ASII kalau turun bukan karena melepas batas AutoReject tetapi mungkin karena
terkena dampak krisis automotive di AS, lihat beritanya dibawah ini:
http://www.upstatetoday.com/news/2008/nov/08/gm-reports-25b-3q-loss-says-running-out-cash/
----- Original Message -----
From: LT_Trader
To: [email protected]
Sent: Sunday, November 09, 2008 12:50 PM
Subject: Re: [saham] Otoritas Bursa Perlu Menghapus Kebijakan Auto Rejection
Ya itu mungkin saja bisa terjadi karena General Motor(GM) baru saja
mengumumkan kerugiannya bbrp billion us dollar, karena krisis finansial,
automotif dan housing (subprime morgage) di AS, krisis housing sudah merembet
ke China, New Zealand dan bbrp negara yg saya belum dapat beritanya.Sedang
crisis financial/bursa saham sudah merembet keseluruh dunia. Sebenarnya sy
hanya tidak mau berlama-lama menunggu index mencapai bottomnya dith 2008 dan
tinggal menunggu rebound aja di th 2009 kalau terlalu lama stress berat, bisa
kena stroke.
----- Original Message -----
From: Gambler.BEJ
To: [email protected]
Sent: Sunday, November 09, 2008 11:21 AM
Subject: Re: [saham] Otoritas Bursa Perlu Menghapus Kebijakan Auto Rejection
Tentu ada faktor2 lain yg perlu diperhitungkan pak, kalau dalam situasi
kepanikan global macam beberapa waktu lalu anda setuju kalau AR dilepas?
bisa2 saham ASII yg sekarang berharga belasan ribu sekarang jadi 1 -
5000 an saja. Apakah saham ASII patut dihargai serendah itu, disinilah
kenapa saya mengatakan bahwa dipasar ada yg bodoh dan ada yg
membodoh2kan diri, yg membodoh2kan diri akan bertindak seolah2 sedang
menjual portfolionya (padahal sedang berusaha melakukan short) dan
karena mentalitas cucuk kerbau masih kuat yg bodoh akan ikut2an panik
dan menjual portfolionya dan kita tahu deh selanjutnya bagaimana.
Kalau anda bicara dalam konteks emiten macam BUMI saat ini tentu yg
diharapkan oleh pelaku pasar yg memegang sahamnya akan lain lagi, tapi
toh otoritas bursa tidak bisa melakukan kustomisasi untuk memenuhi
kebutuhan pelaku pasar orang per orang. Kebijakan yg diambil tentulah yg
dipikir sebagai yg paling baik bagi pasar secara keseluruhan. Memang
menjadi pihak otoritas bursa saat ini sangatlah pelik melihat fluktuasi
pergerakan yg sangat liar dan sempat mengalami kepanikan secara global.
LT_Trader wrote:
> Cobalah anda pilih salah satu keadaan seperti dibawah ini, mana
> yang anda anggap lebih baik dan kasih alasanya?
> A. Saham dan indeks A turun perlahan setelah 3 bulan nilainya tinggal
> 20%, kemudian rebound perlahan lahan (akibat dari AR 10%)
> B. Saham dan indeks B turun agak cepat setelah 3 minggu nilainya
> tinggal 20%, kemudian rebound agak cepat (akibat dari AR 33%)
> C. Saham dan indeks C turun cepat sekali setelah 3 hari nilainya
> tinggal 20%., kemudian rebound cepat sekali (akibat dari AR tanpa batas)
> Selamat memilih A, B atau C ?
>