Pak Jacky, Jika melihat penjelasan di Wikipedia bahwa kerok lidah ini sudah ada di jaman nenek moyang India dan Cina, kebiasaan ini mungkin ada dimana2, tetapi yang menarik perhatian tentunya karena penduduk Bagan itu melakukannya di depan rumah.
Saya belum pernah melihat, tapi saya bisa membayangkan "betapa kacaunya" (untuk orang luar) melihat orang berjongkok di depan rumahnya sambil membersihkan lidah. Mungkin sama "kacaunya" ketika melihat orang dari Timur Tengah sana sambil mengobrol mengeluarkan "siwak" dari kantong bajunya, lalu menyikat gigi, kemudian menyimpannya kembali kayu siwak itu ke kantongnya. Hiiii .... Riri Bekasi, l, 47 2010/4/5 Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[email protected]> > *Ananda Riri.* > ** > *Memang kalau diperhatikan,* > *sikat gigi dengan alat kerok lidahnya bukan buatan lokal.* > ** > *Uniknya mengapa hanya warga Bagan yang * > *menggunakannya?* > *Di Pakanbaru, Tanjung Pinang, Selat Panjang* > *dan Bengkalis **saya tidak melihatnya.* > ** > *Atau mungkin pada waktu itu, warga Bagan kalau* > *gosok gigi/kerok lidah selalu sambil jongkok* > *di muka rumah, sementara di tempat lain* > *melakukannya di kamar mandi?* > *Sehingga tidak terlihat oleh publik?* > ** > *Bicara mandi, pada waktu itu jatah air untuk* > *mandi adalah kurang dari satu jerry can air hujan ,* > *dan **satu rantang air tawar untuk gosok gigi.* > ** > *Tiap rumah punya tangki-tangki beton* > *untuk menampung air hujan.* > ** > *Di Bengkalis, satu-satunya sumur air tawar * > *terletak d muka rumah Kapolres.* > *Ajaibnya sumur tersebut hanya beberapa* > *puluh meter dari tepi laut.* > *Sekarang tentunya sudah berbeda.* > * * > *Akhir tahun lalu saya ke Pakanbaru.* > *Di hotel air panas/dingin melimpah-limpah.* > *Sesuatu yang langka di tahun 1960-an.* > ** > *Pada waktu itu, yang kehidupannya melebihi* > *kehidupan orang Jakarta, adalah mereka* > *yang bekerja di Caltex.* > ** > *Rumah mereka sudah full AC.* > *Sementara rumah dinas saya, fan saja tidak ada.* > *Untuk mengurangi rasa gerah,* > *obatnya adalah sarung dan singlet.* > ** > *Wassalam, Jacky M (76)* > *Vila Cinere Mas, Ciputat-Tangerang.* > ** > ** > ** > ** > > > --- Pada *Sen, 5/4/10, Riri Chaidir <[email protected]>* menulis: > > > Dari: Riri Chaidir <[email protected]> > Judul: Re: [...@ntau-net] TEROMPET KEMATIAN > Kepada: [email protected] > Tanggal: Senin, 5 April, 2010, 1:36 AM > > Pak Jacky, > > Saya pernah lihat sikat gigi dengan "kerok lidah" seperti ini di > supermarket. > > Tampaknya, kebiasaan "kerok lidah" ini berasal dari India dan Cina. Cerita > lengkapnya ada di http://en.wikipedia.org/wiki/Tongue_cleaner > > Riri > Bekasi, l, 47 > > -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.
