Dear Sobats,
 
Ada berita bahwa di jurusan Arsitektur dan Perencanaan UGM sedang disiapkan 
sebuah Diskusi Terbuka yang akan memperbincangkan CASE STUDY RESEARCH. Mengapa 
? Prof. Achmad Djunaedi sedang membimbing tiga orang mahasiswa S3 yang 
menggunakan strategi riset studi kasus yang mungkin umum di dunia lain tetapi 
"jarang" terjadi di Arsitektur dan Perencanaan. Nah, disini saya mohon 
pencerahan sobat semua, apakah sinyalemen tersebut benar ? Apakah CSR bagus dan 
tetap diterapkan dalam dunia Arsitektur dan Planning ? Maklum, saya juga sedang 
ada di pinggiran pengetahuan tentang CSR tersebut !
 
Sobat saya, salah satu cantrik yang dibimbing itu mengatakan bahwa penggunaan 
kata-kata "Studi Kasus" dalam berbagai riset telah salah kaprah. Ada yang 
memaknai kasus sebagai Lokus, sedangkan yang lain mengartikan sebagai Fokus. 
Nah di dalam diskusi terbuka tersebut akan diperjelas, khususnya dengan 
mendatangkan seorang pakar studi kasus dari Unair, kalau nggak salah DR. 
Basuki.... siapa kenal ?
 
Mengapa CSR ini akan diangkat dan digunakan dalam riset-riset Arsitektur dan 
Planning ? Arsitektur dan Perencanaan seringkali memerlukan "teori kontemporer" 
yang bermakna untuk mengatasi problema-problema secara mendasar namun 
kadangkala kejadian-kejadian yang dapat dikaji untuk menghasilkan teori yang 
diharapkan tidak tersedia secara cukup. Kasus heritage seperti "Hotel Toegoe" 
di Jogja atau "Lawang Sewu" di Semarang yang berubah karena melintasi waktu 
historis tidak banyak, maka apakah kasus-kasus "monumental" semacam itu tidak 
layak digunakan untuk membangun teori tertentu jika kelak akan dimanfaatkan 
untuk menata kawasan tengah kota yang bertebaran dengan bangunan-bangunan 
bersejarah ? Apakah kasus-kasus yang sedikit tidak dapat dimanfaatkan untuk 
melahirkan "pegangan" bagi tindakan penataan ruang kehidupan yang bersifat 
kontemporer ?
 
Rencananya diskusi terbuka akan diadakan 28 Agustus 2008 hanya sehari saja, 
tempatnya di Jurusan Arsitektur dan Perencanaan UGM. Itu kalau tidak ada 
perubahan.....sementara ini dibayangkan yang datang hanya sekitar 60 orang, 
supaya diskusi dapat fokus dan menarik..... sssss sebentar lagi poster 
informasi akan segera diedarkan, sebab sedang dibuat yang menarik !
 
Salam,
Djarot 


      

Kirim email ke