Kalau di katakan wajid . --- jadi kalau nga di lakukan ada sangsi nya. Hubungannya di sini , karena ibu telah mengatakan wajid di lakukan .
2011/5/8 <[email protected]> > > > Ngga tau. Btw, apa hubungannya juga ya? :) > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: * Lukman jkt <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sun, 8 May 2011 19:25:46 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Re: BBRI0605 > > > > kewajiban minimum CSR > > Apa sangsi nya / hukuman nya bila ada emiten yg belum melaksana kan hal > itu CSR dan berapa besar denda nya ? > > > > > > > > > > > > > > > > 2011/5/8 <[email protected]> > >> >> >> 2% itu kewajiban minimum CSR, peraturan pemerintah. >> >> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone >> ------------------------------ >> *From: * "i0n_n0i" <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Sun, 08 May 2011 10:26:19 -0000 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *[saham] Re: BBRI0605 >> >> >> >> Sejak awal saya katakan saham BBRI itu perlu diberikan semacam sanksi >> karna besarnya biaya CSR, kalau dilihat ke belakang lagi saya sendiri >> mendukung penguatan BBRI. >> >> Saya sudah memiliki kedua saham tersebut sejak 2 tahun lalu, pahit >> ketirnya juga sudah dilewati bersama terutama ketika ribut krisis hutang Uni >> Eropa setahun lalu. >> >> Saya pun mendukung kalau deviden tidak terlalu besar namun ekspansi usaha >> BBRI bisa baik ketimbang dana dikelola sendiri, lagian melalui BBRI >> perolehannya menurut saya menjadi lebih tinggi, namun begitu saya membaca >> hasil akhir dari keputusan RUPS disana tertera ada 4% dana CSR (naik dari >> 2%) sementara pemegang saham diminta pengurangan deviden, apakah hal tsb >> etis ? >> >> Kalau tahun ini sudah diputuskan 4% dan cuma tahun ini mungkin bukan >> masalah signifikan dan bisa dilokalisir. >> >> Nah kalau bicara semua perusahaan, rasanya juga tidak tepat. Terakhir saya >> membaca pengumuman emiten ADMF ngak ada alokasi dana CSR sebesar 4%, kalau >> SGRO itu ada biaya CSR yang mereka salurkan melalui Sampoerna Foundation >> jumlahnya cuma 2% itu pun pernah jadi sentimen negatif beberapa tahun lalu, >> tapi bisa di"kambing hitamkan" penurunan harga komoditas. >> >> ASII saja juga ngak ada anggaran CSR sebesar 4%, kalau ngak salah malah >> ngak dianggarkan khusus dalam RUPS. Yang saya tahu CSR itu belum wajib, dan >> banyak yang belum mengalokasi khusus, tapi kalau beramal mungkin bukan >> masalah. Tapi setidaknya harus berimbang, disatu sisi kampanye penurunan >> tarif pph disisi lain kenaikan anggaran CSR, apa benar demikian ? >> >> Juga perlu diketahui anggaran iklan berbeda dengan anggaran CSR, iklan >> sudah ada anggarannya tersendiri tapi saya tidak tahu berapa besar anggaran >> iklan setahun, tapi lumayan besar juga dan ada sasarannya. >> >> Nah yang jadi masalah kalau BMRI ikut-ikutan menaikan anggaran CSR dari 2 >> menjadi 4%, pertanyaan saya kalau begitu adanya ngapain bertahun lalu >> perseroan berupaya menaikan porsi saham publik agar mendapat insentif pajak >> 5% sementara ketika sudah mendapatkannya malah untuk anggaran CSR ? Apalagi >> sampai deviden pemegang saham harus diturunan demi ekspansi usaha namun >> menaikan anggaran CSR yang dipotong dari laba bersih berjalan, apakah etis ? >> >> >> Sederhananya susah sama-sama, senang kok sendiri-sendiri. >> >> --- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> >> wrote: >> > >> > Kalau saya tidak salah tangkap baca tulisa paragraf pertama, berarti >> > walaupun BBRI sudah melakukan CSR yg anda komplain, sahamnya masih anda >> > pegang dan masih ada dalam portfolio anda saat ini? Tapi kalau BMRI juga >> > melakukan hal yang sama, baru anda akan jual semua BMRI dan BBRI yang >> saat >> > ini mencapai 55% dari porto anda? :) >> > >> > Setahu saya, CSR 2% itu sudah wajib aturannya. >> > Kalau jadi 4%, mungkin BBRI melihat ada peluang CSR itu mereka jadikan >> alat >> > semacam kampanye mereka untuk positioning nama mereka di lingkungan >> > masyarakat tertentu. >> > >> > Kalau saya perhatikan saat ini CSR sudah cenderung ngga murni CSR lagi, >> tapi >> > ada berat muatan unsur marketing/promosinya bagi perusahaan itu sendiri >> :) >> > >> > jabat erat, >> > Irwan Ariston Napitupulu >> > >> > 2011/5/7 i0n_n0i <i0n_n0i@...> >> > >> > > kalau RUPS Tahunan Bank Mandiri pada 23 Mei 2011 juga melakukan hal >> yang >> > > sama dengan Bank BRI, saya akan melikuidasi seluruh portofolio BMRI >> dan BBRI >> > > yang totalnya mencapai 55% dari seluruh portofolio pribadi saya >> berapapun >> > > harganya. Saya tidak mau menjadi orang "bego" yang mana sudah >> mengeluarkan >> > > modal tapi hanya dibagi 20% sedang alokasi CSR menjadi 4% yang jika >> dihitung >> > > mencapai 20% (4/20=20%) dari jatah yang mesti saya terima yang mana >> juga >> > > dari 20% deviden yang saya terima juga harus dipotong pph 10%. >> > > >> > > Kepedulian sosial wajib, tapi kan semua ada jalurnya. Seperti tulisan >> saya >> > > sebelumnya, ketimbang naikin CSR mending pertajam kwalitas kredit >> seperti >> > > adanya tanda kelulusan dari lembaga lingkungan hidup dan lembaga >> analisis >> > > dampak usaha mikro sekitar areal objek usaha tempat kredit diberikan. >> > > >> > > Bank tidak boleh memberi kredit pada dunia usaha yang merusak >> lingkungan, >> > > begitupun bank tidak boleh memberikan kredit pada dunia usaha yang >> mana bila >> > > pengusaha melakukan usaha spt proposal kredit maka usaha mikro sekitar >> > > tempat usaha akan tutup/lemah. >> > > >> > > Model demikian jauh lebih efektif ketimbang program CSR. Mungkin >> program >> > > CSR lebih tepat diberikan untuk korban bencana alam langsung, dan >> jumlahnya >> > > bisa dimintakan kepada pemegang saham dalam RUPS berikut tanpa harus >> > > dipotong lebih dulu sekian persen dari perolehan perseroan. >> > > >> > > >> > > --- In [email protected], tsunamizawa tsunamizawa <tsunamizawa@> >> > > wrote: >> > > > >> > > > still in BEARISH ZONE................. >> > > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > ------------------------------------ >> > > >> > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar >> saham. >> > > >> > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN >> ADMIN >> > > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU >> MENJUAL >> > > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK >> > > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. >> > > >> > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham >> > > [email protected] untuk bergabung ke milis saham >> > > Yahoo! Groups Links >> > > >> > > >> > > >> > > >> > >> >> >> >> > > > -- > Lukman > > > > > -- Lukman
