Terima kasih Bang atas koreksi nya, saya memang belum mengerti cara hitung compunding nya :)
2011/3/30 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > > > Perhitungannya yang benar adalah sbb: > > > 1986 2011 Total Kenaikan Rata2/Tahun Gula 750 10000 1233% 10.92% > Mikrolet 100 2000 1900% 12.73% Beras 300 5500 1733% 12.34% Bensin 385 > 4500 1069% 10.33% > Perhatikan masalah compounding. Jadi, bukan dengan membagi total % kenaikan > dengan total angka tahun, tapi dengan memperhatikan masalah compounding atau > kalau bahasa sehari2nya adalah bunga berbunga. > > Jadi, harga gula di tahun 1986 di 750, maka harganya kira2 di tahun 1987 > menjadi 750x(1+10,92%) = 831.87. Untuk perkiraan tahun 1988 menjadi > 831.87x(1+10,92%) = 922.69. Dst. Begitulah cara menghitung kenaikan per > tahun. > > Semoga bisa mencerahkan. > > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/3/30 Jin Tomang <[email protected]> > >> >> >> Saya iseng bikin tabel hitungan kasarnya, apakah bisa disimpulkan bahwa >> inflasi per-tahun antara 1986 s.d. awal 2011 ternyata di atas 40% pertahun? >> >> >> *ASUMSI: >> %/thn = %kenaikan / 25 thn.* >> >> item >> >> thn. 1986 >> >> thn. 2011 >> >> x kenaikan >> >> % kenaikan >> >> %/thn >> >> Gula >> >> 750 >> >> 10,000 >> >> 12x >> >> 1233% >> >> 49% >> >> Ongkos mikrolet >> >> 100 >> >> 2,000 >> >> 19x >> >> 1900% >> >> 76% >> >> Beras >> >> 300 >> >> 5,500 >> >> 17x >> >> 1733% >> >> 69% >> >> Bensin >> >> 385 >> >> 4,500 >> >> 11x >> >> 1069% >> >> 43% >> >> Tapi saya pikir2 lagi sejak krisis 1998 IDR/USD1 kan naik dr 2,000, >> menjadi 14,000 hingga sekarang 8,700 belum lagi setelah krisis penghasilan >> kita juga ikut naik, hanya saja saya belum tahu caranya meng-adjust faktor >> kurs dan kenaikan penghasilan ke-dalam tabel ini :) >> >> >> >> 2011/3/30 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >> >>> >>> >>> Berikut ini saya copy khan obrolan tentang inflasi yang menurut saya >>> cukup menarik untuk diketahui bersama yang saya copy kan dari wall FB saya. >>> Nama saya hapus karena belum tentu yang bersangkutan bersedia di forward >>> namanya ke milis ini. >>> >>> IAN: Semoga acara malam ini dapat memberikan pencerahan bagi >>> sahabat-sahabat agar sedini mungkin kita mulai mempersiapkan masuk masa >>> pensiun agar kita bisa lebih menikmat usia pensiun kita. Silakan sampaikan >>> data usia dan rata2 pengeluaran per bulan saat ini, untuk saya bantukan >>> perhitungannya, berapa dana yang perlu ada saat awal mulai memasuki usia >>> pensiun nanti agar bisa menikmati usia pensiun dengan hepi2 :) >>> >>> >>> >>> XYZ: Umur 30 , pengeluaran rata-rata 5 juta. Itungnya gimana bang Irwan ? >>> :) Ini hanya ilustrasi yah bang... iseng nanya. Thanks >>> >>> >>> >>> IAN: @XYZ: data yg tidak sesuai keadaan maka perhitungannya juga beda. >>> Tapi okelah, saya coba berikan gambarannya agar mengetahui situasinya. >>> >>> >>> >>> Asumsikan usia pensiun anda nantinya adalah 55 tahun (rata2 karyawan usia >>> pensiun adalah 55 tahun), maka anda akan memasuki usia pensiun di tahun >>> 2036. Saat itu, biaya hidup anda per bulan yg sekarang 5 juta, diperkirakan >>> akan menjadi Rp40,9 juta per bulan. Agar bisa pensiun dengan tenang, dan >>> diasumsikan harapan hidup anda mencapai usia 80 tahun, maka pada saat awal >>> masuk usia pensiun alias di tahun 2036, anda perlu memiliki uang sebesar >>> Rp8,27 milyar untuk diinvestasikan nantinya di instrumen yg bisa memberikan >>> keuntungan 12%/tahun, suatu tingkat investasi yg konservatif untuk ukuran >>> Indonesia. >>> >>> >>> >>> Mungkin anda kaget melihat dana yang dibutuhkan di saat awal mulai >>> pensiun sedemikian besar. Rp8,27 milyar di awal masuk usia pensiun atau di >>> tahun 2036 nanti, bisa dicapai dengan berbagai cara. Cara2 itu antara lain, >>> anda melakukan investasi saat ini sebesar Rp50 juta di investasi yg bisa >>> memberikan keuntungan per tahun 21,71%, sehingga di tahun 2036, uang anda >>> yang Rp50 juta akan me Rp8,27 milyar. >>> >>> >>> >>> Cara lain, bila anda bisa menyisihkan rutin per bulan Rp500 ribu untuk >>> ditambahkan ke investasi, maka anda hanya membutuhkan investasi awal sebesar >>> Rp13,9 juta, dimana investasi tersebut tingkat rata2 keuntungannya per tahun >>> ada 22%. Di acara minggu lalu yg rekamannya sudah saya upload ke youtube, >>> bisa kita saksikan bahwa ternyata banyak saham2 yg bagus bisa memberikan >>> rata2 keuntungan di atas 25% per tahun. Tinggal kita pintar2 mencari dan >>> mengatur porto investasi kita agar bisa tenang saat pensiun nantinya. >>> >>> >>> >>> Bila ada spesifik data kondisi/situasi, maka saya bisa membuatkan >>> perhitungan yang lebih mendekati situasi. Seperti misal, berapa dana awal >>> yang siap diinvestasikan, berapa dana yg mau disisihkan tiap bulan untuk >>> ditambahkan ke investasi, maka saya bisa hitungkan di tingkat investasi yg >>> bisa memberikan keuntungan berapa persen per tahun target investasi yg anda >>> cari sebenarnya agar bisa membantu mewujudkan hari tua yang hepi2 :) >>> >>> >>> >>> >>> >>> KLM: Saya sering lihat hitung2an soal biaya pensiun, kuliah, dst, koq >>> rasanya lebay ya? Apakah 25th dari sekarang 5 juta jadi 40,9 juta? Ada >>> komponen yg memang melesat, tapi ada yg malah menurun. Semakin stabil >>> rupiah, inflasi terkendali, 25th lagi rasa2nya jauh dari 8x lipat, tapi >>> hanya 2x lipat saja, alias jadi 10 juta. >>> >>> >>> >>> >>> IAN: @KLM: Kalau anda berasumsi bahwa 25 tahun dari sekarang biaya hidup >>> hanya naik 2x saja alias bila sekarang 5 juta maka 25 tahun lagi hanya jadi >>> 10 juta, maka anda sedang berasumsi bahwa tingkat rata2 inflasi per tahunnya >>> selama 25 tahun mendatang hanya 2,81%. Realitiskah asumsi inflasi hanya >>> 2,81%? Dengan asumsi rata2 inflasi hanya 6% saja, maka biaya hidup yang >>> sekarang 5 juta akan menjadi 21,46 juta. Padahal kita tahu selama ini bahwa >>> biaya hidup dalam realitanya naiknya lebih tinggi dari tingkat inflasi yang >>> terjadi. >>> >>> >>> >>> Cara gampangnya melihat apakah 25 tahun dari sekarang biaya hidup yg 5 >>> juta akan menjadi 40,9 juta dengan asumsi rata2 tingkat inflasi sebesar >>> 8,42% yg merupakan rata2 inflasi 6 tahun terakhir ini adalah dengan melihat >>> biaya hidup kita ke 25 tahun yang lalu :) >>> >>> >>> >>> Contoh sederhana saja, harga gula 25 tahun yang lalu sekitar 750 perak >>> per kg. Sekarang harga gula sekitar 10 ribu. Ada kenaikan sekitar 12x, alias >>> lebih dari 8x. Ongkos mikrolet sekitar 25 tahun yang lalu, 100-125 perak >>> saja, sekarang 1500-2000 perak alis lebih dari 10x kenaikannya. Harga beras >>> tahun 1986 sekitar 200-300 perak (harga gabah 175 perak), saat ini harga >>> beras lebih dari 5000 perak alia naik lebih dari 20x, bukan hanya 8x. Harga >>> bensin premium tahun 1986 masih 385 perak per liter, sekarang 4500 perak per >>> liter alias ada kenaikan lebih dari 10x. >>> >>> >>> >>> Saya pun 2 tahun yg lalu waktu menemukan hitungan ini tidak percaya, masa >>> sih nantinya akan sebegitu besar? Lalu, saya menemukan cara yg paling >>> gampang untuk mengujinya yaitu dengan melihat ke belakangan alias harga2 >>> atau biaya hidup 25 tahun yang lalu dibanding dengan sekarang. Berapa besar >>> kenaikan yang terjadi. Ternyata kenaikan sejak 25 tahun yg lalu jauh lebih >>> besar ketimbang perhitungan yg saya buat untuk 25 tahun mendatang. >>> >>> >>> >>> Mungkin itu sebabnya, pemerintah menetapkan akan melakukan redenominasi >>> rupiah dari 10 ribu menjadi 1 rupiah agar tidak terlihat mengertikan lagi >>> angka2 yang meningkat pesat itu. Jadi, nantinya 25 tahun dari sekarang, >>> biaya hidup yang 5 juta per bulan sekarang, menjadi hanya 4090 saja per >>> bulan tapi dengan uang denominasi baru alias setara dengan 40,9 juta uang >>> sekarang. Boleh percaya boleh tidak, tapi fakta sudah menunjukkan bahwa >>> kenaikan harga2 25 tahun terakhir ternyata jauh lebih tinggi dari perkiraan >>> yang saya buat :) >>> >>> >>> jabat erat, >>> Irwan Ariston Napitupulu >>> >>> >>> >> >> >> > > > >
