Gini saja gampangnya, saya ingin tahu pendapat Pak Oguds untuk kasus di
bawah ini. Apakah Fifi ketika melakukan investasi dengan membeli kepemilikan
Erni di bakery "Roti Enak" itu sedang melakukan investasi di sektor riil
atau bukan?

==========kutipan ulang==================
Contoh kasus supaya bisa membayangkan:
Perusahaan Bakery "Roti Enak", memiliki 5 orang pemegang saham. Porsi
kepemilikan tersebut adalah sbb:
Andi punya 20%, Badu punya 25%, Charlie punya 30%, Dini punya 15%, dan
Ernipunya 10%.
Suatu waktu, Erni ingin menjual kepemilikan 10% di Bakery "Roti Enak" karena
dia berniat membuka usaha nasi uduk selain juga dia selama ini hanyalah
investor pasif di bakery "Roti Enak". Kebetulan Fifi sedang berniat
menginvestasikan modalnya di perusahaan bakery, dan mau membeli 10%
kepemilikan Erni di bakery "Roti Enak" dan berniat menjadi investor pasif di
usaha bekery "Roti Enak".

Nah, sekarang pertanyaan dalam kasus tersebut, apakah investasi Fifi dengan
membeli 10% kepemilikan Erni adalah investasi disektor riil seperti
pemahaman kita selama ini, ataukah bukan?

Pada umumnya orang akan mengatakan YA, Fifi sedang melakuakan investasi di
sektor riil. Hal ini karena orang pada umumnya bisa melihat langsung usaha
bakery nya ataupun produknya.

Tidak banyak yang berpikiran bahwa sebenarnya investasi di saham adalah sama
kasusnya seperti kasus Fifi membeli saham kepemilikan Erni dalam contoh di
atas. Tidak banyak yang menyadari bahwa dengan membeli saham, maka
sebenarnya kita memiliki perusahaan tersebut dalam jumlah kepemilikan
tertentu. Bila saya membeli saham Indofood, INDF, itu artinya saya turut
memiliki perusahaan Indofood. Sama seperti Fifi memiliki bakery "Roti Enak".
Tidak banyak yang menyadari bahwa dibalik kode INDF itu ada perusahaan
Indofood yang bergerak di sektor riil sebagai underlying dari kode saham
INDF di BEI. Orang terjebak oleh pemikiran kode saham saja, sehingga lupa
bahwa ketika mereka membeli saham, mereka sedang membeli kepemilikan di
suatu perusahaan. Sama seperti Fifi membeli saham kepemilikan Erni. Hanya
saja, di bursa saham, kita tidak terlalu memusingkan sahamnya siapa yang
kita beli karena ada mediator dalam hal ini BEI yang sudah mengatur teknis
transaksi perubahaan kepemilikan.

Dengan memahami konsep dasar dari transaksi perdagangan saham ini, maka bisa
dilihat dan disimpulkan bahwa sebenarnya membeli saham atau investasi di
saham itu sama dengan investasi di sektor riil, seperti sama juga yang
dilakukan oleh Fifi ketika membeli kepemilikan Erni di bakery "Roti Enak."
=============akhir kutipan============


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/4/10 Oguds <[email protected]>

> Saturday, April 9, 2011, 11:12:42 PM, you wrote:
>
> IAN> Inilah yang sering tidak disadari oleh beberapa diantara kita.
> IAN> Bayangannya hanya yang trading itu antara anggota milis ini
> IAN> dimana uang hasil penjualan langsung dibelikan ke saham lain.
> IAN> Lupa, bahwa pelaku pasar modal itu ada banyak dan beragam latar
> belakang serta tujuannya
>
> Saya sudah tulis di email sebelumnya, sebagian memang ada yg mengalir
> ke sektor riil (untuk beragam tujuan tadi), tapi besarnya tidak
> signifikan. Termasuk pun IPO, right issue, treasury stock, dkk yg
> jumlahnya cukup besar. Andaikata yg mengalir itu tidak sampai 10% dari
> keseluruhan bursa, apa masih layak disebut berinvestasi di sektor
> riil? Pakai hukum pembulatan matematika sederhana saja, bila dalam
> jangka tertentu (misal setahun) mengalir > 50%, baru saya sepakat
> investasi saham = investasi sektor riil.
>
> Duit ribuan trilyun itu mayoritas mengendap di sekuritas. Semakin
> banyak duit yg keluar (outflow), makin turunlah harga saham, dan
> merusak bursa secara keseluruhan. Hukum sederhana ini menjelaskan
> bahwa investasi di saham bukan investasi di sektor riil.
>
> Di balik itu, apa pentingnya asumsi investasi di saham = investasi di
> sektor riil? Apakah itu mengubah derajat investasi di bursa saham
> menjadi positif? Saya kira tidak. Investasi di saham tetaplah positif,
> meskipun dia hidup di dunianya sendiri. Semua sektor punya peran
> masing2. Bukankah banyak orang hidup dari industri pasar modal ini?
>
> Pada akhirnya saya menyimpulkan begini. Bila kita ingin menipu diri
> bahwa yg minoritas (misalnya 10%) tadi berpengaruh besar ke sektor
> riil, silakan katakan investasi saham = investasi sektor riil. Namun
> bila mengakui fakta bahwa minoritas tadi tidak berpengaruh besar ke
> sektor riil, silakan katakan investasi saham <> investasi sektor riil.
> Saya memilih pendapat kedua.
>
> --
> Tertanda,
> Oguds [960000031]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>
> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>
> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

Kirim email ke