SAlam, Identifkasi masalah yang mengena, Pak Kus. Namun di bagian akhir tawaran solusi, saya pikir yang diperlukan itu adalah inisiatif yang lebih lintas bidang. Sehingga judul Dewan Tata Ruang rasanya masih seperti baju yang kesempitan. Berdasarkan visi yang lebih makro bisa diusulkan seperti Dewan Pembangunan KTI, atau Dewan Pembangunan Berkelanjutan, dll. Hingga kini pemahaman tata ruang masih dimaknai sebagai kegiatan yg portofolionya adalah Rencana Tata Ruang. Sedangkan masalahnya adalah portofolio yang fragmented antar instansi yagn berkontribusi dalam pembangunan kawasan...
MJS --- On Sun, 4/11/10, Wanto None <[email protected]> wrote: From: Wanto None <[email protected]> Subject: Re: Pulih :-) [referensi] Re: Pembangunan Wilayah To: [email protected] Date: Sunday, April 11, 2010, 4:30 PM Pemikirannya tentang fallacy yang brilliant. Ak mau menambahkan current problem yang mungkin dihadapi. Kalo dulu waktu sentralisasi masalah pembangunan KTI adalah korupsi. Kalo sekarang setelah desentralisasi masalahnya nambah tidak hanya korupsi tetapi juga koordinasi dan ,politik dan sumber daya manusia. Pemerintah daerha di beri keleleuasaan penuh untuk membangun infrastrukturnya tetapi uangnya darimana? Pinjam ke luar negeri kan harus melalui pemerintah pusat, dan kadang kala terjadi miskoordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah sehingga proyek terkatung2. masalah politik, kecenderungan karena sudah pilkada, daerah tidak punya grand design tata ruang untuk jangka 20 - 30 tahun ke depan dan lebih menggunakan pragmatisme karena jabatan politik yang hanya terbatas 5 tahun. Itu tantangan besar tidak hanya di Timur tapi juga di Barat. Masalah sumber daya manusia itu masalah klasik. Bukan tidak ada tenaga ahli ditimur, tetapi faktor sistem birokrasinya yang membuat para tenaga ahli dan profesional mending lari ke jakarta ato ke luar negeri.Sedangkan di lingkungan kab/kota (PNS) lebih senang mengurusi yang rutin2 saja, dan PU/Bappenas yang munkin banyak ahli perencanaannya dengan otonomi daerah sulit untuk menerapkan proyek2 nasionalnya. Harus ada semacam Dewan Tata Ruang kayanya di tiap2 daerah yang lepas dari pengaruh politik dan berisi kader2 handal di bidang tata ruang dan infrastruktur. KUS --- On Fri, 4/9/10, hengky abiyoso <watashi...@yahoo. com> wrote: From: hengky abiyoso <watashi...@yahoo. com> Subject: Re: Pulih :-) [referensi] Re: Pembangunan Wilayah To: "referensi" <refere...@yahoogrou ps.com> Date: Friday, April 9, 2010, 4:52 AM

