Betul betul☺☺. Sama seperti guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, jd guru nggak boleh hidup layak he he he
Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Oguds <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 6 Jul 2013 19:55:04 To: H Y<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market Oh ya? Itu khan kata anda sendiri (pake nyebut orang bodoh lagi). Prasyarat kehancuran sebuah negara ya seperti itu, kesombongan. Semua negara atau peradaban besar di dunia ini hancur pada akhirnya. Tokoh yg paling terkenal soal itu adalah Firaun. Ini sudah hukum alam. Jadi, jangan mengira mereka bisa mengendalikan krisis yg mereka ciptakan sendiri. Percaya deh, waktu yg akan membuktikan itu. Saturday, July 6, 2013, 7:37:08 PM, you wrote: HY> Kebalik boss... HY> Siapa bilang mereka krisis ? HY> Itu hanyalah drama... HY> Lihat saja freeport dipermasalahkan bangsa indonesia... Harga HY> emas langsung digebuk abis... Jadi tetap saja mereka keruk dengan harga murah kan ? HY> Lihat BBM dinaikkan..., harga OIL langsung melejit... sama saja HY> bohong kan... Ngilangin subsidi... Tp importnya lebih mahal... Hahahaha. HY> Hanya org2 *maaf* bodoh yang percaya bahwa negara2 mereka mengalami krisis. HY> Mereka adalah market maker dunia... HY> Jadi kalo bikin drama ya ngga abal2... Hehehe. HY> Salam Trader, HY> H Y HY> ©2013 HY> Hidupmu adalah Imajinasimu ™ HY> http://twitter.com/HQ_Trader HY> ...sent from my BlackBerry® Z10 HY> From: LkmJkt <[email protected]> HY> Sender: [email protected] HY> Date: Sat, 6 Jul 2013 19:20:03 +0700 HY> To: saham yahoogroups<[email protected]> HY> ReplyTo: [email protected] HY> Subject: Re: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market HY> HY> Masih banyak Orang lokal berpikir bule itu yg paling pandai. HY> Padahal kalau di lihat saat ini . mereka urus negri sendiri saja, nga selesai selesai. HY> 2013/7/6 <[email protected]> HY> Hebat pemikirannya, tapi kok ya, retail lokal kok tetap kena hal yang sama. HY> Tanya kenapa ??????????? HY> Powered by Telkomsel BlackBerry® HY> From: [email protected] HY> Sender: [email protected] HY> Date: Sat, 6 Jul 2013 12:10:04 +0000 HY> To: <[email protected]> HY> ReplyTo: [email protected] HY> Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market HY> HY> Pak H Y, mungkin itu yang dimaksud juga dengan kelebihan pemilik, HY> kick out dulu pemilik yang lain.. :-) HY> Salam, HY> Rudi. HY> Powered by Telkomsel BlackBerry® HY> From: "H Y" <[email protected]> HY> Sender: [email protected] HY> Date: Sat, 6 Jul 2013 11:56:52 +0000 HY> To: <[email protected]> HY> ReplyTo: [email protected] HY> Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market HY> HY> Itu kan punya maksud, HY> Agar para investor asing taking profit serempak... Menimbulkan HY> kepanikan bagi trader lokal... Hingga akhirnya ikut2an cutlose HY> sesuai ajaran para analyst sekuritas. HY> Saat kepanikan itu mulai reda... Menyisahkan trauma dan ketakutan HY> utk memulai ambil posisi buy kembali... HY> Saat itulah mereka perlahan, dikit2... Kumpulin saham2 yg sdh terdiskon. HY> Setelah stok banyak... Baru deh keluarin good news... Dipancing HY> dengan bit volume besar... Padahal yg jual dan beli sami mawon... HY> Harga melambung... Trader lokal baru mulai ada keberanian beli... HY> Saat kepercayaan memasuki fase eforia... Langsung deh diguyuuuur habis2an disertai bad news.... HY> :) HY> Supaya bisa dapat barang murah lagi... HY> Salam Trader, HY> H Y HY> ©2013 HY> Hidupmu adalah Imajinasimu ™ HY> http://twitter.com/HQ_Trader HY> ...sent from my BlackBerry® Z10 HY> From: "T Jayamudita" <[email protected]> HY> Sender: [email protected] HY> Date: Sat, 6 Jul 2013 18:31:55 +0700 HY> To: milis obrolan-bandar<[email protected]>; milis saham<[email protected]> HY> ReplyTo: [email protected] HY> Subject: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market HY> HY> Friday, July 05, 2013 13:51 WIB HY> Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik Perkeruh Market HY> Ipotnews - Analis sekuritas menilai riset Morgan Stanley dapat HY> membuat kondisi pasar modal Indonesia semakin tidak kondusif. HY> Riset tersebut juga bersifat negatif karena memberikan gambaran HY> tentang kondisi pasar modal Indonesia yang bukan lagi tempat yang nyaman untuk berinvestasi. HY> Sebelumnya kepala Morgan Stanley (MS) yang berbasis di New York, HY> Jonathan Garner, memberikan gambaran bahwa pasar modal Indonesia HY> bukan lagi tempat yang nyaman bagi investor untuk berinvestasi. HY> Pasar ekuitas Indonesia diturunkan menjadi underweight (jenuh jual) dari equalweight (normal). HY> "Pasar saham Indonesia merupakan yang paling rentan di Asia HY> Tenggara untuk pelarian modal di tengah valuasi mahal saham HY> berkapitalisasi besar oleh investor asing," ujar Garner, seperti HY> dikutip dari Bloomberg, Jumat (5/7). HY> Oleh Morgan Stanley, IHSG juga divaluasi aktiva bersihnya sebesar HY> 2,8 kali aktiva bersih. Jumlah tersebut adalah yang tertinggi HY> diantara 17 pergerakan ekuitas Asia, bahkan setelah mengalami HY> pelemahan 11% dari level tertingginya di 20 Mei 2013. HY> "Indonesia masih merupakan negara yang relatif kelebihan HY> kepemilikan (overowned)," tulis Garner dan koleganya di Hong Kong, Yang Bai dan Pankaj Mataney. HY> Berdasarkan data Bloomberg, selama tujuh tahun terakhir, investor HY> asing memang telah melakukan beli bersih (net buy) di pasar modal HY> Indonesia dengan jumlah sebesar US$16 miliar. Akan tetapi, pada HY> 2013 ini, investor asing telah melakukan jual bersih (net sell) senilai US$210 juta. HY> Rating tersebut juga didasari oleh riset PT CIMB Securities HY> Indonesia tiga hari yang lalu. Dalam riset tersebut disebutkan, HY> CIMB Securities Indonesia memangkas rekomendasi saham-saham di HY> bursa lokal terkait potensi inflasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). HY> Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada, menilai riset HY> tersebut dirilis oleh Morgan Stanley pasca Bank Dunia memangkas HY> proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2013 menjadi 5,9% karena HY> kenaikan inflasi yang dapat mengganggu permintaan domestik dan HY> melemahkan investasi. Pemerintah menaikkan harga BBM dalam negeri HY> pada bulan lalu untuk pertama kalinya sejak 2008. HY> "Dalam penilaian kami, pernyataan dari Morgan Stanley tersebut HY> dapat membuat kondisi pasar modal Indonesia semakin tidak kondusif HY> dan memberi gambaran pasar modal Indonesia bukan lagi tempat yang HY> nyaman untuk berinvestasi," ujar Reza, Jumat (5/7). HY> Jika memang demikian, lanjut Reza, maka pihaknya menilai kondisi HY> fundamental emiten tidak dapat menjadi dasar penilaian dari para HY> investor untuk memilih suatu saham. Padahal realita yang terjadi HY> di sepanjang semester pertama 2013 adalah investor asing telah HY> membukukan keuntungan lebih dari Rp1 triliun dari selisih beli bersih dan jual bersih. HY> "Akankah mereka (Morgan Stanley) akan kembali mengeruk keuntungan HY> di tengah kondisi pasar yang panik? Sungguh penilaian yang tidak HY> mendasar dan hanya membuat pelaku pasar panik tanpa ada solusi HY> bagaimana memajukan pasar modal Indonesia," kritik dia. HY> (Rheza Andhika/mk) -- Tertanda, Oguds [960000031] ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
