Menurut saya,  hanya dgn mengambil satu sampel AALI dgn periode yang telah 
ditentukan okt 08 - mar 10, bpk tidak dapat mengeneralisasikan bahwa hsl 
backtest pasti lebih baik dari buy and hold. 

Kalo mau, bapak hrs melakukan backtest untuk seluruh saham ihsg (setidaknya 
LQ45) selama periode min 10 tahun, kemudian bapak bandingkan hslnya dgn buy and 
hold untuk msg2 saham. 

Saya yakin hslnya akan mixed.  Kalo memang sistem bpk 100% outperform buy and 
hold, baru saya percaya  memang sistem bpk yg benar2 canggih.
 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Susanto Salim <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 10 Aug 2010 17:37:39 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
        System)

Perlu saya sampaikan disini hasil backtest tidak harus sama dengan hasil
secara riil dilapangan.
Kita bisa beasumsi saat sinyal beli/jual keluar langsung (tanpa delay)
transaksi terjadi, pada kenyataannya
belom tentu demikian (ada delay) plus back test nya kita tidak tahu pake
harga apa, apakah data harga
penutupan/pembukaan harian atau intraday selama periode itu.

eniwei masalah utamanya adalah samplenya cuma satu dan periode nya juga
tidak cukup lama, bagaimana
kalau periodenya diambil lebih panjang, misal 5 atau 10 tahun (dengan asumsi
buy and hold kan bukan hitungan harian
atau bulanan).

2010/8/10 Fabianto <[email protected]>

> Loh justru itu yang sudah dilakukan yaitu membandingkan grafik AALI antara
> buy and hold maks (yg kemungkinan cuannya lebih besar) dg sistem amtase.
> Supaya lebih fair mungkin bisa dibandingkan dengan top 20 saham big caps,
> karena bagus di AALI belum tentu bagus di ASII atau di saham lain. Lebih
> bagus lagi dibandingkan juga dg periode bearish dan sideway karena sistem
> teknikal suka keok di periode sideway.
>
> Trims untuk hasil backtestingnya.
>
> ------Original Message------
>
> From: Susanto Salim
> Sender: [email protected]
> To: [email protected]
> ReplyTo: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE
> Swing System)
> Sent: Aug 10, 2010 02:56
>
>   Bro kalo mau buat perbandingan sebaiknya gunakan data riil. bukan dengan
> asumsi yang tentu saja bisa dicocokan sesuai kebutuhan kita. Maksud saya
> data riil di sini adalah kondisi yang benar2 terjadi. Jadi kita bisa minta
> data dari satu sekuritas besar trus diteliti apakah pemain model buy and
> hold yang lebih cuan atau trader yang lebih cuan. Kasaran begitu, dengan
> demikian baru bisa kita bilang on average dari sekian ribu data dalam
> periode ...sampai... pemain dengan sistem ... cuan nya lebih besar dari ...
> sebesar ...% kalo tiap kali bisa buy di dasar dan jual di puncak ya pasti
> lebih cuan. Masalahnya adalah bisa gak, dan kenyataan dilapangan seperti
> apa. Dengan cuma memberi satu contoh lantas membuat kesimpulan suatu sistem
> adalah unggul tentu terlalu berani. Misal, beberapa saat lalu saya beli lsip
> di 7800, sekarang sudah 9800, bisakah saya simpulkan bahwa saya akan selalu
> cuan....cuma karena hari ini hoki belum tentu besok atau lusa tetap hoki :D
> 2010/8/9 MetaStock Team <MetaStock-Team@ bumianyar. net>   Buy & Hold vs
> Swing Trading Buy & Hold yang cocok bagi Investor sering kali dianggap lebih
> baik dari pada swing trading yg cocok bagi trader. Namun, dengan sistem yang
> handal, swing trading dapat lebih menguntungkan dari pada buy & hold.   Mari
> kita lihat contohnya di AALI.   Gambar di bawah menunjukkan uptrend AALI yg
> dimulai pada tanggal 28 Oktober 2008 dimana harga pada waktu itu berada di
> Rp4.600. Akhir dari Uptrend adalah pada tanggal 10 Maret 2010 dimana harga
> pada waktu itu adalah Rp24.950. Dalam kenyataan, tidak mungkin seorang
> investor dengan suatu analisa berhasil membuat keputusan dan berhasil
> membeli pada harga bottom (Rp4.600) lau di-hold beberapa bulan kemudian
> menjual di harga top (Rp24.950).     Tapi dalam kasus ini kita ingin mengadu
> tingkat profit buy & hold vs swing trading, mana yang lebih profit? Jadi
> kita tetapkan saja secara muluk bahwa ada investor yang buy di harga bottom
> Rp4.600 dan hold lalu sell di harga top Rp24.950, maka profitnya adalah
> Rp20.350.     Bagaimana dengan Swing Tra
>
> ------------------------------------
>
> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>
> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>
> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

Kirim email ke