Dear Pak Iman & Rekans yth,

Contoh praktis barangkali Kota Solo. Pertama, pendekatannya yang memanusiakan 
pelaku sektor informal (PKL). Kedua, memberi tempat, lokalisasi yang dibayar 
lewat retribusi harian yang dikelola sangat rapi (anti bocor), tanpa 
downpayment. Sebagian lagi, dirapikan tempat jualannya, tertib dan rapi. Tapi 
lalu penegakannya juga konsisten. Kalau melihat beberapa site, seperti sekitar 
Mangkunegaran, bahkan bangunan-bangunan semi permanen yang jadi semi ruko bisa 
dibersihkan. Selain itu juga kerjasama dengan pertokoan modern.

Saya sempat tanya langsung ke Walikota Pak Jokowi, kenapa begitu telaten soal 
UMKM, PKL. Jawabnya: Solo sudah tak punya lahan lagi untuk kegiatan ekonomi 
skala besar. Jadi memang harus serius soal pemanfaatan lahan yang terbatas.

Kesimpulan, selain teknik tata ruang, juga ada soal manajemen pelayanannya, 
yang perlu diperbaiki. Dan, perubahan sikap Pemda (dan urban planner) bahwa 
pembukaan lapangan kerja juga tanggung jawabnya. Jadi berhentilah menganggap 
PKL sebagai perusuh. Dari awal jurusan Planologi sudah peduli ini, di awal 
1960an kan ada diktat stensilan tentang "hawkers and peddlers" dari 
bule-bule pelopor Planologi ITB itu. 

Salam,
Risfan Munir

[email protected] wrote: 
> Headline Kompas hari ini 1 Juni 2009  "Satpol PP Cerminan Pemda" , sebenarnya 
> kesantunan Satpol tdk cukup mencerminkan Pemda dalam menertibkan PKL, krn 
> dibalik itu banyak persoalan persoalan yg belum terjawab, apakah itu 
> kemiskinan, lapangan pekerjaan, komposisi informal sektor, ekonomi kerakyatan 
> dsb. Di aspek Tata Ruang, sebenar sdh mencoba menjawab terutama perencanaan 
> Tata Ruang Kota, pasal 28 UU No 26/ 2007 tentang PR, ut menyediakn Ruang 
> Terbuka Hijau , Non Hijau, jaringan pejalan kaki, sektor informal, dan ruang 
> evakuasi bencana. Menurut saya hal ini tdk mudah, apalagi kalau dikaitkan 
> terbatasnya hal penguasaan lahan oleh Pemda, hak kemilikan masyarakat, 
> kemampuan pemda dsb. Barangkali teman teman bisa share ut mewujudkan cita 
> cita ini.   Tabek trm ksh.  
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------------
> Komunitas Referensi
> http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo! Groups Links
>     Individual Email | Traditional
>     http://docs.yahoo.com/info/terms/



      

Kirim email ke