Loh justru itu yang sudah dilakukan yaitu membandingkan grafik AALI antara buy 
and hold maks (yg kemungkinan cuannya lebih besar) dg sistem amtase. Supaya 
lebih fair mungkin bisa dibandingkan dengan top 20 saham big caps, karena bagus 
di AALI belum tentu bagus di ASII atau di saham lain. Lebih bagus lagi 
dibandingkan juga dg periode bearish dan sideway karena sistem teknikal suka 
keok di periode sideway.

Trims untuk hasil backtestingnya.

------Original Message------

From: Susanto Salim
Sender: [email protected]
To: [email protected]
ReplyTo: [email protected]
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)
Sent: Aug 10, 2010 02:56

  Bro kalo mau buat perbandingan sebaiknya gunakan data riil. bukan dengan 
asumsi yang tentu saja bisa dicocokan sesuai kebutuhan kita. Maksud saya data 
riil di sini adalah kondisi yang benar2 terjadi. Jadi kita bisa minta data dari 
satu sekuritas besar trus diteliti apakah pemain model buy and hold yang lebih 
cuan atau trader yang lebih cuan. Kasaran begitu, dengan demikian baru bisa 
kita bilang on average dari sekian ribu data dalam periode ...sampai... pemain 
dengan sistem ... cuan nya lebih besar dari ... sebesar ...% kalo tiap kali 
bisa buy di dasar dan jual di puncak ya pasti lebih cuan. Masalahnya adalah 
bisa gak, dan kenyataan dilapangan seperti apa. Dengan cuma memberi satu contoh 
lantas membuat kesimpulan suatu sistem adalah unggul tentu terlalu berani. 
Misal, beberapa saat lalu saya beli lsip di 7800, sekarang sudah 9800, bisakah 
saya simpulkan bahwa saya akan selalu cuan....cuma karena hari ini hoki belum 
tentu besok atau lusa tetap hoki :D 
2010/8/9 MetaStock Team <MetaStock-Team@ bumianyar. net>   Buy & Hold vs Swing 
Trading Buy & Hold yang cocok bagi Investor sering kali dianggap lebih baik 
dari pada swing trading yg cocok bagi trader. Namun, dengan sistem yang handal, 
swing trading dapat lebih menguntungkan dari pada buy & hold.   Mari kita lihat 
contohnya di AALI.   Gambar di bawah menunjukkan uptrend AALI yg dimulai pada 
tanggal 28 Oktober 2008 dimana harga pada waktu itu berada di Rp4.600. Akhir 
dari Uptrend adalah pada tanggal 10 Maret 2010 dimana harga pada waktu itu 
adalah Rp24.950. Dalam kenyataan, tidak mungkin seorang investor dengan suatu 
analisa berhasil membuat keputusan dan berhasil membeli pada harga bottom 
(Rp4.600) lau di-hold beberapa bulan kemudian menjual di harga top (Rp24.950).  
   Tapi dalam kasus ini kita ingin mengadu tingkat profit buy & hold vs swing 
trading, mana yang lebih profit? Jadi kita tetapkan saja secara muluk bahwa ada 
investor yang buy di harga bottom Rp4.600 dan hold lalu sell di harga top 
Rp24.950, maka profitnya adalah Rp20.350.     Bagaimana dengan Swing Tra

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke