nambah, pemerintah tetapkan nilai buyback terendahnya berapa, jadi begitu saham mencapai nilai tersebut, pemerintah harus buy back, jadi otomatis saham tersebut akan ditunggui banyak di nilai tersebut, konsekuensinya, harga akan jatuh dulu sebelum mencapai nilai tersebut
sbb contoh, karena BV antm masih 800 lebih, pemerintah bisa mematok misalnya di 20% nilai BV, 10% atau berapa aja, yang penting beli di premium dan bisa diterima akal sehat.. thks --- In [email protected], Anton Praja <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > SETUJU....... > > Emang payah tuh Pemerintah... > > --- On Mon, 10/27/08, stock trader <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > From: stock trader <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [saham] Tambahan ide untuk meredam penurunan IHSG... siapa setuju ??? > To: [email protected] > Date: Monday, October 27, 2008, 11:57 AM > > > > > > > > > > > > > > > > Setuju !!!Saya pikir ide anda sangat > baik asal ada yang mau nelaksanakanya, jadi tidak perlu memboroskan > dana sebesar 4T yang katanya untuk buyback tetapi gagal total.. > > ----- Original Message ----- > From: > Bursa > To: obrolan-bandar@ yahoogroups. com > ; [EMAIL PROTECTED] com ; cenayank_saham@ yahoogroups. com > ; [EMAIL PROTECTED] ps.com ; bei-investorclub- [EMAIL PROTECTED] com > ; ipot_indonesia@ yahoogroups. com > ; [EMAIL PROTECTED] ups.com ; junior_Trader@ yahoogroups. com > ; [EMAIL PROTECTED] com > Sent: Monday, October 27, 2008 4:29 > PM > Subject: [saham] Tambahan ide untuk > meredam penurunan IHSG... siapa setuju ??? > > > > > Banyak orang parlemen dan para petinggi bingung > bagaimana menaikkan IHSG. > kenapa kita tidak berpikir simple seperti anak > kecil. > kadang hal-hal yang kelihatan mudah akan menjadi > sulit kalau kita berpikir ruwet. > > Orang dewasa: kalau ada permen dengan barang yang > sama dijual dengan Rp100 dan Rp200, kamu beli yang mana? > Anak kecil : ya yang Rp100 > > > Orang dewasa: lha kalau ngak ada yang jual > Rp100 > Anak kecil : ya terpaksa beli yang harga > Rp200 > > dari wacana ini, dapat kita tarik > kesimpulan: > jika tidak ada supply, sedangkan demand tetap > tinggi, maka harga akan naik. > > Demikian juga dengan IHSG: > Kita harus menciptakan iklim bagaimana demand > tetap tinggi dengan supply yang berkurang. > > pada dasarnya: demand akan selalu tinggi jika > orang yakin, dengan membeli harga berapa pun, kita dapat menjual dengan harga > lebih tinggi dari harga beli. > nah tinggal, bagaimana menciptakan harga jual > yang lebih tinggi tersebut? > > saya ada usul utk menaikkan IHSG: > 1. Asimetris harus segera diberlakukan > secepatnya. > logikanya, dengan sistem > probabilitas: > jika kita beli di titik 0, probabilitas loss > -10%, probabilitas profit +25%, maka jika berpikir rasional, probabilitas > porfit > loss, maka apa yang terjadi? -Demand tetap > tinggi- > > jika Demand sudah ada, tinggal: bagaimana bisa > mengurangi supply? > > 2. Dibuat peraturan baru: " suspend > sell ". > yaitu kalau kita buy pada hari H, maka kita baru > bisa sell setelah H+7 (atau lebih). > dengan begini, jika semua orang buy, dan baru > sell di hari ke 7, maka mau tidak mau supply akan berkurang, > karena semua barang akan terserap dari > pasar ke konsumen. > Jika supply sudah berkurang, sedangkan > demand masih tetap tinggi, maka harga akan perlahan naik. > dan pada saat H+7 saat kita mau jual barang, > harga akan sudah lebih tinggi karena jumlah supply sudah berkurang > dibandingkan pada hari H (hari awal beli). > > jika hal ini sudah terjadi, tinggal bagaimana > caranya maintain supaya hal ini tetap berlangsung? > > 3. ini adalah tugas berat pemerintah! > > pemerintah juga harus menciptakan iklim yang > kondusif dan terjamin. serta realisasi dari setiap > perkataannya. > jika memang sudah comitment buy back dengan > nominal tertentu, LANJUTKAN, jangan hanya se-per-berapa saja trus > berhenti. > public malah tidak akan percaya akan kredibilitas > pemerintah. sehingga "pasukan yang sudah siap maju perang" jadi ciut lagi > nyalinya. > Dan satu lagi, sebagai panutan market, > selayaknyalah jangan ada oknum pemimpin yang "asal celometan" > sehingga tidak membuat resah market. > > semoga pemikiran saya ini dapat menjadi masukan > bagi Bapak2/Ibu2 yang masih bingung dalam mengambil keputusan utk > menggairahkan lagi market yang lagi terhuyung-huyung "mati ogah, hidap tak > mampu". > > > ------------ Vincent > Go---------- -- > :+: Stay Happy in Christ :+: > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
