Sejak awal saya katakan saham BBRI itu perlu diberikan semacam sanksi karna 
besarnya biaya CSR, kalau dilihat ke belakang lagi saya sendiri mendukung 
penguatan BBRI. 

Saya sudah memiliki kedua saham tersebut sejak 2 tahun lalu, pahit ketirnya 
juga sudah dilewati bersama terutama ketika ribut krisis hutang Uni Eropa 
setahun lalu.

Saya pun mendukung kalau deviden tidak terlalu besar namun ekspansi usaha BBRI 
bisa baik ketimbang dana dikelola sendiri, lagian melalui BBRI perolehannya 
menurut saya menjadi lebih tinggi, namun begitu saya membaca hasil akhir dari 
keputusan RUPS disana tertera ada 4% dana CSR (naik dari 2%) sementara pemegang 
saham diminta pengurangan deviden, apakah hal tsb etis ?

Kalau tahun ini sudah diputuskan 4% dan cuma tahun ini mungkin bukan masalah 
signifikan dan bisa dilokalisir.

Nah kalau bicara semua perusahaan, rasanya juga tidak tepat. Terakhir saya 
membaca pengumuman emiten ADMF ngak ada alokasi dana CSR sebesar 4%, kalau SGRO 
itu ada biaya CSR yang mereka salurkan melalui Sampoerna Foundation jumlahnya 
cuma 2% itu pun pernah jadi sentimen negatif beberapa tahun lalu, tapi bisa 
di"kambing hitamkan" penurunan harga komoditas. 

ASII saja juga ngak ada anggaran CSR sebesar 4%, kalau ngak salah malah ngak 
dianggarkan khusus dalam RUPS. Yang saya tahu CSR itu belum wajib, dan banyak 
yang belum mengalokasi khusus, tapi kalau beramal mungkin bukan masalah. Tapi 
setidaknya harus berimbang, disatu sisi kampanye penurunan tarif pph disisi 
lain kenaikan anggaran CSR, apa benar demikian ?

Juga perlu diketahui anggaran iklan berbeda dengan anggaran CSR, iklan sudah 
ada anggarannya tersendiri tapi saya tidak tahu berapa besar anggaran iklan 
setahun, tapi lumayan besar juga dan ada sasarannya.

Nah yang jadi masalah kalau BMRI ikut-ikutan menaikan anggaran CSR dari 2 
menjadi 4%, pertanyaan saya kalau begitu adanya ngapain bertahun lalu perseroan 
berupaya menaikan porsi saham publik agar mendapat insentif pajak 5% sementara 
ketika sudah mendapatkannya malah untuk anggaran CSR ? Apalagi sampai deviden 
pemegang saham harus diturunan demi ekspansi usaha namun menaikan anggaran CSR 
yang dipotong dari laba bersih berjalan, apakah etis ? 

Sederhananya susah sama-sama, senang kok sendiri-sendiri.



   

--- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> wrote:
>
> Kalau saya tidak salah tangkap baca tulisa paragraf pertama, berarti
> walaupun BBRI sudah melakukan CSR yg anda komplain, sahamnya masih anda
> pegang dan masih ada dalam portfolio anda saat ini? Tapi kalau BMRI juga
> melakukan hal yang sama, baru anda akan jual semua BMRI dan BBRI yang saat
> ini mencapai 55% dari porto anda? :)
> 
> Setahu saya, CSR 2% itu sudah wajib aturannya.
> Kalau jadi 4%, mungkin BBRI melihat ada peluang CSR itu mereka jadikan alat
> semacam kampanye mereka untuk positioning nama mereka di lingkungan
> masyarakat tertentu.
> 
> Kalau saya perhatikan saat ini CSR sudah cenderung ngga murni CSR lagi, tapi
> ada berat muatan unsur marketing/promosinya bagi perusahaan itu sendiri :)
> 
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
> 
> 2011/5/7 i0n_n0i <i0n_n0i@...>
> 
> > kalau RUPS Tahunan Bank Mandiri pada 23 Mei 2011 juga melakukan hal yang
> > sama dengan Bank BRI, saya akan melikuidasi seluruh portofolio BMRI dan BBRI
> > yang totalnya mencapai 55% dari seluruh portofolio pribadi saya berapapun
> > harganya. Saya tidak mau menjadi orang "bego" yang mana sudah mengeluarkan
> > modal tapi hanya dibagi 20% sedang alokasi CSR menjadi 4% yang jika dihitung
> > mencapai 20% (4/20=20%) dari jatah yang mesti saya terima yang mana juga
> > dari 20% deviden yang saya terima juga harus dipotong pph 10%.
> >
> > Kepedulian sosial wajib, tapi kan semua ada jalurnya. Seperti tulisan saya
> > sebelumnya, ketimbang naikin CSR mending pertajam kwalitas kredit seperti
> > adanya tanda kelulusan dari lembaga lingkungan hidup dan lembaga analisis
> > dampak usaha mikro sekitar areal objek usaha tempat kredit diberikan.
> >
> > Bank tidak boleh memberi kredit pada dunia usaha yang merusak lingkungan,
> > begitupun bank tidak boleh memberikan kredit pada dunia usaha yang mana bila
> > pengusaha melakukan usaha spt proposal kredit maka usaha mikro sekitar
> > tempat usaha akan tutup/lemah.
> >
> > Model demikian jauh lebih efektif ketimbang program CSR. Mungkin program
> > CSR lebih tepat diberikan untuk korban bencana alam langsung, dan jumlahnya
> > bisa dimintakan kepada pemegang saham dalam RUPS berikut tanpa harus
> > dipotong lebih dulu sekian persen dari perolehan perseroan.
> >
> >
> > --- In [email protected], tsunamizawa tsunamizawa <tsunamizawa@>
> > wrote:
> > >
> > > still in BEARISH ZONE.................
> > >
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
> >
> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
> >
> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>




------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke