oce setujuuuu ..............jd besok ngikut om+ nih

Pada 15 Desember 2010 22.15, <[email protected]> menulis:

>
>
> Iya pak...sekali-sekali diadakan gathering atau kumpul2 sederhana aja dan
> diupload picnya di millist ini jadi kita2 bisa saling mengetahui sosok atau
> wujud pak positif + itu gmn, pak tommy itu gmn orangnya dsb....toh kumpul2
> (silahturahmi) banyak jg manfaatnya...salah satunya menambah rizky
> (networking) dan memperpanjang usia (ngobrol ringan,sesekali ketawa ketiwi
> jd awet muda dan tdk stress)
>
> Bahasa di millist atau ditulisan emang rentan pak...padahal bahasa tulisan
> beda ama kalau kita ngobrol di tlp dan lebih beda lagi kalau kita ngobrol
> langsung krn kita tahu mimik dan gerak tubuh kita......jadi alangkah baiknya
> millist ini perlu utk diadakan kumpul2 sederhana bisa di mulai di jkt dan di
> kota2 lain pak spt medan, biar makin akrab dan makin tambah semangat
> cuannya...alangkah indahnya kita bisa cuan, saling berbagi dan saling ketemu
> silahturahmi....dunia dan akherat serta hubungan sosial dapat semuanya
> pak....mhn maaf sekedar usulan dari member relatif baru nih pakm
>
>
> Salam
>
> Taufik a.w (medan)
>
>
>
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * "Daryl Zulfikar Anwar" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Wed, 15 Dec 2010 15:04:50 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>
>
>
> Kok pada ribut? Jgn dong..saling berbagi aja supaya cuan sama2..setuju sm
> pak taufik ..plu kg ktm sekali2 biar akrab..
>
> Sent from my BlackBerry® with XL Nyambung Teruuss !!
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Wed, 15 Dec 2010 14:54:46 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>
>
>
> Iya setuju....mungkin kita "sedikit" jengkel atau mengkritik mungkin krn
> kita2 blm dan tidak mengenal secara di dunia nyata....sudah saatnya kita
> perlu saling mengenal didunia nyata atau lwt gathering kek atau
> kumpul2...saya yakin kalau kumpul dan mengenal satu sama lain maka hal2
> mengkritik tajam, saling menjatuhkan tidak akan ada lagi di millist
> ini.....apa blm pernah ada gathering atau kumpul2 ya?....he..he...
>
>
> Salam
>
> Taufik a.w
>
>
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Wed, 15 Dec 2010 14:48:56 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>
>
>
> I agree with u mr +
> Teruslah menulis, sangat informatif dan menambah wawasan terutama bagi sy
> yg newbie.
> Yang doyan mengkritik juga monggo saja asalkan disertai niat baik utk
> membuat penulis makin hebat sehingga hasilnya akan dishare lagi ke kita
> semua.
> Jika demikian akan banyak manfaat yg diperoleh oleh member milis, dan lebih
> dari sekedar cape download email lalu delete.
>
> Salam,
> Nyoman
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * positif01 <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Wed, 15 Dec 2010 21:22:23 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>
>
>
> Budi Darmawan, Sarjana Hukum (jarang-jarang lihat peserta milis lengkap
> dengan gelar sarjana nih). Anda terbiasa atau pernah dengar penentuan
> 'entry' atau 'buy point' seorang trader atau investor sekuritas, termasuk
> saham? Kalau sudah terbiasa, Anda mengerti maksudnya 'breakout', sekaligus
> 'exit point long' atau 'entry point short' pada saat 'breakdown'. Itu
> menjelaskan kenapa 'trader' atau 'investor' tidak serampangan masuk dan
> keluar, kecuali akan jadi 'rogue trader'. Jangan orang tidur kita bangun,
> orang bangun kita malah tidur...nanti persis kata Mbah Surip, 'bangun lagi,
> tidur lagi, bangun lagi, tidur lagi, bangun....tidur lagi...ha ha ha!"
>
> Yang penting itu bukan how low you enter but know how smart you are when
> entering at the right time ('market timing').
>
> '+'
>
> 2010/12/15 budy darmawan <[email protected]>
>
>>
>>
>> waktu gocap tidur mulu nga kasih comment nihhhh.......
