"Mohammad Andri Budiman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote :
.......No offence, rekan-rekan, sekedar mengingatkan kembali bahwa ada tiga
puluhan
provinsi lain yang butuh perhatian. :) Ini termasuk mengubah mindset juga
kan? :).......
Salam persatuan,
Andri
Halo halo halo Cak Mohammad Andri yang Budiman
......
Long time no see ya?....
You remind us to think Indonesia?..... and not java centrisme nor jabodetabek
centrism? .....
Ya ya. ya... my heart and some friends are always about the same to
you......love Indonesia.....
See you......
Salam Sabang Merauke Miangas Rote Natuna Yamdena
aby
Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Bang RM dan
rekan-rekan ysh.,
Merubah mindset konon tidak gampang. You can teach old dogs new
tricks, and still it takes time. Untuk kasus 'old dogs' yang juga 'big
dogs' (baca: pusat-pusat perusahaan besar ataupun
kementerian/badan-badan negara lainnya), maukah mereka pindah ke
Sulawesi atau Kalimantan supaya pembangunan nasional lebih merata dan
tidak Jakarta centris terus-menerus walau sudah lama ada Otda? :)
Bisa habis energi se-Indonesia mengurusi banjir dan macet daerah
khusus ibukota ini, mengapa tidak dibiarkan saja masalah-masalah ini
jadi urusan Pak Fauzi Bowo, dkk. di Pemda DKI? :)
No offence, rekan-rekan, sekedar mengingatkan kembali bahwa ada tiga
puluhan provinsi lain yang butuh perhatian. :) Ini termasuk mengubah
mindset juga kan? :)
Salam persatuan,
Andri
On 5/6/08, Rachmad M <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Saya pikir memang perlu perubahan mindset yang ekstrim bagi para
> pengambil kebijakan publik. Tahun 1962 ketika keluarga saya berpindah
> dari Jl. Pantai Laut ke Jl. Brawijaya, jarak itu terasa jauh sekali.
> Banyak daerah-daerah kosong disekitar jalan Sudirman :-)
>
> Ketika tahun 1974 kembali saya menjejakkan kaki di Jakarta, di
> Tanjung Duren juga masih banyak rawanya. Tanah di kapling-kapling dan
> banyak pejabat DKI yang senang. Bisa beli kapling terus dijual lagi
> dengan harga yang berkali lipat. Demikian juga los-los pasar saat itu
> yang baru dikenal pengelolaan pasar oleh PD. Pasar Jaya :-)
>
> Tahun 1990an saya masih jumpai daerah-daerah hijau yang dijadikan
> perumahan seperti di Jl. Wijaya :-). Bahkan kuburan yang sebenarnya
> juga daerah hijau digusur dijadikan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
>
> Jadi kalau seperti dalam subject ini saya sarankan untuk menghijaukan
> saja dan menjadikan kolam besar pada saat banjir, ini tentu sama
> sekali tidak terpikirkan, wong kalau ada yang bisa dibangun terus
> langsung dibangun kok malah bikin hutan kota segala :-(
>
>
> Salam
>
> RM
>
>
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.