brarti seperti main catur donk!, ada bbrp alternatif untuk beberapa langkah ke 
depanif ini jadi anu, tapi if itu jadi ini..
From:  Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@ gmail.com>
Sender:  sa...@yahoogroups. com
Date: Tue, 10 Aug 2010 17:43:58 +0700To: <sa...@yahoogroups. com>ReplyTo:  
sa...@yahoogroups. com
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)

 



    
      
      
      Pak Angelo, sangat menarik sekali terkait soal swing trading vs buy & 
holds strategy.

Dari pengalaman saya, ketika melakukan back testing ke masa lalu, akan 
cenderung mudah melakukannya. Kesulitan baru muncul ketika melakukan pengujian 
ke depan.


Kalau boleh, bisakah Pak Angelo melakukan pengujian ke depan. Katakan saja 
pengujian selama 30 hari ke depan ini.

Pak Angelo tinggal menyebutkan nama sahamnya, lalu buy di harga berapa dan 
berapa lot. Tentunya informasi yg diberikan adalah informasi yang belum 
terjadi. Atau, kalau punya mau sebutkan angka harga, maka yg dicantumkan adalah 
harga offer pada saat running/posting. Dengan demikian lebih fair untuk 
perhitungan kinerja.


Cukup tiga saham saja selama 30 hari itu. Nanti tinggal kita bandingkan bersama 
dalam periode yang sama dan saham yang sama untuk sistem buy & hold. Kalau 
bisa, pilihan sahamnya yang sedang hangat dibicarakan saja, agar mengikutinya 
juga lebih seru. 


Saya rasa kawan2 disini akan sangat mendukung pengujian ke depan ketimbang 
pengujian ke belakang karena kawan2 disini akan banyak mendapatkan manfaatnya, 
dan juga bisa melihat dan merasakan langsung keampuhan sistem yang disebutkan.


Saya sampaikan ini hanya sekedar membantu Pak Angelo agar dapat lebih 
mempromosikan dengan cara yang lebih mengena dengan kebanyakan anggota milis 
ini.

Terima kasih sebelumnya.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu



2010/8/10 Angelo Michel <angelo_m_i_c_ h_...@yahoo. com>








        












He he padahal bobot pengujiannya sudah diberatkan ke arah investor dari pada 
swing trading.
Ok kalau begitu:

1. Silahkan Bapak tentukan periode pengujiannya.

2. Pengujian tentu sudah berulang-ulang namun tidak mungkin semuanya diposting 
ke milis. Justru yang diposting adalah yang lebih berat ke investor dari pada 
trader. Maka point 1 sedang ditunggu jawabannya,
3. Meaning?


Pengujian sudah dilakukan kepada semua saham. Dan memang tidak semua saham 
kompatible. Tapi yang compatible jumlahnya lebih dari 100 saham, Silakan cek 
daftar backtestnya di: http://www.science4 traders.com/ AMTASECompatible 
List.html

Rincian hasil backtest tentu tidak  bisa diposting ke milis semuanya.

Mr
 Tobeno pertanyaan Anda benar2 bermutu karena jenis pertanyaan Anda adalah 
tantangan utama bagi suatu sistem trading yang bermutu.
Tantangan lain, bagaimana kalau diuji di market bearish? Ini pun sudah diuji. 
Boleh Bapak pilih saham yg tercantum di daftar pada link atas lalu kita backest 
di market bearish Pak.


Best regards,
Angelo

 MetaStock© Let You Know When to Trade and What to Trade



From: tobeno <tobe...@yahoo. com>
To: sa...@yahoogroups. com

Sent: Tue, August 10, 2010 3:39:25 PM
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)










 



    
      
      
      












Bila dibaca pernyataan berikut:

Dengan demikian profit buy  hold kalah dari Swing Trading.

