Assalamulaikum wr wb. Ustadz Sutan Sinaro dan dunsanak di palanta nan kami hormati.
Manumpang ambo sato manyalo seketek. Setelah mengikuti polemik ajang tuka-fikiran ko, ada beberapa hal nan manarik dek ambo antara lain metodologi pembuktian urang nan bazino. Yaitu harus dapat menghadirkan ampek urang saksi yang melihat. Dalam kontek iko apakah kata melihat itu hanya berarti atau diartikan secara harfiah saja, artinya saksi harus melihat dengan matanya sendiri. Kalau kita pikir secara logika yang sederhana saja, mana ada orang yang mau melakukan (maaf) hubungan persebadanan dilua nikah tu dengan ado pula urang lain nan menyaksikan dan empat orang lagi. Kalau begitu itu kan namanya tontonan. Menurut pandapek ambo nan urang awam ko, bahasa Al-Qur'an itu tinggi dan halus. Sebagai contoh misalnya, Ketika malaikat mengabarkan kepada Maryam bahwa Allah SWT akan mengembirakannya dengan akan melahirkan seorang putera, dengan serta merta Maryampun berkata; "Ya Tuhanku..., betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun". Mohon diperhatikan kata disentuh (cetak miring oleh penulis). Bukankah itu sebuah kosa kata yang dipergunakan untuk bahasa yang halus dan tinggi. Bagaimana kalau kata tersebut dipahami secara harfiah. Tentu akan banyak para wanita yang akan hamil di luar nikah karena sering disentuh atau tersentuh oleh pria iseng ditempat yang ramai, misalnya di atas kereta api Jabodetabek, yang memang penuh sesak. Menurut hemat saya Islam adalah agama yang sangat menghargai akal. Bahkan dalam sebuah hadist yang shahih dikatakan; "Tidak ada agama bagi orang yang tidak berakal". Kembali kepada topik di atas tentang pembuktian orang berzina, apakah sama sekali untuk zaman sekarang yang sudah cukup maju ini tidak mungkin untuk dibuka ruang bagi ilmuwan (dalam hal ini ilmuwan di bidang kedokteran ~ apalagi sudah ada pula spesialisasi di bidang kebidanan), untuk membuktikan tuduhan perzinaan tersebut dengan mendengarkan keterangan para ahli yang dengan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan secara ilmiah yang apabila diperlukan dapat didukung dengan pemeriksan secara laboratorium. Atau dengan perkataan lain, orang yang "berilmu dan berpengetahuan dan lagi jujur" (dalam hal ini misalnya dokter spesialist kebidanan) dapat diterima keterangannya di bawah sumpah bahwa si Fulan dan si Fulanah, atas pemeriksaan yang dilakukannya dengan jujur memang telah melakukan perzinaan sebagaimana yang disangkakan kepadanya. Demikian pertanyaan dan ulasan ini disampaikan dalam forum ini mudah-mudahan dapat mendatangkan manfaat dan kita bersama mendapat pencerahan dari para ahlinya. Syukrankatsira. Wassalam, Ambiar Lani, Jakarta-Bekasi, L/59.- ________________________________ From: Sutan Sinaro <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, April 11, 2011 3:50:15 PM Subject: Pakai dulu sistem awak, baru tanyo Re: Hukum tuduhan berzina Re: [R@ntau-Net] Hukuman Cambuik Wassalam Ephi, Kalau dijawek sacaro Islam, bisa diuraikan panjang lebar, tapi... Manuruik Syech Sayid Qutub salah kok dijawek sebab nan berlaku ndak dalam sistem Islam. Jadi jaweknyo manuruik Sayid Qutub takah iko, Manga ditanyokan ka sistem Islam nan indak dipakai, batanyolah ka sistem nan dipakai. Kalau ka batanyo juo, pakai sistem Islam tu dulu, tajadi ndak hal-hal nan mode itu. Mungkin indak tajadi do. Kok tajadi juo baru tanyo. Baitu Ephi. Jadi manuruik Sayid Qutb, jadi bodoh awak kok dijawek. Urusan tu ndak urusan awak, dan pertanyaan tu tibo dek sistem lain dipakai, manga lo awak manjawek. Kok lai sistem awak nan dipakai nyo, buliah nyo batanyo ka awak dan awak wajib manjaweknyo. Baitu... Wassalam St. Sinaro --- On Sun, 10/4/11, Ephi Lintau <[email protected]> wrote: >From: Ephi Lintau <[email protected]> >Subject: Re: Hukum tuduhan berzina Re: [R@ntau-Net] Hukuman Cambuik >To: [email protected] >Received: Sunday, 10 April, 2011, 10:16 PM > > >Bapak Sinaro..... > >baitu pentingnyo peran saksi...dan tidak boleh sumbarang urang jadi >saksi...., kalau kito contohkan ka kasus "Ariel Luna", baa kolah Islam >menyelesaikannyo....? krn nan saksi ba 4 itu ndak ado...., tapi berupa >video.....? bgmn menyikapinya ? > >ambo ucapkan tarimokasih atas pencerahaannyo...... > >salam >Ephi Lintau > >-- >=========== Salam Hormat ========== > >Yuhefizar a.k.a Ephi Lintau | Laki2 | 35 th >http://ephi.lintau.info <- Program Kilat Belajar Bahasa Inggris >www.ephi.web.id | http://blog.ephi.web.id >www.web1juta.com | www.pengusaha-online.com >www.e-investasi.com >e-Mail : [email protected] >Handphone : 08126777956 >================================ > >-- >. >* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >wajib >mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet >http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >=========================================================== >UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >- DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. >- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 >- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti >subjeknya. >=========================================================== >Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
