Pak Saaf.

Iko beberapa pepatah nan menyangkut hutang nan wak pernah baco Pak dari
PEPATAH - PETITIH - MAMANG BIDAL - PANTUN - GURINDAM dalam bidang Budaya,
Ekonomi, Politik, Hukum, Hankam dan Agama di MINANGKABAU dari IH. Dt. Rajo
Panghulu nan masih wak simpan pak Saaf.

====

Hutang lansai dek babaia, ketek utang dek angsuran 
Hutang wajib dibayar, dan dia akan bertambah kecil kalau tetap diangsur
membayar.

Pisang ameh baok balaia, masak sabuah didalam peti, hutang ameh dapek
dibaia, hutang budi dibao mati.
Hutang emas dan perak dapat dibayar tetapi hutang budi dibawa mati.

Sio-sio nagari alah, kalau cilako utang tumbuah.
Pekerjaan yang sia-sia dan berbahaya akan mengakibatkan kerugian bersama,
berbuat salah mengakibatkan terjadinya hutang.

Urang pambagih gadang hutang, urang pandareh lakeh kanai, urang pancameh
mati jatuah, urang pandingin mati hanyuik.
Sifat dalam bertindak dan berbuat tanpa dipikirka semasak-masaknya selalu
tergesa gesa, menemui akibat yang tidak baik.

Nan luruih Manahan tiliak, balabeh nan hutang manantukan. Dusun nagari nak
nyo baiak, utamokan mamimpin anak kamanakan.
Supaya kemajuan dapat dicapai, utamakan memimpin anak kemenakan dan rakyat.

Panghulu dipintu hutang, kamanakan dipintu baia.
Pimpinan berkewajiban melaksanakan tugasnya dengan baik, rakyat harus
membayar kewajibannya dengan penuh kesadaran.

Alua hutang patuik dibaia, alua bunuah patuik dibangun.
Hukuman yang dapat dilaksanakan dengan bayaran (denda)

Hutang babaia,piutang batarimo.
Hutang wajib dibayar, piutang harus ditagih.

Kusuik disalasai, karuah dipajaniah.
Hutang yang harus dibayar oleh seorang hakim terhadap suatu sengketa.

Tariak usah, tariak tango, tigo jo tariak cabuah, ampek jo tariak musuah.
Pembalasan yang dilakukan kepada orang yang tidak mau membayar hutang.

Biasokan anak-anak jo sumbayang, aja batauhid sarato iman, santoso dunia jo
akhiraik lapeh utang ibu jo bapak.
Didiklah anak-anakmu dengan Shalat, ajarkan tauhid dan iman, selamat dunia
dan akhirat, lepas hutang ibu dan bapak kepada ALLAH.

Nan mancancang nan mamapek, nan bahutang nan mambaia, tali jo Tuhan kalau
lapeh dunia anguih akhirat caia.
Hubungan manusia dengan ALLAH kalau terputus akan membawa kesengsaraan dunia
akhirat.

Hutang lansai dek babaia, ketek utang dek angsuran.
Hutang wajib dibayar, dan dia akan bertambah kecil kalau tetap diangsur
membayar.

Sakali marangkuah dayuang duo tigo pulau talampau, sakali mambukak puro duo
tigo utang tabaia.
Seseorang yang pandai memanfaatkan waktu kerja sambilan, tetapi mendatangkan
hasil yang memuaskan dengan tidak mengurangi kerja yang lebih penting.

Batuntutan babairan, salah bahukum utang babaia.
Suatu ketentuan yang terjadi dalam suatu keputusan hukum.

Nan mambunuah mambari bangun, nan mancancang nan mamapek, nan bautang nan
mambaia.
Keadilan yang harus dicapai dalam melaksanakan hukum , sehingga tepat hokum
jatuh pada orang yang bersalah.

Nan bautang tumbuah dibuku, nan karambia tumbuah dimatonyo.
Sesuatu hendaklah diletakan pada tempatnya.

Salah manimbang utang babaia, salah mangumbali bari mandapek sajo.
Ketentuan hukum dalam masyarakat bernagari, berkorong berkampung.

Salah ka-adaik maisi, salah kapanghulu bautang, salah karajo babunuah.
Ketentuan tentang macam kesalahan didalam adat Minangkabau.

Limbago jalan batampuah, itu nan utang niniak mamak, sarugo di iman taguah,
narako dilaku awak.
Balasan sorga tergantung kepada amal yang sholeh dan baik, neraka tergantung
kepada fiil yang jahat.

Barajo Buo Sumpu Kuduih tigo jo rajo Pagaruyuang, Ibu jo bapak pangkanyo
manjadi anak rang bautang.
Kesalahan seorang anak, akan banyak tergantung kepda didikan kedua ibu
bapaknya.

Disampiang itu, dalam Undang-Undang Isi Nagari
http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg03753.html

UTANG DIBAI

Dalam adat Minangkabau, yang dimaksud dengan utang dibaia adalah: Seorang
ayah bertanggung jawab mencari nafkah terhadap keluarganya. Apabila memiliki
anak perempuan, maka dia bertanggung jawab untuk membuatkan anaknya rumah.
Seorang mamak bertanggung jawab membimbing kemenakan, misalnya dalam
mencarikan jodoh.
Apabila ada yang melanggar adat, seperti kawin satu suku, berzina atau
berjudi, maka akan didenda, dimana denda yang biasa dikenakan adalah diusir
dari daerah tersebut.

PIUTANG DITARIMO

Maksudnya disini adalah: Seorang anak berhak menerima apa yang diberikan
oleh ayahnya. misalnya rumah yang dibuatkan, sawah yang ditarukokan.
Kemenakan berhak menerima apa yang diberikan oleh mamaknya. misalnya seorang
mamak mencarikan kemenakan perempuannya seorang jodoh, maka kemenakannya
tersebut berhak untuk menerima jodoh yang dicarikan itu.

Wassalam
Nofend/33mckr


On Behalf Of Dr.Saafroedin BAHAR
Sent: Monday, February 15, 2010 10:13 AM

Iffah, dalam pepatah memang ada dua macam hutang, yaitu 'hutang budi yang
dibawa mati', dan 'hutang pitih' yang harus dibayar. 'Jenis hutang pitih
dalam menyabung ayam -- menurut dua datuk yang hadir dalam rapat SC di Gebu
Minang -- biasanya tak mau dibayar, dan selesaikan dengan 'gertak' [termasuk
gertak sambal, he he].
Yang harus kita cari adalah mana yang benar, apakah ABS SBK mengajarkan kita
membayar hutang atau mengemplang ? Kalau ajaran Islam jelas tegas: hutang
harus dibayar. Yang masih mendua -- seperti Iffah tafsirkan -- adalaj ajaran
adat kita, dan perlu dibuat lebih tegas. Untuk itu saya masih meminta
tambahan penjelasan dari para sanak di RN ini. Hutang menurut adat kita
harus dibayar atau boleh diakali dengan 'kecerdikan'?
Pada dasarnya ini adalah masalah moral.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) 

======================= BAKUDUANG DISIKO ====================

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke