pak Kurnia Chalik, sarato angku, mamak bundo jo adi dunsanak sapalanta RN nan 
ambo muliakan,

sebagai urang mudo, ambo hanyo bisa manjawek, bangunlah nagari sebelum semua 
semakin terlambat. Membangun Indonesia seperti mendirikan sebuah rumah, yaitu 
membuat pondasi yang kokoh terlebih dahulu. Pondasi negara ini adalah desa 
sebagai pemerintahan terendah, yang di ranah minang kita sebut dengan Nagari.

wasalam

AZ / lk / 32th
Padang     

sampai saat ini, minangkabau masih surplus soal kebutuhan beras,
mudah-mudah dimasa mendatang kita bisa surplus daging, pupuk organik, 
pariwisata, energi terbarukan, ukm, skill, dan lain sebagainya.
kita masih punya modal berharga, yaitu ulayat nagari & kultur minangkabau yang 
identik dengan kebersamaan & menjunjung kebenaran yang hakiki.   



________________________________
Dari: Kurnia Chalik <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Rab, 9 Maret, 2011 09:08:40
Judul: RE: [R@ntau-Net] Riau Dalam Berita : BBM Langka di Riau, Antre Hingga 
Dini Hari

 
Sebetulnya ini bukanlah fenomena yang pertama,daerah penghasil minyak,tetapi 
mengalami kelangkaan minyak.Banyak fenomena lainnya hampir mirip dengan itu di 
Negara ini.
Negara penghasil batubara,tetapi mengalami kelangkaan pasokan Batubara.
Negara subur Makmur,tetapi 36juta orang masyarakatnya masih kelaparan.
Negara dengan misi mencerdaskan kehidupan bangsa,tetapi untuk kuliah saja butuh 
uang puluhan sampai ratusan juta.
Dsb…dsb…dsb..
 
Besar kemungkinan ini semua disebabkan oleh karena Negara ini sudah tidak punya 
“Rencana jangka Panjang lagi” lagi…tidak punya “cita2 Luhur lagi” 
lagi…,sehingga 
sudah tidak jelas Negara ini sebetulnya mau kemana.Tidak punya arah dan tujuan 
Jangka Panjang.
 
Hanya terbawa arus Globalisasi,perdagangan bebas,romantika politik  dan 
demokrasi untuk sekedar memenangkan Pemilu,Pilkada untuk 5 tahun atau 10  tahun 
mendatang saja,sehingga besar kemungkinan banyak pemegang kebijakan di Negara 
kita sekarang ini adalah “the wrong man, in the wrong place”.Hanya sekedar 
untuk 
mengakomodir kebutuhan politik sekarang saja.
 
Wasalam,
Kurnia


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke