Pak Aby ysh.
Pak Aby kan kemarin dengan bersemangat mengkritik definisi yg saya pakai dengan
cara keroyokan... ......karenanya saya berikan ke Pak Aby definisi dari
regional inequality... menurut saya pemahaman definisi ini penting, bagaimana
kita bisa diskusi dgn enak kalau benda yg didiskusikan tidak terdefinisi dgn
baik?...
Kalau bicara regional inequality, umumnya ekonom langsung melihat pada
perbedaan tingkat kesejahteraan masyarakat di regions (definisi no 1).... tapi
planner dan geographer selain melihat tingkat kesejahteraan masyarakat, juga
melihat tingkat urbanisasi, penyediaan infrastruktur, jumlah dan kepadatan
populasi, dll dari regions (definisi no 2)...
Jadi ini bukan soal mendengarkan kuliah di kelas atau tidak...bagaimana kita
bisa mendiskusikan implementasi teori dgn baik kalau teorinya sendiri
tidak/belum dikuasai dengan baik?
Pak Aby benar sekali dengan menggunakan definisi no 2...namun Pak Aby tidak
bisa membatasi "regional "inequality" hanya dalam konteks definisi no 2...kalau
Pak Aby banyak membaca papers ttg regional inequality, justru yg sering
digunakan adalah definisi no 1 (terutama kalau penulisnya ekonom)... lebih
salah lagi kalau Pak Aby main keroyokan...
salam,
Eko.
+++: Pak Aby menggunakan definisi no 2, dan saya pakai yg no 1....
Jadi kayaknya saya enggak salah ya Pak Aby? Hehe
>>>: Ya kayaknya anda sih nggak salah mas…. Tapi kita dimilis ini khan sedang
>>>debat tentang soal signifikansi konkretisasi strategi implementasi teori
>>>tata ruang atas regional inequalties…. Dan bukannya sedang duduk manis
>>>dikelas dan mendengarkan bu guru menerangkan teori planning completely dari
>>>Polese & Sheamur (atau Shearmur?) lalu minggu depannya mau ujian………