Maa Rang Lapau nan Basamo, Sajuak dan tarimo kasih banyak kito mandanga uraian Angku Azmi Dt.Bagindo nan singkek tapi padek. Apolai klarifikasi pemakaian istilah sistem matrilineal (istilah nan biaso dipakai di bidang antropologi) mudah-mudahan dapek manjadi pegangan bagi urang awam. Kito baruntuang ado baliau lai duduak di Lapau ko untuak sakali-sakali katangah manjalehkan apo nan tasalek di dalam Adat. Banyak butir-butir Mutiara Adat nan paralu kito tampuang dari baliau.
Istilah matrilineal jo patrilineal jan dikalirukan jo matriarkat jo partriarkat. Di dalam Adat Minangkabau, kaputusan badasarkan Kato Mupakat. Bulek Aia di Pambuluah, Bulek Kato di Mupakat. Salam, --Nyiak Sunguik Sjamsir Sjarif PS. "Daun "ipah" dalam bidal baliau mungkin Daun "nipah" untuakmembedakan jo daun anau. Takana di ambo maso ketek, ambo suko maisok daun nipah maniru-niru ayah, tapi baguluang sajo daun nipah tu indak pakai timbakau doh. Ambo kurang katuju jo daun anau sajo diguluang untuak paisok. --- In [email protected], azmi abu kasim azmi abu kasim <azmi_libra_kenc...@...> wrote: Assalamualikum w.w. Angku2/Bapak2/Ibu2 sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati. Sato ambo seketek tentang masalah matrilineal di Minagkabau nan sadang dibicarokan di milis nangko. Menurut pendapek ambo sistem matrilineal di Minangkabau adolah Sbb: 1. Matrilinial bukanlah satu organisasi, tetapi matrilineal adolah satu sistem yang di anut oleh masyarakat adat Minangkabau tentang masalah keturunan , garis keturunan yang diambil menurut garis Ibu, suku anak samo jo suku Ibu dan suku ayah indak samo jo suku Ibu. 2. Menuruik pandapek ambo, indak ado sangkuik pauiknyo antaro sistem matrilineal dengan wanita minang yang manambah nama ayah atau nama suami dibelakang namanya. Mau ditambah dengan nama ayah, nama suami atau nama suku silahkan sajo, indak ado pengaruhnyo terhadap sityem matrilineal. 3. Sistem matrilineal di Minangkabau, tidak pernah menghalangi seorang wanita untuk berkarir, apakah akan menjadi guru, menjadi Dr, menjadi penjabat seperti Lurah, Camat, Bupati, Gebernur atau mau ber organisasi seperti IWAPI tidak ada masalah silahkan sajo, asal tidak melupakan kotrat sebagai wanita dan tidak pula melupakan tanggung jawab sebagai seorang Istri dan seorang Ibu Rumah tangga. Dan sendainya dia tidak berkarir dan menjadi penjabat atau tidak aktf di organisasi seper IWAPI, tidaklah akan mengurangi dan tidak akan berpengaruh terhadap nilai-nilai atau sistem matrilinial itu 4. Emansipasi menurut Minang yang menganut system matrilineal adalah dengan dasar meletakkan sesuatu pada tempatnya atau di sesuai dengan kotrat. Seperti, (1) mambalah kayu kerja laki-laki, memasak aia kerja perempuan. (2) mamangkua kerja laki-laki, menanam padi kerja perempuan (3) menyabik mangiriak kerja laki-laki, maangin kerja perempuan, begitulah seterusnya. 5. Sistem matrilineal jelaslah bertujuan untuk menempatkan kaum perempuan pada tempat yang sesuai dan terhormat, tinggallah di rumah gadang, ambillah asil harto pusako. Daun ipah timbakau padang, api duo samenggo, undua nikah pai ka ladang baitu adat kami disiko. Begitu adat mengatur dengan memberikan modal awal untuk memulai hidup baru atau untuk membangun rumah tangga baru. Namun, sandainya memang suami berkeinginan untuk hidup diluar, pergilah merentau gunggunglah istri baolah tabang, itu tidaklah salah seorang istri bersandar kepada suaminya dalam hal kehidupan dan keselamat dunia dan akirat. Hal tersebut adalah merupakan tenggung jawab soeorang suami dalam memberikan nafkah serta mempertanggung jawabkan istri dunia dan akirat, itu berlaku sejak ijab Kabul di ucapkan sesuai dengan aturan agama islam, bahwa "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan" ( An Nissa 34) Sakitu sajo nan dapek ambo sampaikan, mohon maaf dan terima kasih ateh sagalo perhatian. Wssalam, Azmi Dt.Bagindo (58) Ini jangan sampai kita para lelaki sibuk membicarakan matrilineal, malah perempuannya lebih menyukai adat patrilineal seperti kebiasaan mencantumkan nama suami dibelakang namanya sendiri, yang sudah meruyak keseluruh minangkabau. Ragards, Sutan Firson 2010/9/30 Firson Maryutenli <firson.maryute...@... <http://id.mc765.mail.yahoo.com/mc/[email protected]\ m> > Bagaimanakah kiranya partisipasi perempuan di masyarakat minangkabau yang katanya matrilineal ini. Kalau saya melihat adanya penurunan partisipasi perempuan di minangkabau, dengan melihat indikator bahwa telah tumbuh kebudayaan baru bagi perempuan di sumbar mencantumkan nama suami dibelakang nama dia sendiri setelah menikah. Dahulu perempuan minangkabau mancantumkan nama ayah mereka dibelakang namanya. Indikator ini memperlihatkan makin besarnya ketergantungan para perempuan kepada suami secara ekonomi. Kalau kita melihat kepada organisasi perempuan di minangkabau, hampir tidak ada organisasi perempuan yang memperlihatkan kontribusi secara signifikan. Contohnya pada waktu gempa di padang tahun lalu, saya tidak melihat organisasi perempuan semacam bundo kanduang memperlihat kontribusi dalam penanganan gempa ataupun memberikan bantuan. Apakah indikator ini memperlihatkan bahwa kontribusi perempuan menurun di sumbar yang katanya matrilineal ini dibanding daerah lain di indonesia yang jelas sekali patrlineal ??.. Ragards, Sutan Firson -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
