Kalo Fatwa MUI telah menyatakan Haram, ya sudah memang haram. Jika ternyata ada 
org yang tidak perduli dengan itu semua, itu kembali ke pribadi masing-masing.

Tahukah kita semua? Meninggalkan sholat merupakan salah satu dosa besar (yang 
pasti lebih besar dari dosa pacaran +pegang2an). Sekarang, lihat berapa orang 
yang meninggalkan sholat di rumah kita? tetangga kita?  RW/RT atau kampung 
kita? Apakah mereka tidak tahu bahwa menginggalkan 1x sholat termasuk dosa? 
Mereka dan kita tahu jawabannya. Begitu juga dengan Puasa, lihat aja sendiri, 
apakah mereka tidak tahu kalo gak puasa dosa? 

Jadi, sebenarnya bagi orang beriman, gak ada fatwa MUI ataupun ada, merokok ya 
memang Haram. Bapak dan abang saya sendiri perokok, tapi apakah karena dia ortu 
saya lalu Hkm tsb berubah ? tentunya tidak. Terus apakah kita harus memusuhi 
mereka? juga tidak. Namun setidaknya, di dalam hati kita sudah tertanam  suatu 
NILAI. 

Masalah dampak negatif jika difatwakan Haramnya rokok terhadap ekonomi mungkin 
menjadi alasan sebagian orang. Tetapi, apakah orang2 tidak tahu, bahwa sulitnya 
ekonomi sekarang merupakan salah satu sebab "Halalnya merokok" dimana2 dan 
karena Ingkar terhadap aturan Islam?

Orang Islam harus yakin, Jika meninggalkan yang buruk akan diganti Allah dengan 
yang lebih baik. Jika memberi sedekah rezeki lancar. Jika kita tidak yakin, 
bahkan lebih yakin dari sebab pembawa rezeki (dari jual rokok, kerja di pers 
rokok dsb) ketimbang SI PEMBERI REZEKI itu sendiri... Ya wajar aja nasib kita 
begini2 terus...

Apakah kita akan bilang bahwa jika Pabrik Minuman Keras ditutup akan 
mendatangkan bencana bagi warga pekerja tersebut? Belum tentu. Ini sama dengan 
"orang yang berpikiran, kalau dia meninggal dunia anak istriku makan apa?" 
Memangnya suami yang memberi rezeki istri? Jangan2 istri yang kita tinggalkan 
mendapat jodoh yang lebih baik ekonominya dari kita, siapa sangka? Allah kan 
sesuai dngan prasangka hambanya. 

Fenomena yang sering terjadi di rumah tangga mungkin bisa djadikan i'tibar. 
Jika seorang suami lagi keluar kota/pergi jauh, umumnya istri akan semakin 
dekat dengan tuhannya. Berdoa, mohon rendah rezeki, kerjaan ringan bisa 
dilakukan sendiri bahkan yang berat. Tapi, saat suami ada dirumah, kemana semua 
doa2 tersebut, kemana perginya kemandirian istri tersbut? Cth: untuk 
menggantungkan jam dinding aja, terkadang harus memanggil suami. Padahal kalo 
suaminya gak ada, bisa mandiri.

=== www.goodank.co.cc (distributor CD/DVD BSE Diknas Gratis) ===


NoPie Wamurga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Sebetulnya 
yang patut dikasihani ya diri anda sendiri, kalo mau komenta baca dulu yang 
ditulis orang , dilihat, dicermati, dipahami aru komentar!!!
Mungkin inilah salah satu contoh manusia yang dikatakan "Sok Bijak"

--- On Fri, 9/12/08, Cahaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Cahaya <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [rumahilmu] Re: [CATHAR] Rokok, Wah Haram???!!
To: [email protected]
Date: Friday, September 12, 2008, 4:09 AM

                       
Mau memperjuangkan Allah atau perokok?

Kasian banget wamurga.


2008/9/11 NoPie Wamurga <[EMAIL PROTECTED] com>
                                  
 Boleh saja anda berpikir Fatwa Haram harus keluar karena menurut anda banyak 
kerugiannya, tapi jangan lupa karena ketidak senangan orang yang berpikiran 
seperti anda tidak memikirkan sisi lain dari orang-orang yang akan dizolimi 
karena fatwa itu!
 Berapa uta orang akan kehilanganpekerjaan nya apabila pabrik rokok harus 
tutup,berapa rbu petani tembakau dan cengkeh akan kesulitan bagaimana untuk 
menghidupi keluarganya? ?semua disebabkan karna fatwa itu! Apa anda sudah ernah 
ke daerah Kediri dan kudus? disana Home Industri terbanyak adalah pembuatan 
rokok!
 Sangat Naif banget ya doa anda kepada ALLAH untuk memberi petunjuk kepada 
orang yang merokok untuk berhenti! Kenapa anda tdak memohon doa agar bangsa ini 
(Indonesia) bisa menjadi negara yang Haq di mata ALLAH SWT, dan Dinnullah bisa 
tegak di Bumi Indonesia! Apa anda yakin ibadah anda diterima ALLAH SWT  
sementara anda masih dalam belenggu Hukum Thogut negara ini!


--- On Thu, 9/11/08, ais efa <arista.kristiawan@ yahoo.com> wrote:
 From: ais efa <arista.kristiawan@ yahoo.com>
Subject: [rumahilmu] Re: [CATHAR] Rokok, Wah Haram???!!
 To: [EMAIL PROTECTED] ps.com

Date: Thursday, September 11, 2008, 1:31 PM

                       
 semoga fatwa ROKOK HARAM cepat dikeluarkan,
coba sebutkan apa keuntungan dari merokok?
klo mo disebutkan kerugian merokok, walah bisa 2 halaman

semoga Allah swt memberikan petunjuk kepada yg merokok agar berhenti merokok
 dan mengalokasikan uangnya utk kepentingan istri dan anak-anaknya.

Kisah :
diterangkan dalam hadits bahwa makruh hukumnya orang yg pergi sholat ke masjid 
tapi bau bawang, pete, jengkol (he...he..) krn dapat menggangu orang lain 
(kebauan kalee)
 
apalagi yg habis ngerokok, dah ngerusak badannya (bukannya dijaga), ngerusak 
penciuman orang di sekelilingnya tauuu.

Salam sayang saudara  :)


       
---------------------------------
  Dapatkan alamat Email baru Anda!  
 Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
     
           


               
                 
                      




      
           

        
     
                                       

       

Kirim email ke