Koreksi ya om....

... Setiap 1 satuan dari 11 itu memiliki 5 ruas oki total ada 55 ruas sehingga 
dipenuhi 1/5x 55 = 5 ...

Bukannya 1/5 x 55 = 11 ?


salam cuan,

HQ
→ sending from my BlackBerry® 22BBD42C ✓

-----Original Message-----
From: "tobeno" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 27 Mar 2011 10:05:04 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] valuasi saham [article]


Boleh lanjut ya Bang?

------ kata Bang IAN
Persamaan saya tersebut kalau mau dipalikasikan ke dunia nyata, misalnya 
diproses produksi.Sebagai contoh misalkan demikian, untuk membuat suatu produk, 
variabel cost nya 2, dan fixed cost nya 4. Sehingga kalau mau membuat satu 
unit, total biayanya sebesar 6, kalau mau membuat 2 unit total biayanya menjadi 
8, kala mau membuat 3 unit, total biayanya menjadi 10, kalau mau mau membuat 4 
unit, total biayanya menjadi 12, kalau mau membuat 5 unit, total biayanya 
menjadi 14.
------

Contoh ini jelas banget matematikanya Bang.

Biaya = f(x) = 2x + 4
x = unit produksi

f(1) = 6
f(2) = 8
f(3) = 10
f(4) = 12
f(5) = 14

Menurut saya, contoh di atas tetap tidak menjelaskan 1+1=8 dan temen2nya tadi.  
Abang boleh pakek bilangan berbasis binary (?)  atau basis yang lain tapi tetep 
tidak dapat menunjukkan ini bagian dari matematika.

Contoh yang saya tulis diawal:
1/5 dari 11 adalah 11
Berapa 1/3 dari 3?

1/5x11x Z = 11 maka Z=5
1/3x3x 5 = 5
Z adalah faktor konversi.
Ini matematika Bang.

Atau cara lain:

Setiap 1 satuan dari 11 itu memiliki 5 ruas oki total ada 55 ruas sehingga 
dipenuhi 1/5x 55 = 5.
Dengan demikian 3 satuan akan memiliki 15 ruas maka 1/3x 15 = 5.

Sedangkan contoh Abang yang 1+1 dstnya itu belum ngerti saya mengolahnya 
menurut kaidah matematika dalam basis apapun. Lihat contoh saya diatas memiliki 
2 basis: basis 9 dan 5 tapi tetap dapat diolah sbgmn seharusnya.

Bener Bang! Matematika itu memang indah.


"The more quantitative a model, the better the valuation."

Kirim email ke