17:32:29 
>To: Koran Digital<[email protected]>
>Subject: 
>  [Koran-Digital] ICW Pertanyakan Honor Ekstra Gamawan Sebagai Gubernur 
> 
>    Sumbar
>
>Senin, 01/02/2010 08:15 WIB
>ICW 
>  Pertanyakan Honor Ekstra Gamawan Sebagai Gubernur Sumbar
>Rachmadin Ismail - 
>  detikNews
>
>Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi 
>  diketahui
>pernah menerima honor saat menjabat sebagai Gubernur Sumatera 
>  Barat.
>Honor tersebut ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 
>  sebagai
>pemborosan keuangan daerah.
>
>Dalam hasil audit BPK terhadap 
>  Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
>Sumbar pada periode 2007-2008, ada 
>  pemborosan sekitar Rp 1,3 miliar.
>Pada tahun 2007 nilainya mencapai Rp 708 
>  juta, sedangkan pada tahun
>2008 mencapai Rp 584 juta.
>
>Pemberian 
>  honor diberikan kepada unsur Muspida setiap bulannya.
>Gamawan sendiri 
>  menerima Rp 60 juta per bulan. Unsur-unsur lain
>seperti wakil gubernur dan 
>  ketua DPRD juga menerima uang dengan jumlah
>yang sama.
>
>Sementara, 
>  Kepala Kejaksaan Tinggi, Kapolda, Danrem, hingga sekretaris
>daerah menerima 
>  kisaran Rp 10-54 juta.
>
>Aturan pemberian honor ditandatangani oleh 
>  Gamawan lewat SK Gubernur
>Nomor 100-69-2007, tanggal 21 Maret 2007 tentang 
>  Pembentukan
>Musyawarah Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera Barat. Padahal 
>  uang di
>luar gaji pokok tersebut melanggar PP tentang Keuangan 
>  Daerah.
>
>Peneliti ICW, Febri Diansyah, mempertanyakan penerimaan honor 
>  ini.
>Terlebih di saat kondisi masyarakat sedang dalam kondisi 
>  prihatin.
>Khususnya, warga Sumatera Barat yang tahun lalu tertimpa 
>  musibah.
>
>"Kenapa mereka harus terima. Perlu dipertanyakan. Apalagi BPK 
>  sudah
>menyatakan itu ada pemborosan uang negara," kata Febri, 
>  Minggu
>(31/1/2010).
>
>Febri meminta Gamawan menjelaskan kepada publik 
>  penggunaan uang
>tersebut. KPK juga didesak untuk meminta pengembalian uang. 
>  Jika
>tidak, harus dilakukan langkah penindakan.
>
>"Wajar saja kalau 
>  kemarin honorarium dan fee dari BPD disebut bukan
>korupsi. Pokoknya uang 
>  itu harus kembali," tegasnya.
>
>Saat dikonfirmasi, Gamawan tidak bisa 
>  dihubungi. Dua nomor telepon
>miliknya tidak aktif. Jubir Depdagri Saud 
>  Situmorang saat dihubungi
>juga tidak mengangkat 
>  telepon.
>
>(mad/nrl)
>
>
-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari 
email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
          • ... Lies Suryadi
            • ... Zulkarnain Kahar
    • ... mulyadi
  • ... Lies Suryadi
    • ... Hamdani Alwi
      • ... Riri Chaidir
  • ... Lies Suryadi
  • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
    • ... mulyadi
      • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
        • ... ajoduta
    • ... zalmahdi syamsuddin

Kirim email ke