Saya pilih B saja, alasannya dengan AR bawah 10% maka kejatuhan IHSG pada era bearish sentiment seperti sekarang ini masih diperlukan terutama dalam upaya meredam kepanikan. Sedangkan AR atas menjadi 33% membuka kesempatan rebound namun dalam phase yang tidak terlampau cepat, karena dalam situasi sekarang ini rebound terlampau cepat juga percuma, paling2 akan menjadi bubble berikutnya. Kesimpulannya AR bawah 10% masih tetap diperlukan, namun AR atas perlu ditambah sekitar 13% dari yg sekarang berlaku, salam cuan.
--- On Fri, 11/7/08, LT_Trader <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: LT_Trader <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [saham] Otoritas Bursa Perlu Menghapus Kebijakan Auto Rejection To: [email protected] Date: Friday, November 7, 2008, 11:44 AM Cobalah anda pilih salah satu keadaan seperti dibawah ini, mana yang anda anggap lebih baik dan kasih alasanya? A. Saham dan indeks A turun perlahan setelah 3 bulan nilainya tinggal 20%, kemudian rebound perlahan lahan (akibat dari AR 10%) B. Saham dan indeks B turun agak cepat setelah 3 minggu nilainya tinggal 20%, kemudian rebound agak cepat (akibat dari AR 33%) C. Saham dan indeks C turun cepat sekali setelah 3 hari nilainya tinggal 20%., kemudian rebound cepat sekali (akibat dari AR tanpa batas) Selamat memilih A, B atau C ?
