Saya sangat mendukung keputusan Pak Aryadi. Saya pernah main saham juga, tapi sekarang sudah non aktif sejak 2006, hanya wait & see, menurut saya main saham itu bukan investasi. Uang yg ada di bursa hanya berputar-putar di para pemain, bukan ke sektor real, kecuali IPO. Sehingga ada yg kalah dan menang di para pemain saham, kegiatan sektor real yg berhubungan dgn saham tsb tidak banyak terpengaruh. Saran saya sebaiknya Pak Aryadi melakukan investasi yg real seperti property (rumah, tanah), emas, dll, yg barangnya bisa dipegang, karena barang tidak mungkin hangus sampai 80%. Apalagi property, jarang yg rugi, tidak perlu ilmu tinggi (spt TA, FA), anak SMP pun bisa.
--- In [email protected], winat...@... wrote: > > Pak Aryadi, jangan putus asa..jadikan ini momen untuk belajar lagi.Saya > pernah seperti bapak...out dr saham tahun 98..saya berhenti 11 thn dan baru > masuk saham tahun lalu. Saat ini saya msh merugi sedikit krn dulu saya masuk > B7. Saran saya masuk saja ke reksadana campuran atau yg saham...spt punya > fortis , shroeder dll..lumayan profit..dan tdk stress..,pelan2 utk > mengembalikan modal anda yg loss...ini pengalaman pribadi saya sblm masuk lg > ke saham. Akhir kata tetap semangat n belajar lg dr kekalahan kita...memang > mahal ongkos utk sukses pak.GBU > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -----Original Message----- > From: Aryadi <ary...@...> > Sender: [email protected] > Date: Mon, 26 Jul 2010 01:18:18 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [saham] Hari ini, saya memutuskan berhenti dari saham > > > > Setelah mempertimbangkan baik-baik dan mengaji untung ruginya, akhirnya pada > hari ini saya memutuskan untuk berhenti bermain saham. > > Saya keluar sebagai seorang looser, seorang yang telah kalah bermain. > Dana saya saat ini tersisa tinggal 20%, dan hari ini semua portfolio saya > yang > masih tersisa telah saya jual. > > Saya telah mempertaruhkan semua uang yang saya miliki, dan rupanya ini > bukanlah > hal yang bijaksana. Ini adalah kebodohan yang terbesar yang pernah saya > lakukan > dalam hidup saya. > > Masih terbayang-bayang jumlah uang ratusan juta yang pernah saya miliki, > hasil > menabung selama bertahun-tahun yang sekarang telah sirna. > > Saya tak hendak mengatakan bahwa permainan investasi saham tak menguntungkan. > Beberapa orang mungkin jadi kaya dari investasi tersebut. > > Namun ini lebih tentang saya, saya sangat bodoh untuk menghasilkan uang dari > investasi saham tersebut. Jadi, sayalah yang bodoh, bukan bursa saham nya > yang > salah. > > Saya telah mencoba membeli saham blue chip, saham lapis kedua, dan saham > gorengan. Suatu saat berbuah untung, namun lain saat lebih banyak ruginya. > > Akhirnya, hari ini, saya memutuskan untuk berhenti bermain saham untuk > selamanya. > > Good luck buat yang lain, semoga Anda tak seperti saya. > > Wassalam, > Adi > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
