Sato ciek pak Andrinof dan sanak RN apa mungkin kalau dimulai dengan bertahap dengan membuka peluang pemerataan bagi negeri ini dengan kata lain sekali dayung dua pulau terlewati. Dari pada memindahkan presiden yang akhirnya hanya memindahkan masalah kemacaten di JKT ke daerah.
Markas besar Pertamina dan BP Migasnya di pindahkan ke Balikpapan atau ke Pekan Baru. karena didaerah itu lebih cocok sebagai Kota Minyak Indonesia. dijamin semua perwakilan asing urusan minyak dan jaringan terkaitnya ikut mandah bareng dengan biaya sendiri. Kementrian Agama, MUI beserta jajarannya di tarok di Banda Aceh biar lebih mabrur. Ini juga diikuti oleh konco konco swastanya dengan biaya sendiri. Pertanian ke Palangkaraya. biar ngurusin lahan gambut. Syukur syukur berdiri pula Institut pertanian megah disana. Angkatan Laut dikirim ke Aceh dan Irian, ngapain di JKT dan Surabaya yang sesak Angkatan darat beserta rombongannya di suruh mudik ke Palu sana Pariwisata ke Bali sana Sumbar mau apa ya?, Mungkin Kementrian dalam negeri disuruh mudik aja biar bawa pulang APDN nya ke Solok he he.. Karena banyak orang tapanuli di Kehakiman ya sudah pindahkan saja ke Siantar. Dan lain lain sesuai dengan lahan dan bidangnya .. Sehingga setiap propinsi punya andalanya dan tak merasa jadi anak tiri lagi. Wassalam Zulkarnain Kahar ________________________________ From: Andrinof A Chaniago <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tue, April 5, 2011 4:36:41 PM Subject: Re: [R@ntau-Net] Ledakan Penduduk Hahaha.. Sanak Riri bisa jadi salah sorang pelopor merantau ke Kalimantan prapembangunan ibukota. Tarimo kasih atas apresiasinyo. Semoga makin sukses jo usaho nan dijalankan. Salam, Andrinof A Chaniago 2011/4/4 Riri Chaidir <[email protected]> Sanak Andrinof, > > >Lah ambo baco paper "Pemindahan Ibukota ke Kalimantan". > > >Kalau analisisnyo tantu ambo setuju, karano itu hasil kajian. > > >Dan saya berharap, Pemerintah bersedia mengeluarkan dana sebesar 100an T itu. >Hehe, maaf, walaupun ambo lah lamo ndak bakarajo sebagai Akuntan, tapi kadang2 >prinsip conservatism itu muncul ... > > >Dilua masalah kebutuhan dana itu, ambo sangat setuju. > > >Tapi dek karano kapasitas ambo terbatas, ambo cuma bisa melakukan untuak diri >sendiri dan keluarga. > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