>>
>> regards,
>> budy darmawan,s.h.
>>
>> --- Pada *Rab, 15/12/10, positif01 <[email protected]>* menulis:
>>
>>
>> Dari: positif01 <[email protected]>
>> Judul: [saham] DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>> Kepada:
>> Tanggal: Rabu, 15 Desember, 2010, 9:00 AM
>>
>>
>>
>>
>> Ini dia salah satu andalan, 'secret recipe 2011'. Panik, tekanan darah
>> naik karena goyangan bursa, tapi tidak untuk prospek yang satu ini. Selamat
>> berpartisipasi. Indeks most likely on technical akan rebound Thursday or the
>> latest Friday.
>>
>> Masih ingat posting 09 November lalu ketika BNII 'breakout 52 week high'
>> dan disarankan untuk buy (
>> http://groups.yahoo.com/group/saham/message/89798
>> )? Dan, terhitung sejak saat itu hingga intraday 14 Desember, kurang lebih
>> 'gain' berlipat lebih dari 100%.
>>
>> Nah, per penutupan kemarin 13 Desember 2010, ada satu emiten yang memenuhi
>> 'rule' breakout 52 week hi, dan breakout-nya sangat signfikan karena tidak
>> hanya mencetak harga tertinggi selama 52 week terakhir, tetapi lebih dari
>> itu tidak tanggung-tanggung, memecahkan 'high price' tertinggi-nya yang
>> bertahan selama 365 hari atau 73 minggu. 'Breaking out 52 week hi di Rp117
>> ini divalidasi lebih jauh pada 14 Desember 2010 dengan vwap (harga rata-rata
>> pembelian hari itu) Rp119. Artinya, breaking out 13 Desember melalui 'close
>> price' (harga penutupan) bukan manipulasi 'last minutes trade'. Validasi ini
>> masih dikonfirmasi lagi per penutupan sesi 1 15 Desember dengan vwap semakin
>> naik bahkan pada saat 'market average'/indeks menuju minus 2%. Ada 'buying
>> pressure' yang terbukti di sini. Meminjam rating accumulation/distribution
>> Investor's Business Daily, DGIK: rating A (heavy buying).
>>
>> Secara teknikal, 'buy 52 week high breakout rule' yang diterapkan oleh
>> Fidelity Investment, US best discount brokers & mutual fund pilihan majalah
>> SmartMoney 2010, saham yang mampu melampaui '52 week high' yang bertahan
>> untuk jangka waktu lama, terlebih melampaui 73 minggu seperti DGIK kemarin,
>> diantisipasi akan melanjutkan reli dengan 'range' pergerakan yang signfikan.
>> Penembusan 'highest' yang bertahan 365 hari perdagangan tersebut mendapatkan
>> pondasi 'chart pattern' yang kokoh jika Anda cermati berdasarkan 'daily
>> chart' sejak awal tahun. Perhatikan bagaimana pola 'cup and handle yang
>> merupakan 'bullish continuation' terbentuk dengan periode 'cup' selama 3,5
>> bulan (starting point: 01 Juli sampai 13 Oktober) dan 'handle selama 1,5
>> bulan (14 Oktober-02 Desember). Lebih lanjut jika Anda telaah dengan 'weekly
>> chart', Anda akan temukan pola grafik yang begitu sempurna, 'reverse head &
>> shoulder' yang dimulai dari minggu keempat April hingga 'break out' akhir
>> minggu lalu. Sedemikian sempurna-nya 'reverse head and shoulder' ini sampai
>> tidak perlu diinterpretasikan lagi bagaimana menemukannya dengan kasat mata.
>> 'Cup and handle' daily sudah ditembus pada 02 Desember, demikian pula
>> 'reverse head and shoulder' weekly, dan sejak 13 Desember 52 weeks bahkan 73
>> weeks highest sudah dipatahkan.
>>
>> Secara fundamental, kinerja DGIK masih memberikan harapan yang serius
>> meskipun ROE (ttm) masih 6,84% namun sejarah 'revenues/sales' 3 tahun yang
>> masih di atas 30% menunjukkan adanya semangat untuk meneruskan perubahan,
>> persis seperti BNII. Kondisi price to cash flow (ttm) yang lebih kecil dari
>> p/e ratio (ttm) mengindikasikan bahwa dana tunai ('cash') lebih besar dari
>> eps menjadi pertanda bahwa emiten ini punya cukup dana tunai dan bukan hanya
>> 'earnings' yang mungkin masih potensi apalagi hanya 'future prospect'.
>> Ketersediaan dana tunai juga yang bisa menopang secara riil peningkatan
>> kinerja di tahun 2011 sebagaimana terindikasi dari 'capital spending' 5
>> tahun terakhir yang 55% di atas peer global-nya (
>> http://investasi.kontan.co.id/v2/read/investasi/40947/DGIK-Masih-Simpan-Dana-IPO).
>> Harapan peningkatan kinerja DGIK ini selaras dengan peningkatan 'revenues'
>> pada Q3 kemarin dari Q3 tahun sebelumnya sebesar 34%, sementara penurunan
>> 'eps' dari sebelumnya Q2 (Q2-10 on-Q2-09) yang -23,35% berkurang menjadi
>> hanya -0,06% pada Q3. Kondisi ini mendapat keyakinan penuh mengingat minggu
>> demi minggu, bulan demi bulan, perolehan kontrak kerja konstruksi DGIK juga
>> menunjukkan peningkatan yang berarti. Dalam sebulan terakhir saja dari
>> Sabang sampai Merauke, dari Padang sampai Timur Leste kontrak-kontrak baru
>> DGIK berdatangan, di antaranya,
>>
>> -pembangunan Bandara Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan (
>> http://us.detikfinance.com/read/2010/11/05/102215/1486694/6/duta-graha-garap-bandara-kota-pagar-alam-rp-2162-miliar
>> );
>> -PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) mendapat kontrak baru senilai Rp60 miliar
>> di Timor Leste. Perseroan akan membangun jalan di negara tetangga
>> tersebut. Selain di Timor Leste, DGIK juga meraih kontrak pembangunan gedung
>> senilai Rp40 miliar di Tanah Air. Meski demikian, perseroan tengah menunggu
>> hasil pemenang tender proyek pembangunan empat gedung senilai total Rp330
>> miliar. (Investor)
>> -Perusahaan jasa konstruksi PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) segera meraih
>> tiga kontrak baru sekitar Rp650 miliar. Ketiga kontrak itu merupakan
>> kontrak pembangunan gedung pemerintah di Sumatera dan Jawa. Sampai 3Q10,
>> laba bersih DGIK turun 8,7% dari Rp45,35 miliar menjadi Rp41,41 miliar.
>> (Investor)
>>
>> Selain itu secara 'techincal performance' potensi kenaikan harga DGIK ke
>> depan terlebih di tahun yang baru akan sangat besar mengingat sepanjang 2010
>> kenaikan DGIK yang 36% masih tertinggal dari kenaikan IHSG yang 47%. Kondisi
>> ini berbeda dengan beberapa emiten 'mid-caps leader' lainnya yang sudah jauh
>> melampaui 'gain' IHSG sehingga mengisyaratkan 'overvalued'. Silakan buka
>> 'chart' sejak awal tahun 2010,setidaknya 4 peer terdekatnya di subsektor
>> 'property and real estate' (ADHI, PTPP, TOTL, WIKA) sudah bergerak jauh dan
>> mungkin mulai letih ('ove-extended'), sementara DGIK baru saja hendak
>> memulai perjalanan mendakinya ('great potential'). DGIK yang berasal dari
>> sektor konstruksi juga sekaligus dapat menjadi alternatif/'bumper'
>> volatilitas sektor komoditas memasuki awal 2011. Tidak perlu pusing harga
>> minyak, tidak genting harga dollar, tidak 'feeling' krisis Eropa dan tidak
>> gambling efek Cina.
>>
>> Cukup beralasan, mengacu kepada prospek fundamental dan pijakan teknikal
>> jika banyak investor dari berbagai level menanti menyaksikan kemilau harga
>> DGIK di Rp235 sebelum akhir Januari 2011 atau naik 95% dari penutupan 14
>> Desember 2010. Ingat, pilihan ini investasi baik position, mid-term atau
>> long-term. Namun demikian jangan pernah lupa, selalu ada resiko. Disclaimer.
>>
>> "+"
>>
>>
>>
>    
>

Kirim email ke