Mungkin Proyek Kop van Zuid-nya rottedam bisa dipakei Bappel SUramadu. Agak
mirip polanya,.. 

 

Pak Eka Dj, kuncen Rotterdam bisa mengimpartasi knowledgenya, mungkin,..
hehehehe. 

 

 

Regards,

 dwiagus 

http://bdwiagus.blogspot.com

http://bdwiagus.multiply.com 

 

"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to
watch somebody else doing it wrong, without comment."  - T. H. White

 

:::... Indo-MONEV ...:::

Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People
anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to
the work on monitoring and evaluation and other related development issues
including development aid works, particularly in Indonesia.

Join in by sending an email to:  [email protected] 

Find also Indo-MONEV in facebook:
<http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts>
http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf
Of benny hermawan
Sent: 08 June 2009 11:18
To: [email protected]
Subject: RE: [referensi] SURAMADU

 







 

Milis yth,

Memang isu yang diungkapkan p.BTS sangat relevan, apalagi nantinya dikaitkan
dengan biaya O & M jembatan suramadu yang diperkirakan memiliki life time
lebih dari 50 tahun (data published sekitar 100 tahun). menurut org sipil,
life time tersebut akan hanya bisa tercapai jikalau dilakukan upaya O & M
sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang sesuai. Hal ini tentunya membutuhkan
biaya yang ndak sedikit, olehkarenanya pemerintah menerapkan mekanisme toll
untuk mengisi - refill- kebutuhan dana bagi O & M tersebut.

Di sisi lain, tingkat pendapatan dari tol jembatan suramadu tersebut sangat
tergantung pada besaran LHR (yang diperkirakan sebesar 4000 kendaraan roda
empat dan 8000 kendaraan roda dua per hari : published data/ menurut saya
ini sangat optimis sekali), dimana besaran LHR ini juga sangat ditentukan
kekuatan daya tarik kedua pole (meminjam istilah p.BTS) yakni sisi Surabaya
dan sisi Bangkalan-Madura.

Berbagai penelitian menunjukan bahwa pergerakan orang ke luar madura lebih
banyak dibandingkan dengan pergerakan orang masuk, karena lapangan pekerjaan
di Madura relatif terbatas.Apabila tidak ada pengembangan daya tarik di sisi
pole madura, maka pembangunan jembatan suramadu ini berpotensi akan
memperbanyak atau mempermudah orang madura untuk ber out migrasi ke pulau
jawa, apalagi ada kemudahan dengan menggunakan sepeda motor (utk speda
motor, mnrt info pengelola jembatan sudah memasang alat pemantau kecepatan
angin dan memasang penahan atau pengurang hembusan angin untuk
pencegahan.apabila kecepatan angin melebihi batas ambang, katanya jembtan
tol akan ditutup atau dibatasi...katanya). Di lain pihak, saya juga pernah
membaca bahwa org madura yang melakukan outmigrasi cenderung menetap dan
jarang kembali ke pulau Madura. Jadi mengembangkan daya tarik di pole madura
memang suatu keharusan agar bisa mendorong LHR sesuai dengan perkiraan awal.

Meneruskan iseng-iseng mas dwi agus, sy memang masih belum tahu jelas
bagaimana memperkuat daya tarik pole sisi madura tersebut. secara normatif,
salah satu keunggulan sisi madura yang memang harus dipertahankan adalah
ketersediaan ruang atau lahan yang relatif nilai land rent nya lebih murah
dibandingkan land rent di sisi surabanya untuk berbagai kegiatan. Keuntungan
komplementaritas ini bisa dimanfaatkan jika memang ada kebituhan spill over
berbagai kegiatan di Surabaya dan alternatif yang tersedia dan paling
ekonomis ada di sisi madura (perlu dicatat ada lokasi lain yang juga
kompetitif seperti gresik,sidoarjo dll) Mendorong terjadinya spill over bisa
dilakukan secara alamiah atau dengan intervensi kebijakan misalnya
pemerintah melarang adanya lokasi pergudangan di Surabaya, pemerintah
menerapkan kebijakan land rent yang tinggi untuk kegiatan-kegiatan yang
mengandalkan luasan ruang atau lahan, seperti show room mobil, bengkel mobil
dll. 

