ketinggalan... hehehehe

Jangan membaca berita mentah2... tetapi analisalah lebih lanjut...
Indonesia tetap memiliki daya pikat yang dasyat bagi kalangan investor asing...
Hanya saja mereka minta discount... biar dapat murah... hehehehe

nah pertanyaannya maukah kita sebagai bangsa menjual aset2 kita dengan harga 
murah ?

saya sering memperhatikan asing net buy/sell sementara harga bisa drop atau 
naik tinggi...
padahal asing hanya melakukan buy/sell dengan volume kecil...
istilahnya mereka melakukan shock therapy terhadap market bisa bear/bull 
sehingga menyebabkan trader lokal latahan cut lose berjamaah... atau borong 
berjamaah... :)

hanya yang pintar dan tidak serakah yang mendapatkan keuntungan, sementara 
lebih banyak yang terjebak dan merugi karena keserakahannya.

 
Salam Trader,

H Y
©2013
Hidupmu adalah Imajinasimu ™
http://twitter.com/HQ_Trader 



>________________________________
> From: HY <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]> 
>Sent: Saturday, July 6, 2013 11:58 PM
>Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik 
>Perkeruh Market
> 
>
>
>  
>Kenapa harus panik ?
>Pertumbuhan ekonomi kita dan juga dunia semakin membaik koq...
>Salah satu contoh : 
>- China menguasai market smartphone dunia dengan Samsung androidnya.
>- Indonesia sudah bisa memproduksi pesawat terbang dan kualitasnya sudah 
>diakui dunia.
>- dll
>
>Bahkan perusahaan2 kita mendukung kenaikan BBM... kenapa ?
>Itu tandanya mereka telah siap dan sudah antisipasi dengan memaksimalkan 
>produksi saat harga bahan bakunya belum naik.
>
>Jadi dengan kenaikkan BBM justru akan melipat gandakan keuntungan mereka yaitu 
>harga produksi mereka yang akan disesuaikan dengan kenaikan harga BBM.
>
>Apalagi perusahaan2 yang bergerak dalam bidang ekspor... dimana nilai dollar 
>US sedang melambung tinggi.
>Tambah lagi deh keuntungannya...
 :)
>
>
>
> 
>Salam Trader,
>
>H Y
>©2013
>Hidupmu adalah Imajinasimu ™
>http://twitter.com/HQ_Trader 
>
>
>
>>________________________________
>> From: Musicallypso <[email protected]>
>>To: "[email protected]" <[email protected]> 
>>Sent: Saturday, July 6, 2013 7:48 PM
>>Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik 
>>Perkeruh Market
>> 
>>
>>
>>  
>>itu devisa ampe dbwh 100 miliar aman gak tuh
>>jd posisi terakhir 98.10 miliar
>>gara2 intervensi rupiah trs 
>>katanya 100 miliar level psikologis ya
>>
>>Sent from my iPhone
>>
>>On Jul 6, 2013, at 7:37 PM, "H Y" <[email protected]> wrote:
>>
>>
>>  
>>>Kebalik boss...
>>>
>>>Siapa bilang mereka krisis ?
>>>Itu hanyalah drama...
>>>Lihat saja freeport dipermasalahkan bangsa indonesia... Harga emas langsung 
>>>digebuk abis... Jadi tetap saja mereka keruk dengan harga murah kan ?
>>>
>>>Lihat BBM dinaikkan..., harga OIL langsung melejit... sama saja bohong 
>>>kan... Ngilangin subsidi... Tp importnya lebih mahal... Hahahaha.
>>>
>>>Hanya org2 *maaf* bodoh yang percaya bahwa negara2 mereka mengalami krisis.
>>>Mereka adalah market maker dunia...
>>>Jadi kalo bikin drama ya ngga abal2... Hehehe.
>>>
>>>
>>>Salam Trader,
>>>
>>>H Y
>>>©2013
>>>Hidupmu adalah Imajinasimu ™
>>>http://twitter.com/HQ_Trader
>>>
>>>...sent from my BlackBerry® Z10
>>>________________________________
>>>
>>>From:  LkmJkt <[email protected]> 
>>>Sender:  [email protected] 
>>>Date: Sat, 6 Jul 2013 19:20:03 +0700
>>>To: saham yahoogroups<[email protected]>
>>>ReplyTo:  [email protected] 
>>>Subject: Re: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik 
>>>Perkeruh Market
>>>
>>>  
>>>Masih banyak Orang lokal berpikir bule itu yg paling pandai.
>>>
>>>
>>>Padahal kalau di lihat saat ini . mereka urus negri sendiri saja, nga 
>>>selesai selesai.
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>2013/7/6 <[email protected]>
>>>
>>> 
>>>>
>>>>
>>>>Hebat pemikirannya, tapi kok ya, retail lokal kok tetap kena hal yang sama.
>>>>Tanya kenapa ???????????
>>>>
>>>>
>>>>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>>>________________________________
>>>>
>>>>From:  [email protected] 
>>>>Sender:  [email protected] 
>>>>Date: Sat, 6 Jul 2013 12:10:04 +0000
>>>>To: <[email protected]>
>>>>ReplyTo:  [email protected] 
>>>>Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik 
>>>>Perkeruh Market
>>>>
>>>>  
>>>> Pak H Y, mungkin itu yang dimaksud juga dengan kelebihan pemilik, kick out 
>>>> dulu pemilik yang lain.. :-)
>>>>
>>>>Salam,
>>>>Rudi.
>>>>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>>>________________________________
>>>>
>>>>From:  "H Y" <[email protected]> 
>>>>Sender:  [email protected] 
>>>>Date: Sat, 6 Jul 2013 11:56:52 +0000
>>>>To: <[email protected]>
>>>>ReplyTo:  [email protected] 
>>>>Subject: Re: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik 
>>>>Perkeruh Market
>>>>
>>>>  
>>>> Itu kan punya maksud,
>>>>Agar para investor asing taking profit serempak... Menimbulkan kepanikan 
>>>>bagi trader lokal... Hingga akhirnya ikut2an cutlose sesuai ajaran para 
>>>>analyst sekuritas.
>>>>
>>>>Saat kepanikan itu mulai reda... Menyisahkan trauma dan ketakutan utk 
>>>>memulai ambil posisi buy kembali...
>>>>
>>>>Saat itulah mereka perlahan, dikit2... Kumpulin saham2 yg sdh terdiskon.
>>>>Setelah stok banyak... Baru deh keluarin good news... Dipancing dengan bit 
>>>>volume besar... Padahal yg jual dan beli sami mawon... Harga melambung... 
>>>>Trader lokal baru mulai ada keberanian beli... Saat kepercayaan memasuki 
>>>>fase eforia... Langsung deh diguyuuuur habis2an disertai bad news....
>>>>
>>>>:)
>>>>
>>>>
>>>>Supaya bisa dapat barang murah lagi...
>>>>Salam Trader,
>>>>
>>>>H Y
>>>>©2013
>>>>Hidupmu adalah Imajinasimu ™
>>>>http://twitter.com/HQ_Trader
>>>>
>>>>...sent from my BlackBerry® Z10
>>>>________________________________
>>>>
>>>>From:  "T Jayamudita" <[email protected]> 
>>>>Sender:  [email protected] 
>>>>Date: Sat, 6 Jul 2013 18:31:55 +0700
>>>>To: milis obrolan-bandar<[email protected]>; milis 
>>>>saham<[email protected]>
>>>>ReplyTo:  [email protected] 
>>>>Subject: [saham] Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan Stanley Dikritik 
>>>>Perkeruh Market
>>>>
>>>>  
>>>> 
>>>>Friday, July 05, 2013        13:51 WIB  
>>>>Setelah Men-downgrade IHSG, Morgan  Stanley Dikritik Perkeruh Market   
>>>>
>>>>Ipotnews - Analis  sekuritas menilai riset Morgan Stanley dapat membuat 
>>>>kondisi pasar modal  Indonesia semakin tidak kondusif. Riset tersebut juga 
>>>>bersifat negatif  karena memberikan gambaran tentang kondisi pasar modal 
>>>>Indonesia yang  bukan lagi tempat yang nyaman untuk berinvestasi.
>>>>
>>>>Sebelumnya kepala 
      Morgan Stanley (MS) yang berbasis di New York, Jonathan Garner, 
memberikan 
      gambaran bahwa pasar modal Indonesia bukan lagi tempat yang nyaman bagi 
      investor untuk berinvestasi. Pasar ekuitas Indonesia diturunkan menjadi 
      underweight (jenuh jual) dari equalweight (normal).
>>>>
>>>>"Pasar saham 
      Indonesia merupakan yang paling rentan di Asia Tenggara untuk pelarian 
      modal di tengah valuasi mahal saham berkapitalisasi besar oleh investor 
      asing," ujar Garner, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat 
      (5/7).
>>>>
>>>>Oleh Morgan Stanley, IHSG juga divaluasi aktiva bersihnya 
      sebesar 2,8 kali aktiva bersih. Jumlah tersebut adalah yang tertinggi 
      diantara 17 pergerakan ekuitas Asia, bahkan setelah mengalami pelemahan 
      11% dari level tertingginya di 20 Mei 2013.
>>>>
>>>>"Indonesia masih 
      merupakan negara yang relatif kelebihan kepemilikan (overowned)," tulis 
      Garner dan koleganya di Hong Kong, Yang Bai dan Pankaj 
      Mataney.
>>>>
>>>>Berdasarkan data Bloomberg, selama tujuh tahun terakhir, 
      investor asing memang telah melakukan beli bersih (net buy) di pasar 
modal 
      Indonesia dengan jumlah sebesar US$16 miliar. Akan tetapi, pada 2013 ini, 
      investor asing telah melakukan jual bersih (net sell) senilai US$210 
      juta.
>>>>
>>>>Rating tersebut juga didasari oleh riset PT CIMB Securities 
      Indonesia tiga hari yang lalu. Dalam riset tersebut disebutkan, CIMB 
      Securities Indonesia memangkas rekomendasi saham-saham di bursa lokal 
      terkait potensi inflasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak 
      (BBM).
>>>>
>>>>Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada, menilai 
      riset tersebut dirilis oleh Morgan Stanley pasca Bank Dunia memangkas 
      proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2013 menjadi 5,9% karena 
      kenaikan inflasi yang dapat mengganggu permintaan domestik dan melemahkan 
      investasi. Pemerintah menaikkan harga BBM dalam negeri pada bulan lalu 
      untuk pertama kalinya sejak 2008.
>>>>
>>>>"Dalam penilaian kami, pernyataan 
      dari Morgan Stanley tersebut dapat membuat kondisi pasar modal Indonesia 
      semakin tidak kondusif dan memberi gambaran pasar modal Indonesia bukan 
      lagi tempat yang nyaman untuk berinvestasi," ujar Reza, Jumat 
      (5/7).
>>>>
>>>>Jika memang demikian, lanjut Reza, maka pihaknya  
      menilai kondisi fundamental emiten tidak dapat menjadi dasar penilaian 
      dari para investor untuk memilih suatu saham. Padahal realita yang 
terjadi 
      di sepanjang semester pertama 2013 adalah investor asing telah membukukan 
      keuntungan lebih dari Rp1 triliun dari selisih beli bersih dan jual 
      bersih.
>>>>
>>>>"Akankah mereka (Morgan Stanley) akan kembali mengeruk 
      keuntungan di tengah kondisi pasar yang panik? Sungguh penilaian yang 
      tidak mendasar dan hanya membuat pelaku pasar panik tanpa ada solusi 
      bagaimana memajukan pasar modal Indonesia," kritik dia.
>>>>
>>>>(Rheza 
      Andhika/mk) 
>>>>
>>>>
>>>
>>
>>
> 
>
>

Kirim email ke