Sure thing. Setiap Sistem Trading wajib punya 2 hal:
1. Fitur Back Test. Dan Hasil Profitnya harus melebihi profit buy & hold.
2. Fitur Stock Screen utk mencari saham2 yg berpeluang naik/turun atau 
mendapatkan sinyal beli/turun.

Best regards,
MetaStock Team

Ikut Workshop ATMASE Swing System pada tanggal 21 Agustus 2010.
Rincian lebih lanjut klik disini.



  ----- Original Message ----- 
  From: aloysiussiwira 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, August 10, 2010 11:23 PM
  Subject: [saham] Re: Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)


    
  Kalo uda Buy pada saat enter yang tepat (tidak telat enter) maka ya di Hold 
donk hingga buLLish berakhir lalu exit alias PT juga pada saat yang tepat / 
tidak telat exit sebelum terkoreksi dalam.
  Yang PENTING adalah How2Scan/Find-2Pick-When2Enter-How2Hold-When2Exit/PT.
  Nah apakah system ini bisa melakukan Scanning saham yang MAU / AKAN buLLish n 
menentukan Picking n kapan harus Enter n berapa lama di Hold n kapan harus Exit 
supaya bisa GAIN alias cUAn ???
  Regards fr 
  aLOy

  --- In [email protected], mr_...@... wrote:
  >
  > This is nonsense ... Kalo Buy&Hold secara buta mmg dead dari dulu.
  > 
  > Tapi Buy ... & Hold sampai fundamental berubah ... Still kick ass !!!
  > 
  > NB: fundamental disini comprehensive ... semua variabel dalam DCF mulai 
dari sales,cost, ... Sampai COC. 
  > Sent from my stupidphone
  > 
  > -----Original Message-----
  > From: Angelo Michel <angelo_m_i_c_h_...@...>
  > Sender: [email protected]
  > Date: Tue, 10 Aug 2010 03:25:27 
  > To: <[email protected]>
  > Reply-To: [email protected]
  > Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE 
Swing System)
  > 
  > Kecenderungannya memang ke arah sana Pak. Apalagi kondisi dunia yang cepat 
  > berubah, buy & hold menjadi semakin beresiko.
  > Pernyataan "buy and hold is dead" sudah dianut oleh semakin banyak orang di 
  > dunia. Silahkan di-google deh. Dan alasannya sangat reasonable.
  > 
  > Semoga bermanfaat.
  > 
  > Best regards,
  > Angelo
  > 
  > MetaStock© Let You Know When to Trade and What to Trade
  > 
  > 
  > 
  > 
  > ________________________________
  > From: "winat...@..." <winat...@...>
  > To: [email protected]
  > Sent: Tue, August 10, 2010 3:44:42 PM
  > Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE 
Swing 
  > System)
  > 
  > 
  > Setuju pak Tobeno...kesannya agak maksa in..BUY and Hold is Dead...sy kok 
kurang 
  > setuju. Thanks
  > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss... 
  > !
  > ________________________________
  > 
  > From: "tobeno" <tobe...@yahoo. com> 
  > Sender: sa...@yahoogroups. com 
  > Date: Tue, 10 Aug 2010 08:39:25 +0000
  > To: <sa...@yahoogroups. com>
  > ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
  > Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE 
Swing 
  > System)
  > 
  > Bila dibaca pernyataan berikut:
  > 
  > Dengan demikian profit buy hold kalah dari Swing Trading.
  > 
  > Ditambah quote: Buy and Hold is Dead
  > mungkin terkesan agak dipaksakan dengan beberapa alasan berikut:
  > 
  > 1. Tidak ada randomisasi di sini agar dapat dilakukan inferensia statistik. 
  > Tidak disebutkan kenapa AALI terpilih dalam pengujian. Mengapa periode uji 
Okt 
  > 08 - Mar 10? Saya perkirakan jenis saham dan periode dipilih menurut 
keinginan 
  > sipenguji.
  > 
  > 2. Tidak dilakukan pengujian secara berulang sehingga tidak diketahui 
marjin 
  > error.
  > 
  > 3. Tidak ada level of confidential hasil uji.
  > 
  > OKI, kesimpulan yang mengatakan bahwa AMTASE lebih unggul dari B&H tidak 
dapat 
  > dipertanggung jawabankan secara ilmiah (CMIIW).
  > 
  > Bisa saja penulis mengatakan bahwa saya sedang tidak melakukan penelitian 
ilmiah 
  > dan merasa tidak perlu melakukan 3 hal di atas.
  > 
  > Bila benar demikian, fine! Kesimpulannya perlu diubah menjadi sbb:
  > 
  > Dengan demikian profit buy hold kalah dari Swing Trading pada saham AALI 
pada 
  > peride 28 Okt 2008 hingga 10 Maret 2010.
  > 
  > Saran:
  > Lakukan pengujian (backtest) untuk sembarang saham pada berbagai periode 
yang 
  > dipilih secara acak agar kesimpulan dapat berlaku lebih luas.
  > Banyak maaf...
  > 
  > tobeno
  > 
  > 
  > Sent from my BlackBerry®Bold powered by Sinyal Kuat INDOSAT
  > ________________________________
  > 
  > From: "MetaStock Team" <MetaStock-Team@ bumianyar. net> 
  > Sender: sa...@yahoogroups. com 
  > Date: Tue, 10 Aug 2010 09:43:50 +0700
  > To: <sa...@yahoogroups. com>
  > ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
  > Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE 
Swing 
  > System)
  > 
  > Back test ini adalah dengan data riil. sebagaimana bisa dilihat dichartnya, 
itu 
  > bukan harga rekayasa melainkan real fact.
  > Tapi, untuk kenyataannya nanti akan sangat bergantung dengan tradernya.
  > 
  > Ada seorang pembaca mengatakan bahwa faktor fear dan greed akan membuatnya 
  > menyimpang dari sistem sehingga profit tidak seperti diharapkan. Itu sangat 
  > betul.
  > Namun, tanpa sistem yang bagus, dengan faktor fear dan greed seorang trader 
  > tidak punya peluang bagus untuk profit. Tetapi dengan sistem yang bagus, 
  > peluang profitnya menjadi lebih baik.
  > 
  > Buy & holdnya pun real fact, hanya saja dalam prakteknya hampir tidak 
pernah 
  > ada investor yang benar2 beli di bottom dan jual pas di top.
  > 
  > Jadi artikel tersebut hanya ingin menunjukkan bahwa seorang trader yang 
tingkat 
  > disiplin tinggi bisa meraih profit di atas buy & hold.
  > Sekarang pertanyaan, trader macam apa kita?
  > 
  > Semoga bermanfaat.
  > 
  > Best regards,
  > Angelo
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > >From: Susanto Salim 
  > >To: sa...@yahoogroups. com 
  > >Sent: Tuesday, August 10, 2010 2:56 AM
  > >Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE 
Swing 
  > >System)
  > >
  > > 
  > >Bro kalo mau buat perbandingan sebaiknya gunakan data riil.
  > >bukan dengan asumsi yang tentu saja bisa dicocokan sesuai kebutuhan kita.
  > >
  > >Maksud saya data riil di sini adalah kondisi yang benar2 terjadi. Jadi 
kita 
  > >bisa 
  > >
  > >minta data dari satu sekuritas besar trus diteliti apakah pemain model buy 
  > >and
  > >hold yang lebih cuan atau trader yang lebih cuan. Kasaran begitu, dengan 
  > >demikian
  > >baru bisa kita bilang on average dari sekian ribu data dalam periode 
  > >...sampai...
  > >pemain dengan sistem ... cuan nya lebih besar dari ... sebesar ...%
  > >
  > >kalo tiap kali bisa buy di dasar dan jual di puncak ya pasti lebih cuan.
  > >Masalahnya adalah bisa gak, dan kenyataan dilapangan seperti apa.
  > >Dengan cuma memberi satu contoh lantas membuat kesimpulan suatu sistem
  > >adalah unggul tentu terlalu berani.
  > >
  > >Misal, beberapa saat lalu saya beli lsip di 7800, sekarang sudah 9800, 
  > >bisakah
  > >saya simpulkan bahwa saya akan selalu cuan....cuma karena hari ini hoki
  > >belum tentu besok atau lusa tetap hoki :D
  > >
  > >
  > >2010/8/9 MetaStock Team <MetaStock-Team@ bumianyar. net>
  > >
  > > 
  > >>Buy & Hold vs Swing Trading
  > >>Buy & Hold yang cocok bagi Investor sering kali dianggap lebih baik dari 
  > >>pada swing trading yg cocok bagi trader. Namun, dengan sistem yang 
handal, 
  > >>swing trading dapat lebih menguntungkan dari pada buy & hold.
  > >> 
  > >>Mari kita lihat contohnya di AALI.
  > >> 
  > >>Gambar di bawah menunjukkan uptrend AALI yg dimulai pada tanggal 28 
Oktober 
  > >>2008 dimana harga pada waktu itu berada di Rp4.600.
  > >>Akhir dari Uptrend adalah pada tanggal 10 Maret 2010 dimana harga pada 
  > >>waktu itu adalah Rp24.950.
  > >>Dalam kenyataan, tidak mungkin seorang investor dengan suatu analisa 
  > >>berhasil membuat keputusan dan berhasil membeli pada harga bottom 
(Rp4.600) 
  > >>lau di-hold beberapa bulan kemudian menjual di harga top (Rp24.950).
  > >> 
  > >> 
  > >>Tapi dalam kasus ini kita ingin mengadu tingkat profit buy & hold vs 
swing 
  > >>trading, mana yang lebih profit?
  > >>Jadi kita tetapkan saja secara muluk bahwa ada investor yang buy di harga 
  > >>bottom Rp4.600 dan hold lalu sell di harga top Rp24.950, maka profitnya 
  > >>adalah Rp20.350.
  > >> 
  > >> 
  > >>Bagaimana dengan Swing Trader yang dalam artikel ini menggunakan sistem 
  > >>AMTASE Swing System? Fasilitas backtest dari MetaStock telah memberikan 
  > >>hasil simulasi trading pada periode yang sama: 28 Oktober 2008 sampai 10 
  > >>Maret 2010. Apakah hasil tradingnya selama itu bisa menandingi profit buy 
& 
  > >>hold?
  > >> 
  > >>Setelah dilakukan backtest dengan mengikuti sinyal beli/jual dari AMTASE 
  > >>Swing System, hasilnya adalah:
  > >> 
  > >> 
  > >>Jika komisi trading ditetapkan 0.2% beli dan 0.3% jual. maka:
  > >> * Profit yang diperoleh dari buy & Hold adalah Rp20.340.8 
  > >> * Profit yang diperoleh dari AMTASE Swing System Rp24.336.1 
  > >> * Profit dari AMTASE Swing System 19.64% lebih besar dari pada buy & 
  > >>hold (Buy&Hold Index=19.64% ) 
  > >>
  > >> * Dari total trade AMTASE Swing System yang sebanyak 53 kali, ada 32 
  > >>kali yang profit dan 21 kali yg loss.
  > >> 
  > >>Dengan demikian profit buy & hold kalah dari Swing Trading. 
  > >>Padahal buy and hold yang ditetapkan sudah cukup muluk; beli di bottom 
dan 
  > >>sell di top dari uptrendnya.
  > >> 
  > >>Buy & Hold is Dead.
  > >> 
  > >>Semoga bermanfaat.
  > >> 
  > >> 
  > >>Commentary ini bukanlah suatu rekomendasi beli atau jual, melainkan suatu 
  > >>petunjuk untuk menginterpretasikan indikator tertentu. Informasi di 
  > >>atas seharusnya digunakan hanya oleh investor yang memahami resiko dalam 
  > >>trading saham. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang 
  > >>disebabkan oleh penggunaan expert ini mau pun isinya.
  > >> 
  > >>Ikut Workshop ATMASE Swing System pada tanggal 21 Agustus 2010 (TRADERS 
  > >>ONLY)
  > >>Rincian lebih lanjut klik disini.
  > >> 
  > >> 
  > >> 
  > >> 
  > >
  >



  

Kirim email ke