> > Pak Aunur, Pak Aby, Pak Onno, dan rekan-rekan Ysh, > Banyak contoh kebijakan regional yang tidak efektif, misalnya insentif pembangunan industri di daerah selatan (Mezzogiorno) atau di Jerman untuk mengatasi gap antara Neue Länder and kawasan barat. Dikatakan tidak efektif, salah satu indikatornya adalah adalah "opportunity cost" yang tidak sebanding dengan manfaat yang diperoleh. Teman di Kantor Menko Perekonomian pernah mengatakan bahwa biaya operasional satu Kapet adalah Rp 2 milyar per tahun dan hingga sekarang info di milis ini, biaya sudah keluar Rp 171 milyar.
Di milis ini sudah banyak didiskusikan bahwa dana pemerintah sangat terbatas. Tidak bisa dana pemerintah diharapkan memberikan stimulans besar-besaran agar Kapet bergerak. Kasus Kapet itu bukan semata-mata karena terlalu top-down (kabarnya, lokasi Kapet itu ditetapkan karena daerah kelahiran Gubernur yang berkuasa ketika itu), tetapi yang paling mendasar adalah tidak adanya landasan konseptual yang kokoh. Gubernur, Menteri dan Presiden silih berganti, tetapi kenyataannya tokh sudah sekian tahun tidak ada reaksi untuk mengevaluasinya secara lebih terbuka dan tegas. Kalau kita pakai landasan konseptual "new economic geography" sederhana, investasi di kapet diharapkan mendorong agglomerasi kegiatan ekonomi. Persoalannya, apakah kekuatan ke dalam (sentripetal) untuk mendorong agglomerasi, lebih besar dari kekuatan ke luar (sentrifugal). Kalau investasi di Jawa atau Sumatera, biaya produksi (transport cost, labor cost) dan akses ke pasar lebih murah dibandingkan dengan Kapet di luar Sumatera dan Jawa, dipastikan Kapet tidak akan menarik investasi skala besar karena kekuatan sentrifugal lebih besar dari sentripetal. Pertanyaan berikutnya adalah, jika terjadi kegagalan pasar di Kapet, intervensi seperti apa yang seyogyanya dilakukan sehingga memberikan hasil lebih baik. Bagaimana jika Rp 171 milyar dialokasikan untuk penguatan institusi lokal, enterpreneurship, dana start-up untuk memulai usaha (misalnya venture capital), ataukah tetap kita biarkan status quo Kapet? Wassalam Nuzul Achjar Dar_,_._,___

