Kalau zamannya Suharto, bisa maretek kaki gubernur karena dia yang jadi ketua kelas.
Kalau sekarang ya tinggal saling menyalahkan saja paling-paling pak ketua lagi melihat lihat siapa kira kira yang tak melawan kalau dikambing hitamkan dan paling mantap beritanya ya, perusahaan asing saja walau jauh sekali korelasinya. eh ada lagi .. itu para toke toke cina yang yang menimbun .. Kalau para pejabat distributor pula yang disalahkan, tak enak pulalah kita kan kawan sama sama main bola kecil dilapangan hijau. Zulkarnain Kahar -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
