Assalamualaikum w.w.

 

Angku2/Bapak2/Ibu2  Saudar sarato dunsak sapalanta nan ambo
hormati

 

Terlebih
dahulu ambo ucapkan terima kasih ateh perhatian angku2/Bapak2/Ibu2 sarato
dunsanak di palanta, nanlah memberikan perhatian serta do’anya atas musibah nan
terjadi di Jorong Pandan kanagarian Tanjung Sani Kec.Tanjung Raya ( Maninjau)
semoga musibah ini segera dapat diatasi dan diterima sebagai cobaan, dengan
sabar dan tawakal kepada Allah S.W.T, amin. 

Baru
sajo ambo kembali dari kampung sehubungan dengan musibah tersebut yang terjadi
pada hari Minggu malam tgl. 25 April 2010, 
terjadi dari Jam 19.00, bersama ini dapek ambo informasikan sebagai
berikut :

 

1.     
Di jorong Pandan
saja  terjadi sekeitar 11 titik galodok,
dan ada 5 titik yang besar dan satu diantaranya adalah yang paling besar, yang
diperkirakan. Menurut orang tua-tua, bahwa bencana Galodok yang baru saja
terjadi adalah yang peling besar, dan belum pernah terjadi yang sebesar itu
sebelumnya.

2.   Masyarakat pada mulanya
tidak mengira bahwa bencana Gelodok tersebut akan sebesat itu, dikarenakan
jarak antara kaki bukit dengan perkampungan penduduk cukup jauh di perkiran
lebih 1 km, sehingga air diperkirakan akan pecah di perjalan. 

3.     
Hal yang tidak di
perkirakan masyarakat adalah adanya dua lapis bukit yang berhadapan dan
diantara dua bukit ini terbentuk lurah yang sangat dalam, dan dari kedua-duanya
telah terjadi longsor yang menimbun dan menutup lurah tersebut, sehingga 
terbentuklah
bendungan alam, yang sangat besar dan di perkirakan lebih besar dari
Situgintung. Longsor tersebut adalah akibat  Gempa yang terjadi pada tgl. 30 
September
2009. maka pada hari Minggu tgl. 25 April 2010 
akibat ujan lebat sejak jam 14.00 siang, itulah yang mengakibatkan Galodok
Besar karena jebolnya tanggul tersebut.

4.     
Akibat musibah tersebut
2 orang korban jiwa, satu orang yang baru di temukan, 20 buah rumah ancur rata
dengan tanah dan sebahgian ada yang di lemparkan kedalam danau,  dan sekitar 50 
hektar sawah ladang rusak berat
tertimbun lumpur, batu  dan Kayu. Diantara
rumah yang ancur tersebut, termasuk rumah orang Tua dan rumah Mertua ambo.
Masyarakat yang terkena musibah, ada yang di tampung di Posko di Pandan dan ada
pula yang diungsikan ke Jorong Tanjung Sani dan Sungai Batang

5.     
Menurut penuturan
masyarakat, jika musibah itu terjadi sebelum pelaksanaan pemilu atau PILKADA,
biasanya banyak calek-calek yang berdatangan memberikan bantuan yang mungkin
juga sekaligus untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat sekalipun terkesan 
sambil
menyalam minun air, tetapi perhatian itulah yang sangat di harapkan dan diargai
oleh masyarakat dan masyakat akan jadi tahu dan mengenal para calek-calek “kok
elok baimbauan, kok buruak baambawan”. Namun, sejak  musibah terjadi atau sejak 
ambo tibo di
kampung hari Senen tgl. 26 April 2010, sampai ambo akan berangkeh hari Jumat
tgl. 30 April 2010, tidak ado celek-calek yang datang baik yang sedang aktif,
begitu juga yang baru mencalonkan diri, kecualai hanya 1 orang calon wakil
WABUB yang berkunjung kelokasi pada hari Selasa dua hari setelah kejadian. Hal
ini sangat membingungkan masyarakat setempat, siapa yang akan di pilih nanti,
apakah beliau-beliau itu akan ado perhatian terhadap masyarakt setelah duduk
nanti? Pada hal Gambar-gambar para calon-calon banyak sekali di pajang di
sekitar lokasi misibah, mungkin ada juga yang ikut terkena longsor, baik
tingkat Kabupaten begitu juga Provinsi.  


Itulah sajo nan dapek ambo sampaikan, mungkin akan
dilanjutkan dengan informasi selanjutnya, mohon maaf bila ado kesalahan dan
terima kasih ateh segala perhatian.

 

Wasalam,

 

Azmi Dt.Bagindo



-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke