This is nonsense ... Kalo Buy&Hold secara buta mmg dead dari dulu.

Tapi Buy ... & Hold sampai fundamental berubah ... Still kick ass !!!

NB: fundamental disini comprehensive ... semua variabel dalam DCF mulai dari 
sales,cost, ... Sampai COC.  
Sent from my stupidphone

-----Original Message-----
From: Angelo Michel <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 10 Aug 2010 03:25:27 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)

Kecenderungannya memang ke arah sana Pak. Apalagi kondisi dunia yang cepat 
berubah, buy & hold menjadi semakin beresiko.
Pernyataan "buy and hold is dead" sudah dianut oleh semakin banyak orang di 
dunia. Silahkan di-google deh. Dan alasannya sangat reasonable.

Semoga bermanfaat.

Best regards,
Angelo

 MetaStock© Let You Know When to Trade and What to Trade




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, August 10, 2010 3:44:42 PM
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)

  
Setuju pak Tobeno...kesannya agak maksa in..BUY and Hold is Dead...sy kok 
kurang 
setuju. Thanks
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... 
!
________________________________

From:  "tobeno" <tobe...@yahoo. com> 
Sender:  sa...@yahoogroups. com 
Date: Tue, 10 Aug 2010 08:39:25 +0000
To: <sa...@yahoogroups. com>
ReplyTo:  sa...@yahoogroups. com 
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)
  
Bila dibaca pernyataan berikut:

Dengan demikian profit buy  hold kalah dari Swing Trading.

Ditambah quote:  Buy and Hold is Dead
mungkin terkesan agak dipaksakan dengan beberapa alasan berikut:

1.  Tidak ada randomisasi di sini agar dapat dilakukan inferensia statistik.  
Tidak disebutkan kenapa AALI terpilih dalam pengujian.  Mengapa periode uji Okt 
08 - Mar 10?  Saya perkirakan jenis saham dan periode dipilih menurut keinginan 
sipenguji.

2.  Tidak dilakukan pengujian secara berulang sehingga tidak diketahui marjin 
error.

3.  Tidak ada level of confidential hasil uji.

OKI, kesimpulan yang mengatakan bahwa AMTASE lebih unggul dari B&H tidak dapat 
dipertanggung jawabankan secara ilmiah (CMIIW).

Bisa saja penulis mengatakan bahwa saya sedang tidak melakukan penelitian 
ilmiah 
dan merasa tidak perlu melakukan 3 hal di atas.

Bila benar demikian, fine!  Kesimpulannya perlu diubah menjadi sbb:

Dengan demikian profit buy  hold kalah dari Swing Trading pada saham AALI pada 
peride 28 Okt 2008 hingga 10 Maret 2010.

Saran:
Lakukan pengujian (backtest) untuk sembarang saham pada berbagai periode yang 
dipilih secara acak agar kesimpulan dapat berlaku lebih luas.
Banyak maaf...

tobeno


Sent from my BlackBerry®Bold powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________

From:  "MetaStock Team" <MetaStock-Team@ bumianyar. net> 
Sender:  sa...@yahoogroups. com 
Date: Tue, 10 Aug 2010 09:43:50 +0700
To: <sa...@yahoogroups. com>
ReplyTo:  sa...@yahoogroups. com 
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)
  
Back test ini adalah dengan data riil. sebagaimana  bisa dilihat dichartnya, 
itu 
bukan harga rekayasa melainkan real  fact.
Tapi, untuk kenyataannya nanti akan sangat  bergantung dengan tradernya.
 
Ada seorang pembaca mengatakan bahwa faktor fear  dan greed akan membuatnya 
menyimpang dari sistem sehingga profit tidak seperti  diharapkan. Itu sangat 
betul.
Namun, tanpa sistem yang bagus, dengan faktor fear  dan greed seorang trader 
tidak punya peluang bagus untuk profit. Tetapi dengan  sistem yang bagus, 
peluang profitnya menjadi lebih baik.
 
Buy & holdnya pun real fact, hanya saja dalam  prakteknya hampir tidak pernah 
ada investor yang benar2 beli di bottom dan jual  pas di top.
 
Jadi artikel tersebut hanya ingin menunjukkan bahwa  seorang trader yang 
tingkat 
disiplin tinggi bisa meraih profit di atas buy &  hold.
Sekarang pertanyaan, trader macam apa  kita?
 
Semoga bermanfaat.
 
Best regards,
Angelo
 
 
----- Original Message ----- 
>From: Susanto    Salim 
>To: sa...@yahoogroups. com 
>Sent: Tuesday, August 10, 2010 2:56    AM
>Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead    (Pengamatan di AALI dg AMTASE 
>Swing 
>System)
>
>  
>Bro kalo mau buat perbandingan sebaiknya gunakan data riil.
>bukan dengan    asumsi yang tentu saja bisa dicocokan sesuai kebutuhan kita.
>
>Maksud    saya data riil di sini adalah kondisi yang benar2 terjadi. Jadi kita 
>bisa 
>
>minta data dari satu sekuritas besar trus diteliti apakah pemain model buy    
>and
>hold yang lebih cuan atau trader yang lebih cuan. Kasaran begitu,    dengan 
>demikian
>baru bisa kita bilang on average dari sekian ribu data    dalam periode 
>...sampai...
>pemain dengan sistem ... cuan nya lebih besar    dari ... sebesar ...%
>
>kalo tiap kali bisa buy di dasar dan jual di    puncak ya pasti lebih cuan.
>Masalahnya adalah bisa gak, dan kenyataan    dilapangan seperti apa.
>Dengan cuma memberi satu contoh lantas membuat    kesimpulan suatu sistem
>adalah unggul tentu terlalu berani.
>
>Misal,    beberapa saat lalu saya beli lsip di 7800, sekarang sudah 9800,    
>bisakah
>saya simpulkan bahwa saya akan selalu cuan....cuma karena hari ini    hoki
>belum tentu besok atau lusa tetap hoki :D
>
>
>2010/8/9 MetaStock Team <MetaStock-Team@ bumianyar. net>
>
>  
>>Buy & Hold vs Swing      Trading
>>Buy & Hold yang cocok bagi Investor sering      kali dianggap lebih baik dari 
>>pada swing trading yg cocok bagi trader.      Namun, dengan sistem yang 
>>handal, 
>>swing trading dapat lebih menguntungkan      dari pada buy & hold.
>> 
>>Mari kita lihat contohnya di AALI.
>> 
>>Gambar di bawah menunjukkan uptrend AALI yg      dimulai pada tanggal 28 
>>Oktober 
>>2008 dimana harga pada waktu itu berada di      Rp4.600.
>>Akhir dari Uptrend adalah pada tanggal 10      Maret 2010 dimana harga pada 
>>waktu itu adalah Rp24.950.
>>Dalam kenyataan, tidak mungkin seorang investor      dengan suatu analisa 
>>berhasil membuat keputusan dan berhasil membeli pada      harga bottom 
>>(Rp4.600) 
>>lau di-hold beberapa bulan kemudian menjual di harga      top (Rp24.950).
>> 
>> 
>>Tapi dalam kasus ini kita ingin mengadu tingkat      profit buy & hold vs 
>>swing 
>>trading, mana yang lebih profit?
>>Jadi kita tetapkan saja secara muluk bahwa ada      investor yang buy di 
>>harga 
>>bottom Rp4.600 dan hold lalu sell di harga top      Rp24.950, maka profitnya 
>>adalah Rp20.350.
>> 
>> 
>>Bagaimana dengan Swing Trader yang dalam artikel ini menggunakan sistem      
>>AMTASE Swing System? Fasilitas backtest dari MetaStock telah memberikan      
>>hasil simulasi trading pada periode yang sama: 28 Oktober 2008      sampai  
>>10 
>>Maret 2010. Apakah hasil tradingnya selama itu bisa      menandingi profit 
>>buy & 
>>hold?
>> 
>>Setelah dilakukan backtest dengan mengikuti sinyal beli/jual dari      AMTASE 
>>Swing System, hasilnya adalah:
>> 
>> 
>>Jika komisi trading ditetapkan 0.2% beli dan 0.3% jual. maka:
>>      * Profit yang diperoleh dari buy & Hold adalah Rp20.340.8 
>>      * Profit yang diperoleh dari AMTASE Swing System Rp24.336.1 
>>      * Profit dari AMTASE Swing System 19.64% lebih besar dari pada buy &    
>>     
>>hold (Buy&Hold Index=19.64% ) 
>>
>>      * Dari total trade AMTASE Swing System yang sebanyak 53 kali, ada       
>>  32 
>>kali yang profit dan 21 kali yg loss.
>> 
>>Dengan demikian profit buy & hold kalah dari Swing Trading. 
>>Padahal  buy and hold yang ditetapkan sudah cukup muluk; beli di      bottom 
>>dan 
>>sell di top dari uptrendnya.
>> 
>>Buy & Hold is Dead.
>> 
>>Semoga bermanfaat.
>> 
>> 
>>Commentary      ini bukanlah suatu rekomendasi beli atau jual, melainkan 
>>suatu 
>>petunjuk      untuk menginterpretasikan  indikator tertentu. Informasi      
>>di 
>>atas seharusnya digunakan hanya oleh investor yang memahami resiko dalam      
>>trading saham. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang      
>>disebabkan oleh penggunaan expert ini mau pun isinya.
>> 
>>Ikut      Workshop ATMASE Swing System pada tanggal 21 Agustus 2010 (TRADERS  
>>    
>>ONLY)
>>Rincian      lebih lanjut klik disini.
>> 
>> 
>> 
>> 
>
 

Kirim email ke