Sisi lain Yahudi :

RE-MISTERI SETAN 30 - FAKTA DIBALIK SUPERPOWER
www.youtube.com
Video beberapa fakta yang mengejutkan dibalik zionis yahudi dalam mendominasi 
dunia, mereka menggunakan agama yang sama dengan para tirani durhaka

---TR.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Sutan Sinaro <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 31 May 2011 11:49:01 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Menghadapi Freemasonry, mari kito diskusikan Re: [R@ntau-Net]
 Komuniti Islam di Indonesia

Assalamu'alaikum. w.w.
 
Pak Asmardi dihormati jo dunsanak kasadonyo.
Rasanya ada kata berujung yang disampaikan dalam tulisan bapak, 
dan ini tertangkap oleh saya, benar atau tidak, bapak yang tahu.
Apa itu ?. Ujungnya yang saya tangkap yakni
NKRI dan tidak memusuhi bangsa lain.

Mengenai NKRI, mungkin banyak atau mayoritas orang setuju dan
rasanya mudah untuk itu, akan tetapi seperti yang saya sebut 
kemarin, kalau memang ingin menghadapi Zionis dan Freemason ini,
mau tidak mau, suka atau tidak suka, jalan moderat yang boleh
diambil adalah mengembalikan Piagam Jakarta ke dalam UUD RI,
dan menjelaskan Pancasila itu seperti uraian Haji Agus Salim.
Tinggal bagaimana mensosialisasikannya dan menyampaikan semua
ini kepada para petinggi negara dan politisi negeri ini.
  Akan tetapi, ... akan tetapi lagi nih, apakah NKRI itu tidak
rentan terhadap penyusupan agenda zionis dan fremason ini ?.
Mengapa saya sebut demikian ?. Sebabnya adalah, NKRI selalu
dikaitkan dengan isu nasionalis yang memang menjadi agenda 
zionis dan freemason. Pengembalian Piagam Jakarta kepada UUD RI
akan diganjal sana sini dan dijegal dimana saja. Ini jadi pertanyaan
(Question mark) yang susah untuk dijawab. 
Isu nasionalis ini sangat disetujui oleh zionis (lihat kembali agenda
zionisme dan freemasonry) akan tetapi ditentang oleh rasulullah saw. 
Kalau saja rasulullah menyetujui hal ini, tentu rasulullah saw. tidak
memerlukan 13 tahun untuk mencari pengikut yang hanya 80 orang itu, sebelum 
hijrah.
Cukup dengan mengibarkan bendera "Pan Arabisme" untuk persatuan Arab,
maka dakwah beliau tidak banyak yang menentang malah disetujui banyak
orang dan dakwah ini tidak mengalami kesulitan yang begitu rupa.
(di "quot" dari buku "Petunjuk Jalan" Sayid Qutb). Tetapi rasulullah saw. tidak
melakukan hal yang demikian, karena Allah swt. juga tidak menghendaki beliau
menyampaikan dakwah dengan cara demikian. Bahkan sampai pada suatu ketika
beliau bersabda urusan nasionalisme ini yang berbunyi kira-kira begini :
"Barang siapa yang fanatis golongan (kesukuan, kaum, kebangsaan, nasionalisme)
maka mereka bukan golongan kami". (al-hadits).
Kalau sudah begini rasulullah saw., bagaimana kita menghadap beliau esok
di padang mahsyar ?. Adakah kita tidak akan diusir dari barisan Muhammad
rasulullah saw. nanti bila kita mencoba bergabung pada barisan kaum Muslimin
itu ?. 
   Hal ini harus menjadi pemikiran kita, karena "hari yang tiada pertolongan
padanya" itu pasti datang (Rukun Iman). 
Kalau seandainya dijawab tidak rentan, dan dapat mengembalikan Piagam Jakarta
ke posisinya dalam UUD RI, alhamdulillah. Cuma perlu kehati-hatian kita,
karena urusannya sekarang agenda lawan agenda, Zionisme lawan Pancasila versi
Islam. 
  Yang kedua, kata berujung yang nampak adalah "tidak memusuhi bangsa lain".
Hal ini seperti menyerupai agenda satu dunia baru Freemasonry. (Tulisan ini ada
dalam buku yang serangkai yang saya kirimkan yakni "Dajjal dan simbul Setan",
coba klik dan baca). 
Kita memang tidak berniat mencari musuh akan tetapi bila musuh ada, harus diten-
tang. Artinya bila orang memusuhi kita secara otomatis kita akan menjadi musuh
mereka atau tegasnya memusuhi mereka. Nabi saw. sendiri membagi negara-negara
atau puak-puak (saya lupa istilah Arabnya, mungkin "Ad-Dar" atau "Darul").
Yang pertama adalah puak-puak atau negeri-negeri yang berada dalam perlindungan
pemerintahan Islam, yang kedua negeri-negeri yang mempunyai perjanjian damai
dengan negeri Islam, dan yang ketiga "Darul Harb", negeri yang berperang dengan
kaum Muslimin. 
    Dalam surat-surat rasulullah saw. kepada negara-negara yang dikirim (Romawi,
Persia, Yaman, Mesir, Abesinia dll) juga terdapat kata-kata permusuhan seperti
itu yang bunyinya kalau tidak salah begini, "kalau kamu tidak mau, maka sudah
jelas perbedaan kami dan kamu dan sudah jelas permusuhan kami dan kamu". 
Jadi mau tidak mau, akan ada bangsa-bangsa yang nantinya akan bermusuhan dengan 
kita dan kita musuhi. 
Memang, mengasihi dan mencintai, membenci dan memusuhi harus disandarkan kepada
Allah swt. Yakni membenci dan mencintai karena Allah swt. Ini suruhan terhadap
kita kaum muslimin. Tapi jangan lupa, ada hal-hal yang dikasihi oleh Allah dan
ada yang dibenci bahkan dimurkai. Kalau berdasarkan Allah swt., sudah semestinya
ada hal yang dikasihi dan dibenci atau dimurkai. Begitu juga dengan 
bangsa-bangsa.
Tentu ada yang dikasihi dan dimusuhi. Karena sudah ada ayat Al-Qur-an yang 
berbunyi

" Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka 
tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. 
Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu 
duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu)"
(QS:6:68)
 
Melihat ayat ini, sudah pasti kita disuruh membenci orang-orang yang memperolok-
olokan ayat-ayat Allah. Dan kalau Allah swt sendiri yang sudah murka terhadap
suatu kaum, golongan atau bangsa, maka kita mestilah membenci dan memusuhi 
mereka.

Mana pula ayatnya ?. ayatnya kita baca tiap hari "Ghairil maghdu bi 'alaihim".
(QS:01:07). Dan bukan orang-orang yang Engkau murkai (Yahudi).

Eh, itu kan di "murkai", bukan "musuh", tentu begitu pula nanti.
Oops, bukan tidak ada ayat yang menyatakan musuh Allah.
Ada lima ayat yang menyatakan musuh Allah. 

"Barang siapa yang menjadi musuh Allah, ...." (QS:2:98)
"...dengan itu kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu ..." (QS:8:60)
"...tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah ..." 
(QS:9:114)
"Dan ingatlah hari ketika musuh-musuh Allah di giring ke neraka...." (QS:41:19).
"Demikianlah balasan terhadap musuh-musuh Allah ...." (QS:41:28).
 
Kalau sudah musuh Allah, tentu jadi musuh kita. 
Begitu pak Asmardi...

  Sekarang ini tentu usaha kita menentang rencana jahat mereka, jalan tentu 
masih
panjang. Mana yang kita tempuh, tergantung kesepakatan kita semua bangsa 
Indonesia,
mau langkah tegas, atau moderat.
 
Billahil hidayah wat taufiq.
 
Wassalam
 
St. Sinaro

--- On Tue, 31/5/11, Asmardi Arbi <[email protected]> wrote:



Assalamu'alaiku wr.wb.
 
Ambo bana-bana batarimokasi ka Sanak Sutan Sinaro, karano dokumen ko alah lamo 
tadanga tapi konkritnyo baru kini ambo mambaconyo.
Dokumenko mulai dari Bab 01 s/d bab 07 alah ambo forwardkan ka kawan-kawan nan 
suko mandiskusikan samacam kitoko. Kito caliak pulo dulu baa tanggapan mereka. 
Mudah-mudahan bisa mangarucuik sarupo nan kito inginkan basamo, bahagia didunia 
dan bahagia pulo nanti diakhirat, tetapi tetap dalam kerangka NKRI. Dokumen 
seperti ini paralu disosialisasikan agar kita mampu maningkekkan kewaspadaan 
sebagai bangsa, tanpa membenci atau memusuhi bangsa lain.
 
Wassalam,
 
Asmardi Arbi

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke