sudah betul .

transaksi derivatif ?   ------> ini  untuk melindung dari selisih harga
nya   -----> lebih mirip seperti asuransi rumah  = melindungi kerugian bila
ada kebakaran misal nya.









2011/4/10 Ronas Pardianto <[email protected]>

>
>
> Katakanlah semisalkan Fifi membeli hanya 500 lbr saham dari Erni melalui
> mekanisme pasar ( krn 'Tbk' ), lalu Bakery ”Roti Enak” mengalami
> kebangkrutan. Maka Fifipun akan terkena tanggung-jwb sbg salah satu pemilik
> sesuai peraturan perundang2an kepailitan.
>
> Dgn demikian perbedaan antara transaksi kepemilikan perusahaan tbk dgn
> tertutup hny dibedakan mekanisme, tdk membedakan apakah sektor riil atau
> tdk. Karena hukum tetap berlaku, apakah kita menjadi pemilik perusahaan
> tertutup atau terbuka, apakah pemegang saham mayoritas ataupun minoritas.
>
> Oleh karenanya transaksi di pasar modal sebenarnya tdk sekedar berbicara
> cuan thd selisih harga, tapi bgm melihat sebuah emiten sbg pemilik
> perusahaan.
>
> Semua emiten yg ada di BEI adalah perusahaan riil & yg ditransaksikan
> adalah kepemilikan, dan itupun riil krn ada fisiknya & bisa dicetak. Mungkin
> disini perlu dibedakan dgn transaksi derivatif ?
>
> Bukan begitu pak Irwan ? ... ( Mudah2an betul. Kalau tdk betul, tolong
> dibetulin yaaaaa ..... ^_^ )
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 10 Apr 2011 19:37:20 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Investasi Di Saham = Investasi Di Sektor Riil?
>
>
>
> Kalau pun itu yang dimaksud Pak Oguds, bahwa investasi di sektor riil harus
> ada pengaruhya atas pada perusahaan itu sendiri, tetap saja contoh saya soal
> perusahaan bakery "Roti Enak" dimana Fifi membeli kepemilikan Erni di
> perusahaan bakery "Roti Enak" sangat relevan, apakah Fifi sedang melakukan
> investasi di sektor riil atau bukan?
> Kalau itu ditanyakan ke masyarakat luas, saya berani bertaruh dari 20 orang
> yang ditanya secara acak di mall, maka mereka mayoritas atau hampir
> keseluruhan akan mengatakan Fifi melakukan investasi di sektor riil. Walau
> pun kalau kita lihat kasusnya, uang Fifi tidak masuk ke perusahaan bakery
> "Roti Enak", tapi ke Erni. Tetapi kalau orang yang sama ditanyakan kalau
> kita membeli saham ASII atau saham lain di pasar modal, apakah kita
> melakukan investasi di sektor riil atau bukan? Maka bisa saya duga, mereka
> akan menjawab investasi kita bukan di sektor riil :)
>
> Di dalam praktek kehidupan, banyak sekali perpindahan kepemilikan sebagian
> atau keseluruhan dari suatu perusahaan, apakah itu bakery, ataupun salon
> kecantikan, ataupun restoran, selalu dianggap sebagai investasi di sektor
> riil walau pun perpindahan kepemilikan itu tidak disertai masuknya dana ke
> perusahaan/usaha tersebut, hanya perpindahan uang dari pemilik sebelumnya ke
> pemilik yang baru.
>
> Sementara di pasar modal, tidak banyak yang paham bahwa membeli saham itu
> sama dengan membeli kepemilikan saham dari pemilik sebelumnya. Pemilik
> sebelum, bisa saja berasal dari pemilik sebelumnya lagi, dst, yang pada
> akhirnya sampai pada pemilik yang membeli saham waktu IPO. Kekurang
> pengetahuan akan investasi di pasar modal yang sebenarnya adalah membeli
> kepemilikan dalam jumlah tertentu di suatu perusahaan riil, perusahaan
> nyata, perusahaan yang ada aktivitasnya di dunia nyata, dst nya, akhirnya
