Assalamu'alaikum Ww..

Mamak-nda Dt Marah Banso....Salamaik Ri Rayo mohon maaf lahia jo batin....

Satantang jo apakah penetapan tanggal 1 Muharram 1433 H akan bergeser ?
Kito bahas pendahuluannyo dahulu....Kalender Hijriah adolah kalender
syamsiah, dima didasarkan dari revolusi bulan dengan poros bumi yang
waktunya jika dibandingkan dengan satu hari rotasi bumi adalah antaro 29 dan
30 hari...tepatnya 29 hari 12 jam <http://id.wikipedia.org/wiki/Jam> 44
menit <http://id.wikipedia.org/wiki/Menit> 9
detik<http://id.wikipedia.org/wiki/Detik>.
Sehingga 1 tahun lunar sama dengan 354 hari 10 jam 49 menit 48 detik atau
354,45125 hari (lebih singkat 10 hari 17 jam 4 menit 37 detik atau
10,711539351 hari daripada kalender solar)...tergantung dari posisi revolusi
bumi terhadap matahari dll .....dek angko tsb antaro 29 dan 30 sacaro
sederhana satahun di ganokkan tahun hijriah 354 hari dengan komposisi 6
bulan dengan 29 hari dan 6 bulan dengan 30 hari....iko kalau sacaro
sederhana.....namun kalau kito baco-baco di artikel-artikel asronomi....umua
sa bulan itu indak pulo tapek 29 satangah hari.....tetapi dalam relasi bulan
berevolusi dengan poros bumi dan ikut serta juo dengan bumi yang berevolusi
dengan poros matahari waktu tersebut juga bervariasi karena lintasan evolusi
tsb yang berbentuk elips (dll)....kalau ndak salah ingek ado kalabiahan
babarapo minik dalam sebulan...
Sisi yang lain....untuak hari dipakai acuan satu kali rotasi bumi = 24 jam
dengan variasi lebih beberapa detik tergantung pada lintasan evolusi
(dll)...
Nah variasi antara jumlah hari dalam bulan nan indak ganok bulek, dan juo
jumlah detik dalam hari nan indak ganok pulo, menjadikan para astronom dan
ahli ilmu falak untuak bermufakat menentukan kapan dan bilo 1 Muharram 1433
H dan tentu sajo menggunakan hisab dan divalidasi dengan rukyah, memang
secara keilmuan bulan baru adalah sesaat setelah konjungsi /ijtimak , bukan
setelah terlihat. Dan secara periodik 30 tahun akan ada 19 tahun kabisat
(355 hari ) dan 11 tahun biasa (354) , sebagaimana pernah dilakukan koreksi
terhadap hari di tahun masehi dengan melompati penanggalan 10 hari di abad
ke 16, tahun hijriah baru akan terkoreksi setelah  30.000 bulan atau 2500
tahun.

Kembali ke pertanyaan apakah penetapan 1 Muharram 1433 H akan bergeser ?
Seyogyanya tidak, kecuali hari koreksi itu tepat ditahun ini.Wallahu alam..

Wassalam
Z Chaniago - Palai Rinuak -


Pada 1 September 2011 10:13, mulyadi yuli <[email protected]> menulis:

>  Assalamualaikum,wr,wb.Sato sakaki tentang Hisab dan Rukyah ko, Kalaulah
> penetapan tgl 1 Syawal 1432 H bergeser dari tgl 30 menjadi tgl 31 Agustus,
> apakah penetapan tgl 1 Muharam 1433 H sebagai tanda masuknya tahun baru
> Islam juga bergeser? ada yg tahu jawabannya ??? mohon pencerahaannya.
>
>



-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak

Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau  .

Sayangi Danau Maninjau -

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke