Assalamualikum
w.w.
Bapak
Murziman Tanjung, Angku Saafroedin Bahar St.Majolelo,
sarato
dunsanak dipalanta nan ambo hormati.
Sehubungn
dengan pertanyaan Bapak Muzirman Tanjung, tetang permasalahan LKAAM Sumbar
seperti tulisan dibawah ko, ambo indak bisa menjwab karano ambo indak punyo
kapasitan untuak itu, tentu nan harus manjawabnyo adolah pegurus LKAAM sendiri.
Namun, ambo akan mencubo memberikan tangggapan ateh pertanyaan tersebut,
sebagai berkut :
Manuruik
pandapek ambo pertanyan tersebut
adalah pertanyaan nan sangat bagus, yang tentu disampaikan dengan adanya
rasa keprdulian dan rasa memiliki, sangat wajarlah kalau ado yang
ingin mengetahui seperti yang telah
Bapak kemukakan. Kok ado nanlah
elok tentu akan samo kito pakai, kok ado nan kurang tentu itulah nak samo
kito perbaiki bersama. Kito piliah nan taserak kito japuik nan tatcicia,
kok taganang kito agiah bapamatang kok tajun kito agiah bailiranDan
selanjuiknyo
menuruik pandapek ambo, barangkali sebaiknya pertanyaan itu jangan hanya
kita sampaikan kepada LKAAM sajo, sebaiknyo kito basamo-samo juo bertanya
pula kapada diri kito, kepada mamak dan penghulu kito, dan kepada ketua
KAN di nagari kita masing-masing, pertanyannyo kiro-kiro
adolah Sbb:
(1) Sejauh
mana telah di fahami dan telah kita praktekkan
dalam kehidupan sehari-hari nilai-nilai ABS-SBK, oleh kita secara pribadi,
mamak dan penghulu kita dalam kaum/ suku kita
masing-masing, dan kerapatan adat (KAN) di nagari kita masing-masing?
(2) Sejauh mana pula telah di
fahami dan telah kita peraktekkan dalam kehidupan sehari-hari apa yang disebut
dengan, “anak di pangku kemanakan di
bimbing, urang kampung di patenggangkan, tenggang nagari jan binaso”, oleh kita
secara pribadi, mamak dan penghulu kita dalam kaum/ suku masing-masing dan
Kerapatan Adat Nagari (KAN) di nagari kita masing-masing?
(3)
Apakah kita sudah yakin bahwa kita telah memahami dan telah pula melaksanakan
dengan sebaik-baiknya hal-hal seperti tersebut diatas?
(4)
Jika seandainya kita masih belum yakin, apakah tidak sebaiknya kita mulai dari
diri kita, kaum dan suku kita dan nagari kita masing-masing, jika hal ini
sudah baik baru kita becara di tingkat yang
lebih luas, dengan cara bajanjang naik batanggo turun?
(5)
Apakah kita secara pribadi masih ada keterkaitan dengan nilai-nilai dasar adat
Minangkabau yang disebut Adat nan sabatang panjang, yaitu Sistem matrilineal
dan system sako jo pusako?
3.
Menuruik pandapek ambo mungkin ambo salah, untuk ikut bicara dalam satu
system apa lagi ado niat akan mengadakan perubahan janganlah dilakukan dari
luar, tetapi lakukanlah dari dalam dengan masuk kedalam system tersebut, yaitu
di mulai dari diri kita, suku kita dan nagari kita masing-masing, mudah-mudahan
akan berhasil, baru nanti ketingkat yang lebih besar.
4. Ibarat masuk kedalam sebuah rumah sekalipun
kita juga salah satu yang punya hak
diatas rumah itu, tetapi karena ada yang selalu menunggu rumah itu atas
kesepakatan kita juga, maka masuklah dari pintu yang telah tersedia, jangan
masuk liwat jendela atau liwat atap. Inilah yang disebu naiak dari janjang
turun dari tango melalui puntu, dan itupun tentu atas seizin orang yang diatas
rumah
5. Pepatah adat ado mangatokan, “kok
babuek elok pado-padoi, babuek buruak sakali jangan” Walau elok bana manuruik
awak nan akan
dilakukan, tantu awah harus ma-agak-agak juol, karano alun tantu apo nan elok
menuruik
awak elok pulo manuruik urang. Condong mato kan iyo kenan elok, condong
salero iyo kenan lamak, tetapi mato kan indak sapandangan salero indak saraso,
apolai mungkin suduik pandangnyo
berbeda. Diawak mungkin nan gata kaki, maka kakilah nan kadigawik, diurang
mungkin alun tantu kaki nan gata
Sakitu
sajolah dulu dari ambo, jkok ado nan kurang pado tempeknyo kok talantung sabab
katurun, kok talantak sabab katurun ambo mohon maaf, dan tarimo kasih ateh
sagalo perhatian.
Wssalam,
Azmi
Dt.Bagindo
--- Pada Jum, 16/7/10, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> menulis:
Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>
Judul: Re: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM Sumbar dan LKAM Jakarta, Yth.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 16 Juli, 2010, 10:25 PM
Assalamualaikum w.w. para sanak sapalanta,
Posting Sanak Muzirman ini menarik juga. Alamatnya kepada pimpinan LKAAM Sumbar
dan LAKM Jakarta, tetapi ditembuskan kepada Rantau Net.Jelas untuk kita ketahui
bersama.
Secara pribadi saya juga ingin tahu jawaban dari pertanyaan Sanak kita yang
amat jujur ini.
Sama-sama kita tunggulah bagaimana jawaban dari beliau-beliau yang memimpin
LKAAM dan LAKM Jakarta.
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(Laki-laki, Tanjung, masuk 73 th, Jakarta)
--- On Fri, 7/16/10, Muzirman -- <[email protected]> wrote:
From: Muzirman -- <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM Sumbar dan LKAM Jakarta, Yth.
To: [email protected], "MuzIrman" <[email protected]>, "rantaunet"
<[email protected]>
Date: Friday, July 16, 2010, 9:57 PM
Ass Wr Wb,
Terimo kasih samo Pak Azmi yg telah bersedia meng scan-email surat LKAAM yang
kedua, dan tentu kami masih berharap informasi official ttg kelanjutan rencana
Forum bersama Adat dan Syarak sesuai menurut Rapat tertanggal 24 Maret 2010
tsb.
Untuk lebih mengertinya anak kemanakan tentang peranan dan kondisi LKAAM
terkini, apalagi pada era informasi superhighway, globalisasi ini, dll izin
kan anak kemanakan menanyokan ttg sesuatunya yg berkenaan dgn LKAAM. Informasi
ini perlu bagi anak kemanakan untuk menghindari jangan sampai terlongsong nya
"misjudgement"(salah pertimbangan/perception) terhadap LKAAM.
Dengan bowing (membungkuak) di kambang kan tangan sabaleh jo kapalo, dima bisa
anak kemanakan bamohon mancaliak AD/ART LKAAM tsb (mungkin alamat situs) ,
walaupun baitu anak kemanakan bisa/izinkan mengatakan "salah satu fungsi LKAAM
adalah utk menglestarikan nilai2 Budaya
Minangkabau, pengkajian dan penetrapan nilai2 ABSSBK dll.
Pertanyaannya :
Bagaimana sistem evaluasi, monitor serta pertangungjawaban nya kemana (hierachy
autoritas nya) LKAAM? Apakah Pimpinan nya di pilih atau di tunjuk ?
Dalam website(situs) Pemda Propinsi Sumbar, terinformasikan bahwa dalam
Pertemuan LKAAM dan Pembentukkan Pimpinan yg baru June 5-7 2010), terbaca
bhw Pertemuan tsb mengunakan dana Publik (APBD) sebanyak Rp.250 juta periode
2010(?), dan pada periodenya sebelum menfaat kan dana publik/APBD sebanyak Satu
Milyar .
Berdasarkan informasi itu tentulah anak kemanakan boleh bertanya :
Bgmn kinerja (performance) LKAAM selama ini, periode sebelumnya, Apa program2
yg telah di wacanakan dan sampai sejauh mana pencapaiannya, dimana kendala2 yg
diketemukan dalam Program Kerja nya ,.
Apakah ada lembaga independen yg meng evaluasi kinerja LKAAM ini ? Apa
indikator2 yg digunakan dalam meng
evaluasi kinerja LKAAM tsb ?
Pada posting anak kemanakan terdahulu, (i-Discussion, 30 June, RN milist), ada
yg berpendapat, "Jangan dibedakan antara philosophy dan operasionalnya
keberadaan LKAAM ini", saya tetap berpendapat kinerja Lembaga apapun yg
mengunakan dana publik harus di evalusi, dinilai dan di monitor ,di kritisi
kinerja nya secara independen, kalau kita mau berbicara tentang sistem
birokrasi yang menuju transparansi dan nan lamak dek awak katuju dek urang., jo
raso pareso , sesuai dgn nilai2 demokrasi , duduak samo randah , tagak samo
tinggi yang kita anut
(https://mail.google.com/mail/?hl=en&shva=1#search/i+discussion/1298b598fae3a02).
terimaksih lebih dahulu pada Pimpinan LKAAM Sumbar dan LKAM Jakarta terhadap
respon pertanyaan anak kemenakan ini, banyak maaf dan sehat
selalu.
Wass. Muzirman Tanjung.
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply
e-mail lama dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
[R@ntau-Net] Bapak Pimpinan LKAAM Sumbar dan LKAM Jakarta, Yth.
azmi abu kasim azmi abu kasim Mon, 19 Jul 2010 04:55:05 -0700
- [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM Sumbar d... Muzirman --
- Re: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM... Dr.Saafroedin BAHAR
- [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM... azmi abu kasim azmi abu kasim
- Re: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM... tasrilmoeis
- Re: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan L... Datuk Endang
- Re: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM... ZulTan
- Bls: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan ... Armen Zulkarnain
- Re: Bls: [...@ntau-net] Bapak P... iqbal rahman
- Bls: Bls: [...@ntau-net] Ba... Armen Zulkarnain
- Re: Bls: [...@ntau-net... Z Chaniago
- [...@ntau-net] Bap... azmi abu kasim azmi abu kasim
- Re: [...@ntau-... Z Chaniago
- Re: [...@ntau-... Datuk Endang