> membuat kebanyakan investor atau pelaku pasar modal hanya melihat saham
> sebagai sesuatu yang terdiri dari 4 huruf saja, tidak lebih tidak kurang.
> Mereka  tidak lagi melihat Astra Internasional sebagai suatu perusahaan,
> tapi lebih sebagai suatu simbol saham dengan kode ASII.
>
> Ketidakmengertian ini akan berdampak pada perbedaan perilakunya. Boleh
> percaya boleh tidak. Saya tulis dan jawab panjang2 seperti ini, mengenai
> investasi di saham = investasi di sektor riil, tujuannya ingin merubah
> paradigma yang selama ini salah agar masyarakat setidaknya anggota milis ini
> dapat pengetahuan dan pemahaman yang benar  tentang investasi di saham.
> Contoh kasus "Roti Enak" itu adalah contoh kasus sederhana yang saya
> harapkan mudah dilihat dan dibayangkan. Kalau sudah mampu membayangkan kasus
> sederhana seperti itu, barulah kembangkan daya imaginasi anda agar bisa
> melihat hal yang sama sebenarnya terjadi dalam transaksi di pasar modal
> walau dalam jumlah skala yang lebih besar dan lebih banyak pelakunya, dan
> mungkin sedikit rumit alur transaksinya. Memamng dibutuhkan sedikit energi
> untuk bisa membayangkan kasus transaksi sederhana seperti Fifi dan Erni
> itulah sebenarnya dasar dari transksi di pasar modal secara keseluruhan.
> Kalau kita bisa dengan mudah menganggap transaksi Fifi dan Erni sebagai Fifi
> melakukan investasi di sektor riil, maka seharusnya kita (termasuk Oguds)
> harus mengakui dan menerima juga bahwa transaksi di pasar modal yang sama
> atau pengembangan dari transaksi Fifi ke Erni, juga sebagai investasi di
> sektor riil. Penolakan terhadap hal tersebut akan terlihat menjadi suatu
> ketidakkonsistenan dalam bersikap. Wong jelas2 koq transaksinya sama2 tidak
> masuk ke perusahaan, masa yang satu dibilang investasi di sektor riil, yang
> satunya lagi dibilang bukan di sektor riil. Apa karena "Roti Enak" bukan
> perusahaan go public maka baru disebut investasi di sektor riil, sementara
> kalau di perusahaan yg sudah go public maka bukan di sektor riil? :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/4/10 <[email protected]>
>
>>
>>
>> Sy mungkin akan urun rembug boleh ya. :) Saya pikir yg harus disamakan adl
>> pengertian "investasi". Bila definisi investasi adl penanaman sejumlah modal
>> dgn harapan mendapatkan sejumlah keuntungan di masa mendatang, maka dpt
>> dikatakan bahwa pembelian kepemilikan perusahaan bakery adl investasi, di
>> sektor apa? Di sektor riil, krn ada wujudnya secara fisik (riil). Tapi
>> pembahasan yg diajukan bp Oguds sy pikir esensinya bukan lah itu. Esensinya
>> bukanlah "di sektor apa para praktisi pasar modal menginvestasikan
>> uangnya?". Esensi pembahasannya adl "apakah penanaman uang di pasar modal
>> itu mempengaruhi perusahaannya itu sendiri by nature? Selain hal2 insidentil
>> seperti penjualan saham si penanam modal atau kenaikan nilai goodwill si
>> perusahaan atau harga jual si perusahaan bila suatu saat mau dilikuidasi."
>> Mungkin diskusinya bisa berangkat dr pertanyaan tsb..kecuali tentu saja bila
>> sy salah menangkap maksudnya pak Oguds, hehee :)
>>
>> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>> ------------------------------
>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Sun, 10 Apr 2011 15:13:51 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *Re: [saham] Investasi Di Saham = Investasi Di Sektor Riil?
>>
>>
>>
>> Sekedar klarifikasi saja berhubung anda tidak menjawab dengan tegas
>> situasi Fifi membeli kepemilikan Erni karena ada anda tambahkan dengan
>> kalimat "Itu awalnya adalah investasi di sektor riil.
>>
>> Saya tanyakan ulang saja, apakah yang dilakukan oleh Fifi membeli
>> kepemilikan Erni untuk investasi di perusahaan bakery "Roti Enak" adalah
>> investasi Fifi di sektor riil atau bukan?
>>
>> Pertanyaan kedua, yang dilakukan oleh Gita dengan membeli kepemilikan Fifi
>> di perusahaan bakery "Roti Enak"  adalah investasi Gita di sektor riil atau
>> bukan?
>>
>> Itu saja Pak Oguds, tolong dijawab. Tidak perlu melebar dulu ke hal lain
>> karena hal lain itu ada jawabannya koq :)
>>
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/4/10 Oguds <[email protected]>
>>
>>> Sunday, April 10, 2011, 11:30:32 AM, you wrote:
>>>
>>> IAN> Gini saja gampangnya, saya ingin tahu pendapat Pak Oguds untuk
>>> IAN> kasus di bawah ini. Apakah Fifi ketika melakukan investasi dengan
>>> IAN> membeli kepemilikan Erni di bakery "Roti Enak" itu sedang
>>> IAN> melakukan investasi di sektor riil atau bukan?
>>>
>>> Bila anda persempit kasus per kasus, seperti Roti Enak di atas, yes,
>>> itu awalnya adalah investasi di sektor riil. Namun saham Roti Enak
>>> tadi, cepat atau lambat akan terjadi pemisahan (decoupling) dengan
>>> sektor riil. Seperti kita kenal, transaksi di pasar sekunder. Saham
>>> Roti Enak mau dibanting jadi 50% atau diangkat 200%, tidak berpengaruh
>>> pada operasional perusahaan Roti Enak.
>>>
>>> Melihat kecenderungan aliran modal yg minim dari bursa ke sektor riil,
>>> saya generalisasi menjadi investasi di saham <> investasi di sektor
>>> riil. Sehingga, apakah saya beli saham GIAA yg baru IPO, atau saham
>>> INDF yg sudah lama malang melintang, secara umum saya berpendapat
>>> bursa saham dan sektor riil adalah berbeda.
>>>
>>> Saya coba cari kajian akademis tentang ini di Google, dengan kata
>>> kunci 'investing "stock market" connection "real economy"'. Hasil
>>> teratas cukup menarik, yaitu kajian pasar modal India (dibuat 2006).
>>>
>>> http://www.policyinnovations.org/ideas/policy_library/data/01408/_res/id=sa_File1/Partha_ACDC_Paper.pdf
>>>
>>> Disebut di situ: "From the results of this study it can be said that
>>> the mainstream argument that the entry of foreign portfolio investors
>>> will boost a country's stock market and consequently the economy, does
>>> not seem be working in India." Juga ini, "As a result, the supposed
>>> spillover benefits of secondary market activities are not reaching the
>>> real sector of the economy."
>>>
>>> Kajian2 ini juga ada di paper2 yg lain, dan berlaku di banyak negara,
>>> boleh jadi juga di Indonesia. Namun karena ini semata2 wilayah
>>> akademis, bukan akidah atau keyakinan seperti judi, halal atau haram,
>>> semua pendapat bebas2 saja diutarakan. Disertai dasar atau kajian yg
>>> memadai. Mau riil, unriil, neoriil, ngetriil, dst, oke2 saja. :-)
>>>
>>> --
>>> Tertanda,
>>> Oguds [960000031]
>>>
>>>
>>>
>>> ------------------------------------
>>>
>>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>>
>>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>>
>>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>>> Yahoo! Groups Links
>>>
>>>
>>>
>>>
>>
>>
>>
>
>
> 
>



-- 
Lukman

Kirim email ke