Sy masih ingat pada waktu Pilpres di Taiwan beberapa tahun yg lalu dimana Cheng 
Shui Pian terpilih sebagai president. Orang2 Taiwan banyak yg berkomentar 
(dikoran) seperti berikut: mereka telah disuruh memilih salah satu apel (yg 
masih bisa dimakan) dari satu  keranjang apel yg sudah hampir busuk. Mungkin 
satu saat anda disuruh memilih salah satu dari 3 pilihan yang semuanya kurang 
anda sukai. 
  ----- Original Message ----- 
  From: Gambler.BEJ 
  To: [email protected] 
  Sent: Sunday, November 09, 2008 11:21 AM
  Subject: Re: [saham] Otoritas Bursa Perlu Menghapus Kebijakan Auto Rejection


  Tentu ada faktor2 lain yg perlu diperhitungkan pak, kalau dalam situasi 
  kepanikan global macam beberapa waktu lalu anda setuju kalau AR dilepas? 
  bisa2 saham ASII yg sekarang berharga belasan ribu sekarang jadi 1 - 
  5000 an saja. Apakah saham ASII patut dihargai serendah itu, disinilah 
  kenapa saya mengatakan bahwa dipasar ada yg bodoh dan ada yg 
  membodoh2kan diri, yg membodoh2kan diri akan bertindak seolah2 sedang 
  menjual portfolionya (padahal sedang berusaha melakukan short) dan 
  karena mentalitas cucuk kerbau masih kuat yg bodoh akan ikut2an panik 
  dan menjual portfolionya dan kita tahu deh selanjutnya bagaimana.
  Kalau anda bicara dalam konteks emiten macam BUMI saat ini tentu yg 
  diharapkan oleh pelaku pasar yg memegang sahamnya akan lain lagi, tapi 
  toh otoritas bursa tidak bisa melakukan kustomisasi untuk memenuhi 
  kebutuhan pelaku pasar orang per orang. Kebijakan yg diambil tentulah yg 
  dipikir sebagai yg paling baik bagi pasar secara keseluruhan. Memang 
  menjadi pihak otoritas bursa saat ini sangatlah pelik melihat fluktuasi 
  pergerakan yg sangat liar dan sempat mengalami kepanikan secara global.

  LT_Trader wrote:
  > Cobalah anda pilih salah satu keadaan seperti dibawah ini, mana 
  > yang anda anggap lebih baik dan kasih alasanya? 
  > A. Saham dan indeks A turun perlahan setelah 3 bulan nilainya tinggal 
  > 20%, kemudian rebound perlahan lahan (akibat dari AR 10%)
  > B. Saham dan indeks B turun agak cepat setelah 3 minggu nilainya 
  > tinggal 20%, kemudian rebound agak cepat (akibat dari AR 33%)
  > C. Saham dan indeks C turun cepat sekali setelah 3 hari nilainya 
  > tinggal 20%., kemudian rebound cepat sekali (akibat dari AR tanpa batas)
  > Selamat memilih A, B atau C ?
  > 


   

Kirim email ke