Begitulah Mas Widhie, kita tidak pernah tahu situasi di masa mendatang. Yang bisa kita lakukan hanyalah mencoba mengantisipasinya.
Seperti masa panik lalu, saya mendukung apapun yg dilakukan oleh otoritas bursa dalam konteks menyelamatkan kepentingan nasional yg lebih luas. Jangankan soal AR, soal di bursa di suspend saja saya dukung penuh dan tidak perdulikan mau berapa lama. Selama itu demi kepentingan ekonomi nasional silahkan saja. Nah, saya melihat masa panik itu sudah lewat. Tidak ada kepentingan nasional yg perlu di prioritaskan saat ini. Karenanya saya merasa saat ini adalah saatnya otoritas bursa mulai memikirkan perbaikan dan pemulihan kinerja bursa. Otoritas bursa tidak perlu terlalu takut lagi dan terlalu menjagai bursa. Karena kalau terlalu takut, nanti pelaku bursa ngga tambah dewasa. Dengan dibukanya ruang lebih lebar, akan membuat bursa kita ini jadi lebih menarik lagi dimata pemain lokal (saya ngga mau pusingin lagi pemain asing, soalnya terbukti ngga loyal...hehehe, tapi kalau yg loyal, okelah itu ). Akan sulit buat kita untuk tahu batas bawahnya berapa, atau di level berapa suatu saham akan muncul pembeli2 barunya. Saya ambil contoh saja BUMI. Dengan ada pembatasan 10% ini, sudah dua hari AR kiri, dan sampai sekarang setiap ditanya orang saya tidak bisa jawab batas bawahnya berapa. Karena memang dua hari ini AR kirinya tanpa volume yg lumayan. Akan jauh berbeda kalau batasan AR dihapuskan. BUMI bisa saja turun langsung di hari pertama 500 perak, atau bahkan lebih, tapi saya yakin, akan ada pembeli2 baru yg bermunculan. Ketika pembeli2 baru itu bermunculan, maka yg akan terjadi adalah swing yg cukup lebar. Akan ada bouncing yg lumayan. Nah, dengan dilepas seperti itu maka hanya dalam satu hari bursa kita bisa langsung tahu ada kekuatan beli di harga berapa dan kekuatan jual di harga berapa. Setelah mendapatkan keseimbangan yg baru nantinya (bisa beberapa hari), maka berikutnya harga akan bergerak lagi sesuati dengan pergerakan harga komoditasnya atau berkaitan dengan berita seputar corp action. Dengan demikian, harga pasar yg tercipta jadi tidak semu lagi. Itulah sebenarnya harapan saya dengan menyarankan agar batasan AR sebaiknya dilepas saja. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2008/11/7 w | i | d | h | i | e <[EMAIL PROTECTED]>: > Setuju dengan dua paragraf di bawah. Kalau ndak salah beberapa waktu lalu > bang IAN sangat mendukung AR (baik simetris maupun asimetris), setelah > melihat kondisi sekarang, malah usul AR dihilangkan. Mungkinkah hal-hal > semacam inilah yang dulu dipikirkan oleh pengambil kebijakan (dalam hal ini > BEJ / BAPEPAM) karena selalu berusaha melihat 'jauh ke depan', bukan sekedar > kepentingan sesaat ? Mungkin pengambil kebijakan BEJ sekarang terlihat bodoh > (pintar), tapi suatu saat bisa jadi akan dianggap pintar (bodoh). > > Rgds > > On 11/7/08, Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Begitulah market, Pak :) >> Ada yang bodoh, ada yang pintar. Terkadang yg bodoh malah >> dapat cuan banyak, yang pintar malah merugi banyak. >> Market selalu dinamis. >> >> Dari pengalaman ini, saya akhirnya mengambil kesimpulan >> sebenarnya di market itu tidak ada yg pintar dan tidak ada >> yg bodoh. Semua bisa terjadi. Yang terlihat bodoh suatu saat, >> bisa menjadi pintar di kesempatan lain. Yang terlihat pintar >> suatu saat, bisa malah menjadi bodoh di kesempatan lain. >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
