Ya,… 

 

Pak Yusuf SK (yang masuk 10 best kepala daerah  versi Majalah TEMPO ini) punya 
mimpi menjadikan Tarakan jadi Singapura kecil,…. Mimpi yang buat cak Andri 
parodi, tapi buat orang lain bisa jadi mimpi yang membawa inspirasi,….. 

 

SDA, anugerah atau bencana? 

Seperti pertanyaan, kekayaan itu anugerah atau bencana?

Pertanyaan yang sering dijawab oleh orang-orang tua yang bijak: 

“tergantung bagaimana menyikapi kekayaan itu, itulah yang menentukan anugerah 
atau bencana…..”

 

 

Best Regards,

 

Benedictus Dwiagus S.

http://bdwiagus.blogspot.com

http://bdwiagus.multiply.com 

 

"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to 
watch somebody else doing it wrong, without comment."  - T. H. White

 

:::... Indo-MONEV ...:::

Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People anywhere 
in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to the work on 
monitoring and evaluation and other related development issues including 
development aid works, particularly in Indonesia.

Join in by sending an email to:  [email protected] 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
abdul alim salam
Sent: 05 January 2009 12:04
To: [email protected]
Subject: Re: [referensi] SDA, anugerah atau bencana?

 


Pak Rofiq,

 

Ada contoh menarik dari Tarakan, dimana pemkot nya bisa mengelola kotanya 
secara baik dan visioner, karena berkah dari Dana Bagi Hasil SDA nya. Walaupun 
potensi minyak nya sudah jauh berkurang, tetapi DBH nya masih cukup besar. Di 
bawah kepemimpinan walikota nya Dr. Yusuf SK, yang mantan kepala RS Tarakan, 
maka kota Tarakan telah disulap dalam waktu 10 tahun. Tahun 2008 ini, Tarakan 
mendapat Peringkat I dari Ditjen Penataan Ruang-PU. Selain itu kota ini telah 
banyak mendapat award dari berbagai lembaga pemerintah dan internasional.

 

Pak Yusuf, yang sederhana itu, bercerita bahwa pada waktu mulai menjabat 
Walikota, dia sangat sedih melihat kota yg sangat kotor. Pemkot punya 2 truk 
sampah, tapi kondisinya lebih cocok sebagai "sampah". Dia mengumpulkan seluruh 
pengusaha di Tarakan, menceritakan kondisi ini dan rencana beliau utk 
menjadikan Tarakan sebagai "Little Singapore", yg dapat menarik warga negara 
tetangga (Malaysia dan Brunei) utk bersekolah dan perawatan kesehatan nya di 
Tarakan.  

 

Langkah awalnya adalah menjadikan  kota Tarakan kota yg bersih. Kas pemkot 
waktu itu tidak cukup. Utk itu dia perlu pinjam uang  dari pengusaha sebesar 
1.5 milyar dan dijanjikan akan dikembalikan dalam waktu satu tahun.Uang sebesar 
Rp 1.5 milyar ditabung di Bank, dan bunganya digunakan utk biaya pembersihan 
kota. Uang tsb dikembalikan setelah 1 tahun. 

 

Waktu saya berkunjung di akhir November lalu, sangat kagum dgn kebersihan kota. 
Sulit menemukan selembar sampahpun di sepanjang jalan. Bahkan di kawasan pintu 
masuk pelabuhan,  yg biasanya di kota lain kumuh terlihat tertib dan bersih.

 

Sekarang, setelah 2 kali masa jabatan, warga kota dapat menikmati pendidikan 
gratis. Ada 3 sekolah dgn standar internasional. Satu sekolah dibangun swasta 
yang menggunakan 3 bahasa - Mandarin, English dan Indonesia. Gedung sekolah 
dari SD, SMLTP, SLTA dan perti dibangun dgn standar lebih tinggi dari Jakarta. 
Pemkot pun mampu membantu renovasi bandara (walaupun ini urusan pemerintah 
pusat). 

 

Anda juga pasti akan kagum dgn upaya pemkot mengkonservasi hutan mangrove 
menjadi habitat bekantan dan fauna pesisir lainnya. Pemkot pun menyediakan 
taman Lansia - agar orang berusia lanjut bisa berjalan kaki dan 
bersosialiasasi. Di Tarakan anda bisa menikmati internet gratis, karena taman 
kota nya dilengkapi Hotspot. 

 

Pulang dari Tarakan, saya satu pesawat dgn pak Yusuf. Beliau ke Jakarta karena 
diundang oleh Dubes AS, utk menyaksikan  pemilu AS "life" di kedutaan besar 
Amerika. 

 

Sunggguh kita melihat ada harapan cerah dari implementasi kebijakan 
desentralisasi. Kita juga mendengar banyak pemda lain yang melakukan upaya 
inovatif. Pemerintah pusat seyogya nya dapat memfasilitasi agar upaya2 inovatif 
tersebut dapat ditularkan ke daerah lain. Banyak planner, teman-teman kita yang 
berkecimpung di berbagai kegiatan peningkatan kapasitas daerah, seperti pak 
Risfan, BTS, Widjono dll yang bisa share pengalamannya.    

 

Khusus utk pak Yusuf, sekalipun sudah purna-bakti semoga tetap dapat menularkan 
pengetahuannya kepada penerusnya dan kota-kota lain di Indonesia. Terimakasih,  
telah memberikan pencerahan dan banyak hikmah yang saya peroleh dari perjalanan 
ke Tarakan. 

 

Wassalam,

 

Abdul Alim Salam

 


--- Pada Ming, 4/1/09, Aunur rofiq <[email protected]> menulis:

 

 

  _____  

Coba 
<http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/maxwell/*http:/id.messenger.yahoo.com/>  
Yahoo! Messenger 9.0 baru 
Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang Messenger!

 

Kirim email ke