Pak Budi Situmorang ysh,

Mohon izin menambahkan list berikut :

> 1 Ibukota di Palangkaraya
<http://www.wikimapia.org/#lat=-2.214224&lon=113.928909&z=12&l=0&m=a&v=2\
>   (Bung Karno [presiden], ... [Menteri PU era Orla], Deden R
[referensier])
> 2 Ibukota di Jonggol
<http://www.wikimapia.org/#lat=-6.41766&lon=107.022629&z=11&l=0&m=a&v=2>
(Pak Harto [presiden])
> 3 Ibukota di perbatasan Sumsel-Lampung
<http://www.wikimapia.org/#lat=-3.647056&lon=105.490723&z=11&l=0&m=a&v=2\
>  , 20an km arah timur Pematang Panggang (ekadj [referensier])
> 4 Ibukota di seputaran Gunung Muria 
<http://www.wikimapia.org/#lat=-6.607316&lon=110.859604&z=11&l=0&m=a&v=2\
>  (ekadj [referensier])
> 5 Ibukota di koridor Yogya-Solo
<http://www.wikimapia.org/#lat=-7.683773&lon=110.630264&z=11&l=0&m=a&v=2\
>   (Bambang SP [referensier])
> 6 Ibukota di Provinsi Kalsel atau Sulsel (Djarot P [referensier])
> 7 Ibukota di tepi Sungai Barito
<http://www.wikimapia.org/#lat=-2.987613&lon=114.674263&z=13&l=0&m=a&v=2\
>  (ekadj [referensier])

> 8 Ibukota di Tangerang (Suryono Herlambang [referensier], mohon
lokasinya ditunjukkan)

> 9 Ibukota di Serpong (Aunur R [referensier])
> 10 ..... Ibukota di Kalimantan atau Sulawesi (Deden Rukmana 11/02/08)

> 11 Ibukota di kaki Gunung Ciremai (Iman S [referensier], bisa pak
lokasinya ditunjukkan?)
> 12 Ibukota antara bandara Sukarno Hatta - Jakarta (Budi Situmorang
[referensier], koordinatnya pak?}.

Walau sepertinya bukan pindah ibukota pak, tapi pindah kantor ...
hehehe. Salam.

-ekadj


--- In [email protected], budi Situmorang <bsitumor...@...>
wrote:
>
> PAk Andi yg budiman,
>
> Usulan saya bukan BSD, krn sudah terlanjur berkembang dan bakal lebih
sulit. Kalau saya usul sih somewhere (belum pasti? krn hrs dicari dgn
cermat dari segala aspek dan hrs juga transparan) antara bandara Sukarno
Hatta - Jakarta, krn bila di JOnggol atau seseorang bilang antar Bekasi
- Cikampek, krn lahan yg cukup tersedia, sgt tidak mgkn krn menuju je
sana saja yg pasti melewati Jakarta, sdh pasti macet (anytime loh). Jadi
usulan saya di Barat Daya kota Jakarta.
>
> Tentang RTRWN, bapak mgkn salah informasi krn baru direvisi 1 kali,
diawali dgn evaluasi, perumusan kembali, baru leal drafting (dalam 3
tahun anggaran berturutan), shg jadi PP 26 tahun 2008. Benar, dalam
RTRWN baru bicara fungsi kota, dan informasi pemindahan ibukota negara
belum ada. Pemindahan kota memang saat itu sempat berkembang tetapi
sepertinya dalam pembahasan menghilang karena aspek politisnya yg sangat
kental. Pak Andi mgkn ingat juga sempat mencuat akan digeser ke Jonggol
(jaman orde baru). Informasi ini pernah diklarifikasi pada saat diskusi
penyiapan perpres jabodetabekjur. Katanya malah perpres tersebut dicabut
(mungkin ada yg lebih jelas mengetahui riwayat ini). Jadi saat itu
diputuskan tidak diakomodasikan pak.
>
> Demikian dulu info lanjutannya....
> Salam,
> Budi Situmorang
>
> --- Pada Ming, 27/12/09, Andi Plano andipl...@... menulis:
>
>
> Dari: Andi Plano andipl...@...
> Judul: Re: [referensi] Re: Tgp (2a) Fwd: Ibukota INdoneSia PIndaH ???
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Minggu, 27 Desember, 2009, 9:18 PM
>
>  Salam Referensiers
>
> Ikutan nih. BSD bersaing dengan Tiga Raksa saja kalah memperebutkan
ibukota kabupaten Tangerang, apa lagi mau jadi ibukota negara ? Harusnya
ide pemindahan ibukota Indonesia sudah dimuat dalam RTRWN yang sudah 10
th ini direvisi terus, yang menghabiskan banyak uang rakyat.
> Mohon pencerahannya.
>
> @ndi
>
> --- On Sat, 12/26/09, budi Situmorang bsitumor...@... wrote:
>
> From: budi Situmorang bsitumor...@...
> Subject: Re: [referensi] Re: Tgp (2a) Fwd: Ibukota INdoneSia PIndaH
???
> To: [email protected]
> Date: Saturday, December 26, 2009, 1:06 PM
>
> Pak AGus,
>
> Ini memang dapat dipahami bila mempelajari studi mereka, beberapa
lokasi alternatif (dari enam lokasi) adalah menjelaskan hal tersebut
(polycentric) , tetapi jangan lupa ini adalah ibukota negara (main idea)
dan bukan pertumbuhan baru yg hanya berbasis ekonomi wilayah semata.
Ibukota negara diartikan sbg fungsi penyelenggaraan administrasi
pemerintahan nasional dan fungsi diplomatik negara sahabat. Objektif ini
yg scr konsisten dijabarkan ke dalam fungsi ruang, kemudian
direalisasikan.
>
> Kalo mengadopsi pemikiran malaysia, lokasi paling mungkin menurut saya
sementara adalah antara BAndara Soekarno-Hatta dengan Jakarta, yang
mengarah ke Barat Daya, tetapi kalo bisa lokasi tsb yg masih berupa
perkebunan atau bekas, Idealnya sih memang ada di BSD. BSD sudah keburu
dikembangkan jadi kota mandiri (fgs perkotaan, ibukota).
>
> Referensiers, kalo sekalian keluar dari Jakarta, mgkn sekali tetapi
pengalaman dari Canberra yg sudah mulai dari awal tahun 1900, dan baru
terwujud setelah 50 tahun. Ini butuh pemikiran yg juga tdk kalah
matangnya.
>
> Demikian dulu,
> Budi Situmorang


Kirim email ke