2010/9/30 Syofiardi BachyulJb <[email protected]>:

> Tak ada yang salah dengan belajar ke Cina, bahkan Nabi Muhammad
> menganjurkan. Mungkin saja Nabi juga pernah belajar ke Konfusius.
>

Pak Syofiardi, hal "kecil" tetapi perlu diperjelas, apa dasar
pernyataan bahwa Nabi
Muhammad Shallallahu 'alayhi wa Sallam menganjurkan belajar ke Cina?
Tentunya yang riwayatnya shahih atau minimal hasan.  Hal ini penting
agar kita tidak beragama secara dangkal dengan asumsi sendiri.

> Tingkatannya baru mungkin, karena saya tidak memiliki referensi sejarah
> tentang ini. Mungkin karena Nabi sendiri juga orang yang senang belajar
> kepada orang lain tentang banyak hal. Sebelum mendapat wahyu bahkan ia
> belajar kepada macam-macam penyiar agama (Kristen, Yahudi, Pagan, dsb).
>

Maksudnya belajar apa, Pak?  Biasanya para orientalis mengklaim bahwa
Rasulullah mengarang sendiri al-Qur'an berdasarkan pelajaran dari
agama lain.

-- 
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke