menurut saya cukup melaksanakan dengan konsekwen yang udah dilaksanakan.seperti 
menindak tegas pelaku short sell secepat cepatnya dan diumumkan agar 
menimbulkan efek jera,buyback bumn dgn metode yg benar,yaitu umumkan harga 
buyback misalnya 100persen diatas harga skarang.pasti semua akan ikutan 
beli.lihat contohnya isat dan bnii,naik kan?.jika niatnya buyback untuk recover 
confidence,harusnya begitu.bukan beli lebih rendah dari kemarin.itu sama aja 
dgn saya cuma cari keuntungan belaka.yang terakhir adalah para investor sepakat 
bahwa tidak akan melakukan transaksi jual beli saham sebelum indeks kembali ke 
1600 misalnya.yang punya barang jangan jual.yg punya duit jangan beli.biar para 
spekulan main saham sendiri sampe cape dan rugi fee.mungkin indeks akan turun 
tajam sekali sampai 800.filsafat setiap sumur ada dasarnya.pasti ditarik bandar 
gede lg.kita tetap kompak komitmen misalnya 1600 baru trading lg.biar 
bandar/asing tau kita kompak tak bisa
 dipermainkan.bagaimana?salam.

jkunci wrote: 
>             Sesungguhnya dengan AR -10% sudah cukup efisien untuk mencegah 
> keruntuhan secara masive. Selama hari2 penuh pesimistis pasar dibuka 
> dengan langsung AR kiri, ini jelas volume transaksi jadi kecil dan 
> yang mau keluar pun tidak bisa langsung, Sehingga banyak masih hold 
> dengan harga tinggi, sewaktu optimis timbul maka bisa langsung loncat. 
> Kalo mau lebih ekstrim, suspend bursa sampai selesai pemilu di AS. 
> Mantap :)) 
> Pemerintah tidak semestinya mengatakan bahwa mereka berani melawan 
> pasar dan memang mereka tidak di pasar sewaktu bursa ditekan hebat. 
> Maka se olah-olah ibarat satria-satria BUMN tidak mau maju perang 
> tetapi berteriak untuk tetap tenang. weleh weleh....yang jelas warga 
> BEI pasti panik. ya tohhh.:) 
> Turunkan BBM, lalu turunkan BI rate (min 50 bp) 
> Salam, 
> jkunci 
> --- In [EMAIL PROTECTED] com , "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
>> 
>> Sy kasih ide jg deh utk nolong BEI biar tak trlalu hncur. Khusus 
> emiten2 plat merah/BUMN, pemernth bs mewajibkan payout ratio deviden 
> thn ini 100% (toh cara ini tdk perlu keluarin dana spt buyback yg 4T). 
> Kan sdh byk shm2 BUMN yg PER-nya 2x. Jd klo deviden payout ratio 100%, 
> dg PER saat ini (jk hrg shm BUMN tdk turun lg) maka nilai deviden bs 
> 50% dr hrg shm saat ini. Mana ada deposito yg bunganya 50%-an saat ini 
> ? Cara ini cukup realistis. Klo-pun hrg shm turun lg,ya disimpan sj 
> shmnya spt nabung, toh msh mnding drpd deposito. 
>> Sy recommend shm2 BUMN krn mmg shm2 ini lg dikerjain,dibuat turun 
> hrgnya sampai AR tapi vol.nya tipis,dgn frekuensi tinggi. Artinya ada 
> oknum yg buy & sell lower dgn harapan mancing org lain utk ikut jual. 
> Tp sy lihat chart bbrp hr terakhir,trend vol.nya makin turun,brarti 
> sbnrnya sdh byk yg males jual (mgkn yg saat ini msh hold & tdk ikut 
> panik jual sbgn besar adalah invstor yg fundamentalist) . Walau 
> offernya trlihat gede & bid tak ada,sptnya offer ini hnya kamuflase 
> sj,biar org panic. Bid sbnrnya ada, tapi dibuat gap down dibwh AR -10%. 
>> 
>> Bursa wrote: 
>> >  Banyak orang parlemen dan para petinggi bingung 
>> > bagaimana menaikkan IHSG. 
>> >  kenapa kita tidak berpikir simple seperti anak 
>> > kecil. 
>> >  kadang hal-hal yang kelihatan mudah akan menjadi 
>> > sulit kalau kita berpikir ruwet. 
>> >    
>> >  Orang dewasa: kalau ada permen dengan barang yang 
>> > sama dijual dengan Rp100 dan Rp200, kamu beli yang mana? 
>> >  Anak kecil : ya yang Rp100 
>> >    
>> >  Orang dewasa: lha kalau ngak ada yang jual 
>> > Rp100 
>> >  Anak kecil : ya terpaksa beli yang harga 
>> > Rp200 
>> >    
>> >  dari wacana ini, dapat kita tarik 
>> > kesimpulan: 
>> >  jika tidak ada supply, sedangkan demand tetap 
>> > tinggi, maka harga akan naik. 
>> >    
>> >  Demikian juga dengan IHSG: 
>> >  Kita harus menciptakan iklim bagaimana demand tetap 
>> > tinggi dengan supply yang berkurang. 
>> >    
>> >  pada dasarnya: demand akan selalu tinggi jika orang 
>> > yakin, dengan membeli harga berapa pun, kita dapat menjual dengan 
> harga lebih 
>> > tinggi dari harga beli. 
>> >  nah tinggal, bagaimana menciptakan harga jual yang 
>> > lebih tinggi tersebut? 
>> >    
>> >  saya ada usul utk menaikkan IHSG: 
>> >  1. Asimetris harus segera diberlakukan 
>> > secepatnya. 
>> >  logikanya, dengan sistem probabilitas: 
>> >  jika kita beli di titik 0, probabilitas loss 
>> > -10%, probabilitas profit +25%, maka jika berpikir rasional, 
> probabilitas porfit 
>> >> loss, maka apa yang terjadi? -Demand tetap 
>> > tinggi- 
>> >    
>> >  jika Demand sudah ada, tinggal: bagaimana bisa 
>> > mengurangi supply? 
>> >    
>> >  2. Dibuat peraturan baru: " suspend sell 
>> > " . 
>> >  yaitu kalau kita buy pada hari H, maka kita baru 
>> > bisa sell setelah H+7 (atau lebih). 
>> >  dengan begini, jika semua orang buy, dan baru sell 
>> > di hari ke 7, maka mau tidak mau supply akan berkurang, 
>> >  karena semua barang akan terserap dari 
>> > pasar ke konsumen. 
>> >  Jika supply sudah berkurang, sedangkan demand 
>> > masih tetap tinggi, maka harga akan perlahan naik. 
>> >  dan pada saat H+7 saat kita mau jual barang, harga 
>> > akan sudah lebih tinggi karena jumlah supply sudah berkurang 
> dibandingkan pada 
>> > hari H (hari awal beli). 
>> >    
>> >  jika hal ini sudah terjadi, tinggal bagaimana 
>> > caranya maintain supaya hal ini tetap berlangsung? 
>> >    
>> >  3. ini adalah tugas berat pemerintah! 
>> >  pemerintah juga harus menciptakan iklim yang 
>> > kondusif dan terjamin. serta realisasi dari setiap 
>> > perkataannya. 
>> >  jika memang sudah comitment buy back dengan nominal 
>> > tertentu, LANJUTKAN, jangan hanya se-per-berapa saja trus 
>> > berhenti. 
>> >  public malah tidak akan percaya akan kredibilitas 
>> > pemerintah. sehingga "pasukan yang sudah siap maju perang" jadi 
> ciut lagi 
>> > nyalinya. 
>> >  Dan satu lagi, sebagai panutan market, 
>> > selayaknyalah jangan ada oknum pemimpin yang " asal celometan " 
>> > sehingga tidak membuat resah market. 
>> >    
>> >  semoga pemikiran saya ini dapat menjadi masukan 
>> > bagi Bapak2/Ibu2 yang masih bingung dalam mengambil keputusan utk 
> menggairahkan 
>> > lagi market yang lagi terhuyung-huyung "mati ogah, hidap tak 
>> > mampu". 
>> >    
>> >    
>> >  ------------ Vincent Go---------- -- 
>> >  :+: Stay Happy in Christ 
>> > :+: 
>> >      
>> 
>> 
>> 
>>       New Email names for you! 
>> Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and 
> @rocketmail. 
>> Hurry before someone else does! 
>> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/ 
>> 
>      



      
___________________________________________________________________________
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke