Pak DwiAgus, saya lanjutkan sedikit lagi mengenai 'kunci' dalam
pengembangan kawasan di manapun di dunia ini, mudah-mudahan berguna bagi
yang sedang mendalami, yaitu 'pengembangan kawasan' adalah 'jualan
tanah'. Sebenarnya ada faktor manajemen perubahan nilai lahan yang
dilakukan oleh pengembang kawasan, apakah real-estate, KEK, Kapet, dll.
Persamaan matematisnya saya turunkan sebagai berikut :

pengembangan kawasan = jualan tanah, atau fungsi diferensialnya :

f [pengembangan kawasan] = f [jualan tanah]

Sehingga sebenarnya sangat sederhana, dan tidak perlu terlalu repot
memikirkan yang lain. Mudah-mudahan berguna. Salam.

-ekadj


--- In [email protected], "ffekadj" <4ek...@...> wrote:
>
>
> Pak DwiAgus, pengembangan kawasan seperti Madura, Batam, KEK, dll
memang
> perlu ilmu/pengetahuan khusus, yang disebut dengan 'urban/area
> management'. Jadi hal seperti ini tidak bisa dijawab dengan memuaskan
> oleh planning, civil engineering, dan public policy. Untuk 'area
kecil'
> dipelajari secara khusus di PL-Untar. Beberapa pakar yang menguasai
> urban management ini di Surabaya yang saya kenal di antaranya:
> Alisyahbana dan Hendro Gunawan. Mengenai Kop van Zuid, silahkan
merujuk
> ke link <http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/2800> ini.
> Salam.
>
> -ekadj
>
>
> --- In [email protected], "Benedictus Dwiagus Stepantoro"
> bdwiagus@ wrote:
> >
> > Mungkin Proyek Kop van Zuid-nya rottedam bisa dipakei Bappel
SUramadu.
> Agak
> > mirip polanya,..
> >
> > Pak Eka Dj, kuncen Rotterdam bisa mengimpartasi knowledgenya,
> mungkin,..
> > hehehehe.
> >
> > Regards,
> >
> > dwiagus



Kirim email ke