Sebagai informasi, tugas untuk pengembangan wilayah jembatan suramadu akan
dilaksanakan oleh suatu Badan Pelaksana Pengembangan Wilayah SUramdu yang
ditetapkan melalui perpres 27/2008. Bersamaan dengan peresmian jembatan
suramadu, pemerintah juga akan menetapkan ketua Bapel Pengembangan Wilayah
Suramadu. Tugas dan fungsi Bapel ini menurut Perpres 27/2008 antara lain :

(i) menyusun rencana induk dan rencana kegiatan pengembangan infrastruktur
dan kegiatan pengembangan wilayah suramadu. menurut info, grand strategy
pengembangan wilayah suramadu sudah disiapkan dan akan ditindaklanjuti
dengan rencana rincinya. saya juga pengen tahu bagaimana grand strategynya

(ii) pengusahaan jembatan tol suramadu (rencananya akan dikerjasamakan
dengan badan usaha)

(iii) melaksanakan pengusahaan pelabuhan petikemas di Madura

(iv) mengelola wilayah kaki jembatan suramadu dan kawasan khusus di P.Madura

 

bayangan iseng n normatif saya, ada beberapa kegiatan yang bisa
dikembangkan, misal :

pembangunan lingkungan perumahan menengah atas yang harga per meter
perseginya harus relatif lebih murah dibandingkan pembangunan perumahan di
surabaya.Perumahan ini diperuntukan bagi pekerja2 atau pegawai pemda
surabaya. kendalanya adalah persoalah air minum dan menjamin bahwa harga
lahan tidak melambung tinggi. Badan pelaksana pengembangan wilayah jembatan
suramadu mustinya segera bertindak cepat mem-freeze-lahan-lahan di madura

pembangunan pergudangan untuk barang-barang yang memerlukan space besar
tetapi dengan harga sewa (land rent) yang murah dibandingkan dengan jikalau
harus berlokasi di Surabaya

Pembangunan pusat hiburan yang membutuhkan lahan luas seperti disynel land,
studio film, tempat berkuda, karapan sapi he2..kidzania skala besar dll

 

Yang jelas, jembatan suramadu sudah dibangun dengan biaya hampir Rp.5
T...sejarah akan membuktikan bagaimana manfaat pembangunan jembatan
tersebut..ini menjadi tugas berat Bapel Suramadu nantinya...berat banget
nampaknya..

 

salam...
--- On Sun, 6/7/09, Irwan Prasetyo <[email protected]> wrote:


From: Irwan Prasetyo <[email protected]>
Subject: RE: [referensi] SURAMADU
To: [email protected]
Date: Sunday, June 7, 2009, 7:17 PM


Kalau saya ingin juga mengangkat issue pengoperasian lalu-lintasnya.
Yang saya khawatirkan sekarang adalah motor-motor yang akan melewati
jembatan tersebut. Melihat perilaku pengendara motor di Indonesia, yang
kredit kepemilikannya cuman modal KTP, bagaimana nanti tingkat kecelakaan
disitu?

Dengan panjang jalan mungkin kurang lebih 5 km, kecepatan motor bisa
sampai 100 km, dan anginnya sangat besar, bahkan bisa menggeser mobil,
lokasi tersebut sangat rentan bagi pengendara motor.

Saya usul diadakan Park and Ride motor saja diujung jembatannya, biar
angkutan umum saja yang melewati jalan tersebut.

Jasa Marga sebelumnya pernah mengelola Jembatan Jamuna 5 km di Bangladesh,
yang lewat rata-rata 6000 kendaraan per hari, motornya cuman 120 per
hari. Saya ga tau yang di Suramadu, it still worries me..

Irwan Pras
------------ --------- --------- --------- ----

Sepertinya yang ditawarkan P.Madura adalah ruang,.. Kalau bukan untuk
industry, yah sepertinya untuk permukiman,.

Para developer real estate mungkin akan menangkap peluang itu dengan
menyulap, kawasan2 deket ujung gerbang suramadu di P.Madura dgn proyek2
perumahan,.. . biar mereka penduduk yang merasa sumpek dengan Surabaya,
mungkin akan melirik2 ke Madura, kalau developer itu mampu menawarkan
sebuah
dormitory town yang nyaman dan tentram,.. Pasarnya ya mereka kaum menegah
ke atas yang bisa beli mobil, nyewa sopir, yang banyak lokasi kegiatannya
dekat dengan kawasan di ujung jembatan di "mainland",. .

Mungkinini analisa ngawur,.. hehehehehe

Regards,

dwiagus

http://bdwiagus. <http://bdwiagus.blogspot.com/>  blogspot. com

http://bdwiagus. <http://bdwiagus.multiply.com/>  multiply. com

"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to
watch somebody else doing it wrong, without comment." - T. H. White

:::... Indo-MONEV ...:::

Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People
anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised
to
the work on monitoring and evaluation and other related development issues
including development aid works, particularly in Indonesia.

Join in by sending an email to: indo-monev-subscrib e...@yahoogroups. com
<http://us.mc395.mail.yahoo.com/mc/compose?to=indo-monev-subscribe%40yahoogr
oups.com> 

Find also Indo-MONEV in facebook:
<http://www.facebook .com/group. php?gid=34091848
<http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts>  127&ref=ts>
http://www.facebook .com/group. php?gid=34091848
<http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts>  127&ref=ts

From: refere...@yahoogrou ps.com
<http://us.mc395.mail.yahoo.com/mc/compose?to=referensi%40yahoogroups.com>
[mailto:refere...@yahoogrou ps.com
<http://us.mc395.mail.yahoo.com/mc/compose?to=referensi%40yahoogroups.com> ]
On
Behalf
Of Iman soedradjat
Sent: 08 June 2009 08:21
To: refere...@yahoogrou ps.com
<http://us.mc395.mail.yahoo.com/mc/compose?to=referensi%40yahoogroups.com> 
Subject: Re: [referensi] SURAMADU

pak BTS,

Idea dibangunnya jembatan SURAMADU dari awal saya juga mempertanyakan,
untuk
mendorong apa jembatan tersebut di bangun? Ada apa dengan P. Madura?dan
apa
yang bisa diperbuat oleh Surabaya?. Apakah sudah ada energi potensil di
daratan Surabaya sekitarnya ut mendorong pengembangan P. Madura.

Mungkin cita citanya sama pada saat membangun Jembatan Jalan dan Jembatan
yg
menghubungkan Batam - Rempang - Galang (Barelang), Jembatan tsb dibangun
untuk mendorong pembangunan P. Rempang dan Galang, tapi toh setelah
berpuluh
tahun Jembatan/Jalan dibangun, P. Rempang dan Galang ya, seperti itu2
juga.
Lebih optimis Barelang ini berkembang melihat potensi potensi yg dipunyai
oleh P. Batam serta kedudukan strategis Barelang ini dekat dengan
Singapura.

Okelah, seandainya kita mau membangun kawasan kawasan Industri di Pulau
Madura, untuk memberikan fungsi signifikan terhadap jembatan SURAMADU,
kitapun bisa belajar dari pembangunan kawasan-kawasan Industri di P.
Batam,
Lobam dan Lagoi di Bintan yg betul-betul sdh disiapkan lahannya. Kawasan
Industri Lobam seluas kurang lebih 4.000 Ha, efektif yg baru dibuka adalah
hanya 105 Ha (2,6%), sementera kawasan Wisata Lagoi
seluas 23.000 hanya 10% yg efektif telah dimanfaatkan setelah puluh tahun
dibuka. Mungkin komparasi ini tidak setara, tapi kita bisa belajar seperti
apa yang perlu dilakukan thp P. Madura, yg tgl 10 juni ini akan dibuka.

Tabek
--- On Sun, 6/7/09, Bambang Tata Samiadji <btsamia...@yahoo. com
<http://us.mc395.mail.yahoo.com/mc/compose?to=btsamiadji%40yahoo.com> >
wrote:

From: Bambang Tata Samiadji <btsamia...@yahoo. com
<http://us.mc395.mail.yahoo.com/mc/compose?to=btsamiadji%40yahoo.com> >
Subject: [referensi] SURAMADU
To: refere...@yahoogrou ps.com
<http://us.mc395.mail.yahoo.com/mc/compose?to=referensi%40yahoogroups.com> 
Date: Sunday, June 7, 2009, 8:21 PM

Dear all.

Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Madura sebentar lagi
diresmikan. Kita ingat bahwa ide menyambung dua pulau (Jawa dan Madura)
sudah lama sekali. Pak Harto (bersama Liem Swie Liong) telah memprakarsai.
Pada waktu itu Pemerintah lagi giat-giatnya membangun kawasan industri dan
inginnya Madura sebagai pusat industri baru (dengan investornya para
konglomerat) . Upayanya adalah membujuk warga Madura agar daerahnya boleh
dijadikan pusat industri dengan membangun Universitas Bangkalan yang
modern.
Setelah dibangun,... orang Madura ogah. Madura hanya boleh dibangun
industri
ringan-ringan saja. Karena itu ide membangun jembatan Suramadu gugur
karena
bila hanya industri ringan, buat apa harus membangun jembatan yang mahal
itu? Tapi komitmen membangun jembatan Suramadu sangat kuat, utamanya
komitmen dari mantan Gubernur Moch Noer dan gubernur-gubernur Jatim
berikutnya. Akhirnya, setelah mendapat pinjaman lunak (kalau nggak salah
dari Jepang),
Pemerintahan Megawati mulai membangun setengah jalan dan terus dilanjutkan
oleh Pemerintahan SBY-Kalla.

Rencananya, Jembatan Suramadu itu menjadi jembatan tol dan sepeda motor
boleh ikut masuk. PP 15/2005 yang hanya mengijinkan kendaraan roda empat
sehingga PPnya harus dikoreksi. Yang menjadi pertanyaan apakah Jembatan
Tol
Suramadu akan berhasil, dalam arti untung karena jumlah kendaraan yang
lewat
akan banyak?

Umumnya, jalan tol yang untung itu adalah yang menghubungkan 2 pole yang
sama-sama kuat dan jalan tol dalam kota (untuk menghindari kemacetan).
Jalan
tol yang menghubungkan 2 pole yang kuat misalnya antara Jakarta dan
Bandung;
Jakarta dan Bogor; jakarta dan Tangerang. Jalan Tol yang menghubungan 2
pole
yang kurang kuat, umumnya mengalami kerugian, alias jumlah kendaraan yang
lewat tidak memenuhi batas ambang untung (biasanya 25 ribu per hari).
Jalan
tol yang tidak untung antara lain : Belmera yang menghubungkan Medan dan
Belawan/Tanjung Morawa dan ruas tol Serang dan Merak. Beberapa tender
jalan
tol yang menghubungkan 2 pole yang tidak seimbang, misalnya
Semarang-Demak,
Solo-Ngawi, Medan - Kuala Namu kurang diminati investor.

Bagaimana prospek Jembatan Suramadu yang menghubungan Surabaya (Jawa
Timur)
yang kuat dan Madura yang kurang kuat? Apakah jembatan Suramadu itu
menguntungkan? Hemat saya, kalau posisi Madura tetap seperti apa adanya,
dan
hanya boleh untuk industri ringan, maka kemungkinan akan kurang
menguntungkan karena traffic generation-nya sangat lemah. Nah di sinilah
peran perencana pembangunan termasuk Planner perlu memikirkan strategi
pengembangan Madura. Untuk itu pertanyaannya, apakah RTR Madura sudah
mengakomodir pembangunan aneka industri yang tidak terbatas industri
ringan
saja, di mana lokasi-lokasi kawasan industrinya, bagaimana kesiapan
masyarakat Madura untuk menerima pendatang dan kehidupan baru akibat
industrialisasi, apa regulasi yang diperlukan untuk itu, dan banyak lagi
enginering yang musti dilakukan terhadap Madura. Kalau tidak, nasibnya
seperti jembatan Barelang (Batam-Rempang- Galang), cuma bagus di foto-foto
saja.

Bagaimana pendapat teman-teman?

Thanks. CU. BTS.



Kirim email ke