Ditambah quote:  Buy and Hold is Dead
mungkin terkesan agak dipaksakan dengan beberapa alasan berikut:

1.  Tidak ada randomisasi di sini agar dapat dilakukan inferensia statistik.  
Tidak disebutkan kenapa AALI terpilih dalam pengujian.  Mengapa periode uji Okt 
08 - Mar 10?  Saya perkirakan jenis saham dan periode dipilih menurut keinginan 
sipenguji.


2.  Tidak dilakukan pengujian secara berulang sehingga tidak diketahui marjin 
error.

3.  Tidak ada level of confidential hasil uji.

OKI, kesimpulan yang mengatakan bahwa AMTASE lebih unggul dari B&H tidak dapat 
dipertanggung jawabankan secara ilmiah (CMIIW).


Bisa saja penulis mengatakan bahwa saya sedang tidak melakukan penelitian 
ilmiah dan merasa tidak perlu melakukan 3 hal di atas.

Bila benar demikian, fine!  Kesimpulannya perlu diubah menjadi
 sbb:

Dengan demikian profit buy  hold kalah dari Swing Trading pada saham AALI pada 
peride 28 Okt 2008 hingga 10 Maret 2010.

Saran:
Lakukan pengujian (backtest) untuk sembarang saham pada berbagai periode yang 
dipilih secara acak agar kesimpulan dapat berlaku lebih luas.

Banyak maaf...

tobeno

Sent from my BlackBerry®Bold powered by Sinyal Kuat INDOSATFrom:  "MetaStock 
Team" <MetaStock-Team@ bumianyar. net>
Sender:  sa...@yahoogroups. com
Date: Tue, 10 Aug 2010 09:43:50 +0700To: <sa...@yahoogroups. com>ReplyTo:  
sa...@yahoogroups. com
Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing 
System)

 



    
      
      
      


Back test ini adalah dengan data riil. sebagaimana 
bisa dilihat dichartnya, itu bukan harga rekayasa melainkan real 
fact.
Tapi, untuk kenyataannya nanti akan sangat 
bergantung dengan tradernya.
 
Ada seorang pembaca mengatakan bahwa faktor fear 
dan greed akan membuatnya menyimpang dari sistem sehingga profit tidak seperti 
diharapkan. Itu sangat betul.
Namun, tanpa sistem yang bagus, dengan faktor fear 
dan greed seorang trader tidak punya peluang bagus untuk profit. Tetapi dengan 
sistem yang bagus, peluang profitnya menjadi lebih baik.
 
Buy & holdnya pun real fact, hanya saja dalam 
prakteknya hampir tidak pernah ada investor yang benar2 beli di bottom dan jual 
pas di top.
 
Jadi artikel tersebut hanya ingin menunjukkan bahwa 
seorang trader yang tingkat disiplin tinggi bisa meraih profit di atas buy & 
hold.
Sekarang pertanyaan, trader macam apa 
kita?
 
Semoga bermanfaat.
 
Best regards,
Angelo
 
 

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Susanto 
  Salim 
  To: sa...@yahoogroups. com 
  Sent: Tuesday, August 10, 2010 2:56 
  AM
  Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead 
  (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing System)
  
  
  
  Bro kalo mau buat perbandingan sebaiknya gunakan data riil.
bukan dengan 
  asumsi yang tentu saja bisa dicocokan sesuai kebutuhan kita.

Maksud 
  saya data riil di sini adalah kondisi yang benar2 terjadi. Jadi kita bisa 
  
minta data dari satu sekuritas besar trus diteliti apakah pemain model buy 
  and
hold yang lebih cuan atau trader yang lebih cuan. Kasaran begitu, 
  dengan demikian
baru bisa kita bilang on average dari sekian ribu data 
  dalam periode ...sampai...
pemain dengan sistem ... cuan nya lebih besar 
  dari ... sebesar ...%

kalo tiap kali bisa buy di dasar dan jual di 
  puncak ya pasti lebih cuan.
Masalahnya adalah bisa gak, dan kenyataan 
  dilapangan seperti apa.
Dengan cuma memberi satu contoh lantas membuat 
  kesimpulan suatu sistem
adalah unggul tentu terlalu berani.

Misal, 
  beberapa saat lalu saya beli lsip di 7800, sekarang sudah 9800, 
  bisakah
saya simpulkan bahwa saya akan selalu cuan....cuma karena hari ini 
  hoki
belum tentu besok atau lusa tetap hoki :D


  2010/8/9 MetaStock Team <MetaStock-Team@ bumianyar. net>


    
    
    
    
    
    Buy & Hold vs Swing 
    Trading
    Buy & Hold yang cocok bagi Investor sering 
    kali dianggap lebih baik dari pada swing trading yg cocok bagi trader. 
    Namun, dengan sistem yang handal, swing trading dapat lebih menguntungkan 
    dari pada buy & hold.
     
    Mari kita lihat contohnya di AALI.
     
    Gambar di bawah menunjukkan uptrend AALI yg 
    dimulai pada tanggal 28 Oktober 2008 dimana harga pada waktu itu berada di 
    Rp4.600.
    Akhir dari Uptrend adalah pada tanggal 10 
    Maret 2010 dimana harga pada waktu itu adalah Rp24.950.
    Dalam kenyataan, tidak mungkin seorang investor 
    dengan suatu analisa berhasil membuat keputusan dan berhasil membeli pada 
    harga bottom (Rp4.600) lau di-hold beberapa bulan kemudian menjual di harga 
    top (Rp24.950).
     
    
     
    
    Tapi dalam kasus ini kita ingin mengadu tingkat 
    profit buy & hold vs swing trading, mana yang lebih profit?
    Jadi kita tetapkan saja secara muluk bahwa ada 
    investor yang buy di harga bottom Rp4.600 dan hold lalu sell di harga top 
    Rp24.950, maka profitnya adalah Rp20.350.
     
    
     
    Bagaimana dengan Swing Trader yang dalam artikel ini menggunakan sistem 
    AMTASE Swing System? Fasilitas backtest dari MetaStock telah memberikan 
    hasil simulasi trading pada periode yang sama: 28 Oktober 2008 
    sampai  10 Maret 2010. Apakah hasil tradingnya selama itu bisa 
    menandingi profit buy & hold?
     
    Setelah dilakukan backtest dengan mengikuti sinyal beli/jual dari 
    AMTASE Swing System, hasilnya adalah:
     
    
     
    Jika komisi trading ditetapkan 0.2% beli dan 0.3% jual. maka:
    
    
      Profit yang diperoleh dari buy & Hold adalah Rp20.340.8 
      Profit yang diperoleh dari AMTASE Swing System Rp24.336.1 
      Profit dari AMTASE Swing System 19.64% lebih besar dari pada buy & 
      hold (Buy&Hold Index=19.64% ) 
      Dari total trade AMTASE Swing System yang sebanyak 53 kali, ada 
      32 kali yang profit dan 21 kali yg loss.
     
    Dengan demikian profit buy & hold kalah dari Swing Trading. 
    Padahal  buy and hold yang ditetapkan sudah cukup muluk; beli di 
    bottom dan sell di top dari uptrendnya.
     
    Buy & Hold is Dead.
     
    Semoga bermanfaat.
     
     
    
    Commentary 
    ini bukanlah suatu rekomendasi beli atau jual, melainkan suatu petunjuk 
    untuk menginterpretasikan  indikator tertentu. Informasi 
    di atas seharusnya digunakan hanya oleh investor yang memahami resiko dalam 
    trading saham. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang 
    disebabkan oleh penggunaan expert ini mau pun isinya.
     
    
    Ikut 
    Workshop ATMASE Swing System pada tanggal 21 Agustus 2010 (TRADERS 
    ONLY)
    Rincian 
    lebih lanjut klik disini.

     
     
     
     
    

  


    
     

    










    
     














    
    











    
     

    










    
     

    
    


 



  











      

Kirim email ke